Kategori: Kulon Progo

Pemilik Tambak Udang di Kulonprogo Ditemukan Tewas di Kamar


Solopos.com/Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo

Solopos.com, KULONPROGO -- Penemuan mayat kembali terjadi di wilayah Kulonprogo, kali ini, seorang laki-laki paruh baya ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sebuah kamar di Gubuk Tambak Udang di Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, pada Selasa (20/4/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan mayat laki-laki itu bernama Agus Sumarmono, 56, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Korban tak lain pemilik tambak udang.

"Penemuan mayat laki-laki di dalam kamar diketahui pertama kali oleh M, karyawannya di wilayah Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kulonprogo," ujar Jeffry pada Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Pencuri Spesialis Panjat Genting Di Sleman Tertangkap Setelah Terjatuh Dari Atap

Kejadian bermula ketika M, warga kecamatan Mertoyudan, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berupaya membangunkan korban yang tengah tertidur di dalam kamar .

"Saksi M karyawan tambak udang sejak pagi hari sudah berusaha membangunkan korban yang tidur di kamar. Posisi kamar dikunci dari dalam. Akan tetapi, korban tidak kunjung bangun," ujar Jeffry.

Saksi M kemudian memberitahu rekan kerjanya. Bahkan, keduanya mengajak warga untuk mengecek korban karena tak kunjung bangun. "Tetap tidak ada respons dan diduga korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dalam kamar di tambak udang. Kemudian, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Galur guna proses penyelidikan lebih lanjut," kata Jeffry.

Baca juga: Penambang Pasir Temukan Mayat Pria di Sungai Progo

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Galur II, tidak ditemukan tanda kekerasan yang dialami oleh mendiang Agus. Sebelumnya, dari informasi warga sekitar diketahui bahwa korban selama ini mengeluh mengalami penyakit sesak nafas.

"Diduga korban menderita sesak nafas. Korban juga tinggal sendiri di gubuk tambak udang miliknya. Sehingga meninggal tanpa diketahui oleh warga. Kemudian korban dibawa ke RSUD Wates guna upaya proses penyelidikan lebih lanjut. Kami juga berusaha menghubungi pihak keluarga," kata Jeffry.

 

 

Share
Dipublikasikan oleh
Arif Fajar Setiadi