Pemilik Baru Persis Solo Diumumkan 11 Maret 2021?
Pemain Persis Solo, Syah Roni (kanan), meluapkan kegembiraan bersama rekan timnya seusai mencetak gol ke gawang Semen Padang dalam pertandingan persahabatan di Stadion Manahan, Solo, Kamis (5/3/2020). (Solopos/M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO — Pemilik baru Persis Solo dikabarkan bakal diumumkan dalam waktu dekat. Proses negosiasi antara calon pemilik baru dengan pemilik saham mayoritas di PT Persis Solo Saestu (PSS), Vijaya Fitriyasa, diyakini sudah rampung meski sang bos tengah menawarkan sahamnya pada pemilik saham lain.

Harga jual Persis disebut mencapai Rp15 miliar-20 miliar. Nilai itu lebih tinggi ketimbang angka saham Vijaya di dokumen PT PSS yang diperkirakan sekitar Rp3,5 miliar. Vijaya memiliki 3.500 lembar saham dari total 5.000 saham di PT PSS (70%).

Baca Juga: Lurah Pajang Solo Ajak Warga Cari Nama Kelurahan Baru Hasil Pemekaran, Punya Usul?

Setiap lembar saham bernilai Rp1 juta sesuai akta perubahan Anggaran Dasar PT PSS Oktober 2016. Informasi yang dihimpun Solopos.com, sosok pemilik baru Persis adalah orang kepercayaan Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang telah santer dirumorkan sejak awal Februari 2021.

Dalam sebuah acara di The Sunan Hotel, Kamis (18/2/2021), Gibran dikabarkan turut membahas ihwal masa depan Persis. Putra Presiden Jokowi itu disebut telah mengantongi nama seseorang yang siap mengakuisisi Laskar Sambernyawa. Pemilik baru Persis tersebut bahkan siap diumumkan ke publik pada 11 Maret 2021.

Namun hingga Kamis pukul 19.30 WIB Gibran belum dapat dikonfirmasi. Dia belum membalas kontak maupun WhatsApp yang dilayangkan Solopos.com. Meski demikian, sejumlah sumber Solopos.com membenarkan sudah ada nama yang hendak membeli Persis. Sumber tersebut membeberkan nilai jual Persis mencapai Rp15 miliar-Rp20 miliar.

Formalitas

Namun dia tidak mengetahui pasti apakah angka itu hanya untuk saham milik Vijaya atau dengan PT Syahdhana Property Nusantara (SPN). Diketahui, PT SPN milik Sigid Haryo Wibisono juga melego seluruh sahamnya sebanyak 1.000 lembar (20% dari saham PT PSS) ke pemilik saham lain. “Sebenarnya sudah ada yang membeli. Penawaran ke pemilik saham lain hanya formalitas saja,” ujar sumber yang menolak disebut namanya itu.

Dia juga membenarkan nama pemilik baru Persis akan diumumkan dalam waktu dekat. Disinggung apakah pengumuman itu bakal dilakukan 11 Maret, sumber itu menjawab singkat. “Ditunggu saja.”

Baca Juga: Proyek Pintu Air Demangan Solo Tahap II Dapat Anggaran Rp71 Miliar, Untuk Apa Saja?

Sejumlah pemilik saham minoritas di PT PSS sendiri sudah curiga upaya Vijaya menawarkan sahamnya ke pemilik saham lain hanya untuk memenuhi ketentuan UU Perseroan Terbatas (PT) saja. Hal itu lantaran pemilik saham 10% yang terdiri dari pendiri PT PSS dan klub internal baru menerima surat penawaran pada 16 Februari 2021. Padahal surat itu tertanggal 29 Januari 2021. Vijaya akan melego saham ke pihak ketiga apabila tak ada respons hingga tenggat 30 hari dari waktu pengumuman.

Salah satu pendiri PT PSS, Her Suprabu, menyebut sulit bagi pemilik saham minoritas untuk menyiapkan dana akuisisi dalam waktu mepet. Apalagi dia mengakui nilai jual saham Persis bisa lebih tinggi ketimbang nilai saham yang ada di akta perusahaan. “Karena saat jual-beli ada beberapa nilai yang harus dibayar, baik material maupun immaterial.”



Berita Terkini Lainnya








Kolom