Pemilik Angkringan di Klaten Tetap Ngeyel Usai Ditegur Satpol PP, Sejumlah Gelas Dikukut

Satpol PP Klaten terpaksa menegur keras tiga pemilik angkringan di Klaten Selatan sepanjang PPKM Level 3.

 Salah satu warung angkringan buka di kawasan Alun-alun Klaten, Kamis (21/1/2021). Pedagang di kawasan alun-alun berharap masih ada pelonggaran jam operasional usaha ketika PPKM kembali diperpanjang. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Salah satu warung angkringan buka di kawasan Alun-alun Klaten, Kamis (21/1/2021). Pedagang di kawasan alun-alun berharap masih ada pelonggaran jam operasional usaha ketika PPKM kembali diperpanjang. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Satpol PP Klaten terpaksa menegur keras tiga pemilik angkringan di Klaten Selatan sepanjang PPKM Level 3. Hal itu dilakukan karena para pemilik angkringan nekat berjualan melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, selain menegakkan operasi yustisi mengajak masyarakat disiplin menggunakan masker, Satpol PP Klaten juga berkeliling ke berbagai daerah memantau jam operasiobal warung makan, angkringan, dan sejenisnya.

Sesuai ketentuan, setiap pemilik warung angkringan diperbolehkan berusaha hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya. Hal itu berlaku sepanjang berlangsung PPKM Level 3. Di Klaten, PPKM Level 3 dimulai sejak, Selasa (31/8/2021).

Baca Juga: Bengkel Motor di Bayat Klaten Terbakar, 4 Sertifikat Tanah Ikut Ludes

Pembatasan jam operasional tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19. Dalam praktiknya, ternyata Satpol PP Klaten masih sering menemui penjual angkringan yang melanggar ketentuan.

“Di Klaten Selatan itu ada tiga pemilik angkringan yang kami tegur untuk segera ditutup. Soalnya, waktu itu sudah melebihi pukul 21.00 WIB. Mereka tergolong ngeyel. Baru saja diingatkan, lain hari tetap saja berjualan melanggar ketentuan,” kata Kepala Satpol PP Klaten, Joko Hendrawan, kepada Solopos.com di kompleks Setda Klaten, Selasa (21/9/2021).

“Akhirnya kami tegur lagi. Bahkan, ada salah satu angkringan yang kami angkut gelas-gelasnya untuk efek jera. Kami persilakan, pemiliknya mengambil gelas itu ke kantor. Tapi, sampai sekarang belum diambil oleh pemiliknya,” lanjutnya.

Operasi Yustisi

Joko mengatakan sejumlah anggota Satpop PP Klaten masih terus menggencarkan operasi yustisi di berbagai wilayah di Kabupaten Bersinar. Hal itu termasuk ke berbagai pasar tradisional.

“Saat menjalankan tugas, kami biasanya membawa 200-an masker. Bagi warga yang tak pakai masker, kami berikan masker. Dari 200-an masker yang kami bawa, biasanya tinggal 50 masker saat kembali ke kantor. Kedisiplinan menaati prokes memang harus terus ditingkatkan,” katanya.

Tim Ahli Satgas PP Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, berharap masyarakat dapat proaktif dalam menaati prokes di tengah pandemi Covid-19. Di sisi lain, Satgas PP Covid-19 Klaten terus berusaha menggencarkan vaksinasi Covid-19 guna membentuk kekebalan tubuh di tengah masyarakat. “Masker sangat penting dipakai saat keluar rumah. Ini demi keselamatan bersama,” katanya.

Baca Juga: Tak Ada Tilang di Operasi Patuh Candi 2021 Klaten Tapi…

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19, Cahyono Widodo, mengatakan di Kabupaten Bersinar masih terdapat penambauan tujuh kasus Covid-19 dalam sehari, Senin (20/9/2021). Di Klaten juga terdapat 21 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan penambahan satu kasus kematian karena Covid-19.

“Jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 34.593 kasus. Sebanyak 71 orang menjalani perawatan/isolasi. Sebanyak 31.623 orang dinyatakan telah sembuh. Sebanyak 2.899 orang telah meninggal dunia,” kata Cahyono.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.

Rem Blong, Mobil 5 Penumpang Nyungsep ke Parit di Tawangmangu

Mobil Honda Mobilio hilang kendali dan nyungsep di parit setelah diduga mengalami rem blong di Tawangmangu. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.