Pemilihan Andika sebagai Panglima TNI Terkait Arah Pilpres 2024

Andika akan pensiun tahun 2022 sehingga bakal ada Panglima TNI yang baru dengan masa jabatan panjang melampaui Pilpres 2024.

Rabu, 3 November 2021 - 15:26 WIB Penulis: Newswire Editor: Abu Nadhif | Solopos.com

SOLOPOS.COM - KSAD yang menjadi calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Penunjukan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI dinilai sebagai strategi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuju Pemilihan Presiden 2024.

Andika akan pensiun tahun 2022 sehingga bakal ada Panglima TNI yang baru dengan masa jabatan panjang melampaui Pilpres 2024.

Pengamat militer Ridlwan Habib menyebutkan ada tiga kandidat kuat Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto pilihan Presiden Joko Widodo.

Mereka yakni KSAD Andika Perkasa, KSAL Yudo Margono, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.

Ridlwan menjelaskan semua kepala staf akan pensiun sebelum Pilpres 2024. Andika Perkasa pensiun tahun depan, KSAL Yudo Margono pensiun 2023, dan KSAU pensiun pada April 2024 atau pada saat pilpres akan dihelat.

Baca Juga: Setahun Lagi Pensiun, Andika Perkasa Tetap Dipilih Jokowi 

Ridlwan menyebutkan semua jenderal bintang empat berpeluang menjadi Panglima TNI. Tentunya, lanjut dia, Presiden Joko Widodo mempertimbangkan banyak faktor, termasuk masa jabatan.

“Kalau melihat dinamikanya memang Jenderal Andika yang paling berpeluang dipilih sehingga tahun depan bisa ada Panglima TNI yang baru lagi dengan masa jabatan panjang melampaui pelaksanaan Pilpres 2024,” ucap Ridlwan seperti disadur Solopos.com dari Suara.com, Rabu (3/11/2021).

Namun, lanjut Ridlwan Habib, soal pemilihan sosok Panglima TNI semua kembali pada hak prerogatif Presiden Jokowi.

“Ingat pemilihan panglima hak presiden. Ini bukan pilkada atau pemilihan lurah yang pakai tim sukses. Kita tunggu saja,” kata Ridlwan.

Ia menjabarkan tiga kode yang membuat peluang Andika Perkasa paling kuat dipilih sebagai Panglima TNI saat ini.

“Ada beberapa kode-kode Presiden Jokowi yang muncul sebulan terakhir,” katanya.

Kode-Kode

Kode pertama, ucapan Presiden Jokowi pada ibu negara Iriana saat melihat pameran alutsista di Peringatan HUT TNI 5 Oktober 2021.

Saat itu, Presiden Jokowi menawari Iriana mencoba naik kendaraan alutsista darat dengan bercanda akan disopiri oleh Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kode kedua adalah kunjungan Mensesneg Pratikno di Mabes Angkatan Darat. Dalam video yang dirilis channel Youtube resmi TNI AD pada 11 Oktober itu Pratikno tampak berkeliling markas dengan didampingi Andika.

Kode terbaru, yakni saat Presiden Jokowi hendak terbang ke Roma, Italia, tampak Jenderal Andika Perkasa ikut mengantar di tangga pesawat.

Baca Juga: Resmi, Jokowi Usulkan Andhika Perkasa sebagai Panglima TNI 

Tentang kunjungan Mensesneg Pratikno ke Mabes TNI Angkatan Darat dan dirilis dalam channel Youtube resmi TNI AD pada 11 Oktober 2021 dibantah terkait dengan pemilihan Andika sebagai Panglima TNI.

“Saya bertemu Pak Andika itu urusan lain, jadi saya bertemu Pak Andika awal September, yang mampir di gym beliau. Itu kita tidak membicarakan itu, membicarakan hal lain,” kata Pratikno di Kompleks Parlemen DPR usai mengirimkan surpres pergantian Panglima TNI, Rabu (3/11/2021).

Tentang Andika yang ikut melepas Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak melakukan penerbangan dalam rangka kunjungan kerja ke Roma, Italia, Pratikno mengakui saat itu pilihan Presiden sudah jatuh pada Andika.

“Sebelum berangkat ke luar negeri,” ujar Pratikno.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif