Kategori: Nasional

Pemerintah Malaysia Pulangkan 131 WNI Bermasalah


Solopos.com/Newswire

Solopos,com, NUNUKAN -- Pemerintah Malaysia kembali memulangkan 131 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah, karena melakukan pelanggaran keimigrasian dan kriminal.

Sebanyak 131 WNI yang dipulangkan melalui Kabupaten Nunukan, Kaltara menggunakan kapal angkutan resmi dari Pelabuhan Tawau.

Berdasarkan surat Konsulat RI di Tawau yang ditandatangani oleh Iskandar Abdullah, Koordinator Perlindungan WNI tercatat sebanyak 131 WNI yang dipulangkan dari Malaysia kali ini.

Terpisah dari Neneknya di Lift, Balita Ditemukan Meninggal Jatuh dari Lantai Delapan

Kedatangan mereka di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekira pukul 14.00 wita dengan menjalankan protokol kesehatan. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Ratusan WNI yang bermasalah di Malaysia ini dijemput oleh aparat kepolisian, imigrasi dan Balai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Selanjutnya dilakukan pengukuran suhu badan oleh petugas Kesehatan Pelabuhan setempat. Kemudian pemeriksaan dokumen kesehatan dari negeri jiran tersebut.

Mangkel Tugas Belajar Online Kebanyakan, Pelajar Curhat Begini ke Bupati Karanganyar

Dari 131 WNI yang dipulangkan dari Malaysia, terdiri dari 103 laki-laki, 22 perempuan dan enam anak-anak berusia lima tahun ke bawah. Sebelum dipulangkan, mereka telah menjalani hukuman di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau selama berbulan-bulan.

Salah seorang WNI yang dipulangkan dari Malaysia tersebut bernama Yuliansyah, 31, asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dia mengaku dipenjara selama empat bulan karena tersangkut kasus narkotika.

Jateng Mulai Pembelajaran Tatap Muka 7 September, Tapi Hanya di 3 Wilayah

"Saya dipenjara selama empat bulan di PTS Tawau karena positif narkotika," ujar dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan mereka langsung dibawa ke Rusunawa Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan. Selanjut para TKI itu ditampung sementara sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

 

Share
Dipublikasikan oleh
Arif Fajar Setiadi