Pemerintah Akui Punya PR Meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi
Ilustrasi perkuliahan (Antara-M. Agung Rajasa)

Solopos.com, SUMENEP – Pemerintah mengakui masih punya pekerjaan rumah (PR) untuk meningkatkan mutu atau kualitas perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang kalah jauh dibandingkan negara lain.

Hal itu disampaikan Menteri Riset dan Tekhnologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Moh. Nasir saat meresmikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom K.H. Bahaudin Mudhary (Stieba) Madura, di Sumenep, Senin (10/12/2018) seperti dilansir RRI.

Nasir mengungkapkan, jumlah perguruan tinggi di Indonesia berkembang pesat. Saat ini 4.600 PT dengan jumlah penduduk 260 juta jiwa. Sementara di Tiongkok dengan jumlah penduduk lebih banyak 1,4 miliar hanya ada 2.824 perguruan tinggi.

”Jumlah perguruan tinggi di Indonesia dua kali lipat dibanding China [Tiongkok] walaupun jumlah penduduknya seperenam dari penduduk Indonesia. Namun, meski jumlah pendidikan tinggi lebih banyak, hanya tiga pergutuan tinggi di Indonesia yang masuk 500 besar di dunia. Di China malah mencapai puluhan,” kata dia.

Perlu perubahan besar, baik yang dilakukan pemerintah maupun pimpinan perguruan tinggi, agar PT lebih berkualitas. Salah satunya adalah kurikulum harus sesuai standar internasional.

Lulusan nantinya tidak sekadar mendapatkan ijazah, melainkan juga sertifikat kompetensi. Lulusan diarahkan siap bekerja, terutama pendidikan vokasi. ”Harus dilakukan perubahan dalam sistim pengajaran yang lebih baik sesuai kebutuhan industri. Ke depan semua politekhnik negeri maupun swasta akan didorong untuk menciptakan vokasi dan berkualitas sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Madura cukup rendah. Perguruan tinggi menjadi salah satu cara untuk meningkatkan IPM dengan menyesuaikan pada kebutuhan industri atau perusahaan dan masyarakat.

Stieba Madura diharapkan menjadi salah satu perguruan tinggi pilihan untuk meningkatkan SDM, terutama di Madura. Lulusannya diharapkan bisa terserap serta membuka lapangan kerja.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom