Pengunjung mal mencermati springbed sebelum memutuskan membeli pada Pemeran Springbed yang berlangsung 14-25 September 2019 di Mal Ciputra Semarang, Minggu (15/9/2019). (Antara-Nur Istibsaroh)

Solopos.com, SEMARANG — Warga Semarang leluasa memilih dan membeli springbed pada Pemeran Springbed yang berlangsung di Mal Ciputra, Kota Semarang, Jawa Tengah, 14-25 September 2019.

Masyarakat leluasa mendapatkan keterangan dan mencoba springbed untuk menilai empuk atau tidaknya serta nyaman atau tidaknya kasur pegas itu. Hanya dengan duduk di pinggiran, menurut Jimmy Jati Utomo selaku owner Rumah Kita tidak tepat.

Mengukur kenyamanan springbed serta sesuai atau tidaknya dengan kebutuhan tubuh. "Kalau hanya duduk, tumpuannya kan hanya satu titik. Karena itu, perlu tidur dan guling-guling paling tidak lima menit," kata Jimmy, Minggu (15/9/2019).

Mencoba springbed pada saat pameran, lanjut Jimmy, menjadi momentum yang sangat tepat karena suasananya yang mendukung. Masyarakat Semarang mendapatkan kesempatan menarik dengan adanya Pemeran Springbed di Ciputra Mal Semarang, 14-25 September 2019.

Ada sembilan tenant springbed menawarkan beragam promo menarik mulai dari one price, kredit home kredit dengan bunga 0% selama enam bulan serta promo menarik lainnya. Tersedia kasir pegas dengan harga mulai Rp1,8 juta sampai Rp2,5 juta (low end), harga Rp2,5 juta sampai Rp8 juta (mid end), dan harga Rp8 juta sampai Rp90 juta (high end).

Jimmy mengakui dalam memilih springbed, masyarakat biasanya akan menyesuaikan dengan kebutuhan termasuk menyesuaikan harga. Sebagian masyarakat yang telah berumur memilih springbed yang lebih keras agar sendi-sendi di tubuh tidak banyak bergerak, sehingga bangun tidur bisa segar tidak pegal.

Sebagian masyarakat juga memperhatikan dari sisi tujuh comfort zone pada springbed, karena semakin banyak comfort zone, semakin diminati. Ketujuh comfort zone tersebut, yakni conditions the head, relieves the shoulder, supports the lumber area, relieves the back, supports the thighs, supports the calves, dan conditions the feet.

Selain alasan tersebut, bahan springbed juga menjadi pertimbangan apakah latex alami atau sintetis dan springbed dengan bahan full latex lebih mahal. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten