Kategori: Klaten

Pemdes Nglinggi Klaten Gerakkan Lembaga Desa Lawan Covid-19


Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, menggerakkan seluruh lembaga yang ada di desa setempat melakukan upaya pencegahan persebaran Covid-19.

Keaktifan Desa Nglinggi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 mendapat ganjaran penghargaan dengan menjadi juara II lomba Kampung Siaga Candi 2020 tingkat Polda Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Desa (Kades) Nglinggi, Sugeng Mulyadi, mengatakan kunci penanganan Covid-19 di Nglinggi adalah koordinasi yang matang.

Hari Ini Dalam Sejarah: 27 November 1095, Perang Salib I Meletus

Penanganan pencegahan itu didukung aktifnya berbagai lembaga di Nglinggi serta kesadaran warga untuk mencegah persebaran Covid-19. Sejak awal pandemi Covid-19, desa setempat membentuk gugus tugas hingga ke tingkat RW yang jumlahnya ada 10 RW.

“Apa yang menjadi kebutuhan mereka kami fasilitasi. Kemudian kami juga didukung dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta bidan desa yang aktif,” kata Sugeng saat ditemui Solopos.com di kantor desa setempat, Kamis (26/11/2020).

Sugeng menjelaskan selama ini lembaga yang ada di desa secara masif melakukan sosialisasi. Begitu pula upaya-upaya pencegahan dengan mengecek kondisi kesehatan warga terutama mereka yang datang dari luar kota.

“Masyarakat kami juga disiplin. Imbauan-imbauan yang selama ini diberikan terus tersampaikan,” ungkap dia.

Jangan Lengah, Soft Skill Ini Kamu Butuhkan di Dunia Kerja!

Selain sosialisasi serta pengawasan warga, gugus tugas di tingkat RW aktif menggerakkan kegiatan Jumat berkah. Kegiatan itu berupa pembagian bahan makanan kepada warga.

“Sumbernya ada yang dari gugus tugas RW ada pula yang berasal dari donasi warga. Yang dibagikan itu sayur mayur,” jelas dia.

Terkait kasus Covid-19, Sugeng menuturkan hingga kini belum pernah ada temuan warga di desanya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mendorong Warga Keluar Rumah

Meski belum pernah ada warga yang terkonfirmasi positif, gugus tugas RW tetap menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan. Soal kenormalan baru, Sugeng juga menjelaskan selama ini justru pemerintah desa mendorong warga untuk tetap produktif dengan keluar rumah.

“Kami justru mendorong agar warga keluar rumah. Kalau terus menerus berada di rumah mereka tidak bisa produktif. Namun, dorongan kami itu tetap disertai dengan permintaan agar protokol kesehatan ketat diberlakukan,” jelas dia.

Duka untuk Maradona Mengalir dari Buenos Aires hingga Ngarsapura

Soal penghargaan yang diterima, Sugeng mengaku tak menyangka. Dia menjelaskan selama ini fokus utama yang dilakukan berbagai lembaga di Nglinggi yakni agar masyarakat desa setempat tetap sehat dan terhindar dari terpapar Covid-19.

“Sekali lagi kunci kami dalam penanggulangan Covid-19 yakni koordinasi yang matang,” jelas dia.

Share