Pemdes Nglinggi Klaten Gerakkan Lembaga Desa Lawan Covid-19

Nglinggi menjadi juara II lomba Kampung Siaga Candi 2020 tingkat Polda Jawa Tengah (Jateng).

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perempuan mengenakan masker (Pixabay)

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, menggerakkan seluruh lembaga yang ada di desa setempat melakukan upaya pencegahan persebaran Covid-19.

Keaktifan Desa Nglinggi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 mendapat ganjaran penghargaan dengan menjadi juara II lomba Kampung Siaga Candi 2020 tingkat Polda Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Desa (Kades) Nglinggi, Sugeng Mulyadi, mengatakan kunci penanganan Covid-19 di Nglinggi adalah koordinasi yang matang.

Hari Ini Dalam Sejarah: 27 November 1095, Perang Salib I Meletus

Penanganan pencegahan itu didukung aktifnya berbagai lembaga di Nglinggi serta kesadaran warga untuk mencegah persebaran Covid-19. Sejak awal pandemi Covid-19, desa setempat membentuk gugus tugas hingga ke tingkat RW yang jumlahnya ada 10 RW.

“Apa yang menjadi kebutuhan mereka kami fasilitasi. Kemudian kami juga didukung dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta bidan desa yang aktif,” kata Sugeng saat ditemui Solopos.com di kantor desa setempat, Kamis (26/11/2020).

Sugeng menjelaskan selama ini lembaga yang ada di desa secara masif melakukan sosialisasi. Begitu pula upaya-upaya pencegahan dengan mengecek kondisi kesehatan warga terutama mereka yang datang dari luar kota.

“Masyarakat kami juga disiplin. Imbauan-imbauan yang selama ini diberikan terus tersampaikan,” ungkap dia.

Jangan Lengah, Soft Skill Ini Kamu Butuhkan di Dunia Kerja!

Selain sosialisasi serta pengawasan warga, gugus tugas di tingkat RW aktif menggerakkan kegiatan Jumat berkah. Kegiatan itu berupa pembagian bahan makanan kepada warga.

“Sumbernya ada yang dari gugus tugas RW ada pula yang berasal dari donasi warga. Yang dibagikan itu sayur mayur,” jelas dia.

Terkait kasus Covid-19, Sugeng menuturkan hingga kini belum pernah ada temuan warga di desanya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mendorong Warga Keluar Rumah

Meski belum pernah ada warga yang terkonfirmasi positif, gugus tugas RW tetap menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan. Soal kenormalan baru, Sugeng juga menjelaskan selama ini justru pemerintah desa mendorong warga untuk tetap produktif dengan keluar rumah.

“Kami justru mendorong agar warga keluar rumah. Kalau terus menerus berada di rumah mereka tidak bisa produktif. Namun, dorongan kami itu tetap disertai dengan permintaan agar protokol kesehatan ketat diberlakukan,” jelas dia.

Duka untuk Maradona Mengalir dari Buenos Aires hingga Ngarsapura

Soal penghargaan yang diterima, Sugeng mengaku tak menyangka. Dia menjelaskan selama ini fokus utama yang dilakukan berbagai lembaga di Nglinggi yakni agar masyarakat desa setempat tetap sehat dan terhindar dari terpapar Covid-19.

“Sekali lagi kunci kami dalam penanggulangan Covid-19 yakni koordinasi yang matang,” jelas dia.

Berita Terbaru

Nekat, Gelar Hajatan di Sukoharjo akan Dibubarkan

Solopos.com, SUKOHARJO-- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sukoharjo memperketat pengawasan terhadap hajatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di...

Kasus Covid-19 di Ponpes Colomadu Karanganyar, Diduga Gegara Santri Nggak Jujur

Solopos.com, KARANGANYAR -- Delapan orang santri putri di salah satu pondok pesantren atau ponpes di Kecamatan Colomadu, Karanganyar, terkonfirmasi...

Penyaluran BST Klaten Difokuskan di Desa Demi Mencegah Kerumunan

Solopos.com, KLATEN – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai atau BST tahap 10 pada Januari 2021 melalui Kantor Pos Klaten tetap...

New Normal Sragen: Belanja Nyaman dengan 3M di Supermarket

Solopos.com, SRAGEN — Dua petugas bersiaga di dua pintu masuk Luwes Sragen, Jumat (15/1/2021). Keduanya bertugas mengukur suhu tubuh...

Tempat Ibadah Solo Diperketat Selama PPKM!

Solopos.com, SOLO — Tempat peribadatan memperketat protokol kesehatan jelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya tersebut sebagai wujud tempat...

Terapkan Paseduluran Keluarga, Warga KRB III Merapi Selalu Siap Mengungsi

Solopos.com, KLATEN — Warga di kawasan rawan bencana atau KRB III erupsi Gunung Merapi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang,...

80% Warga Sragen Sudah Mematuhi Aturan PPKM

Solopos.com, SRAGEN — Tingkat kepatuhan warga Sragen dalam mentaati Instruksi Bupati tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mencapai...

Ubahlaku Pandemi Covid-19, Pekerja Solo Sesuaikan Kebijakan Kantor

Solopos.com, SOLO — Perusahaan-perusahaan di Kota Solo, Jawa Tengah menyesuaikan pola kerja pekerjanya sebagai antisipasi penyebaran virus corona pemicu...

Petugas DPKPP Klaten Keliling Sawah Ajak Petani Pakai Masker

Solopos.com, KLATEN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten menggencarkan pemantauan dan sosialisasi ke area sawah di...

Vaksin Nakes Kota Solo Baru Separuh, Kok Bisa?

Solopos.com, SEMARANG — Kota Solo baru menerima jatah 10.620 dosis vaksin Covid-19. Jumlah itu masih separuh dari total kebutuhan...