Pemdes Gempol Klaten Larang Warga Selfie dan Nongkrong di Jalan Ini, Kenapa Sih?

Papan larangan di Gempol Klaten itu bertuliskan Disepanjang Jalan Ini Dilarang Nongkrong, Selfie, dan Hal-Hal yang Negatif. 

 Papan larangan nongkrong dipasang di jalan poros Desa Gempol, Karanganom, Klaten, Jumat (17/9/2021). (Solopos-Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Papan larangan nongkrong dipasang di jalan poros Desa Gempol, Karanganom, Klaten, Jumat (17/9/2021). (Solopos-Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Desa (Pemdes) Gempol, Kecamatan Karanganom, Klaten, memasang papan larangan nongkrong di jalan poros desa setempat yang dulunya kerap dijadikan lokasi selfie oleh kawula muda. Pemasangan papan larangan dalam beberapa bulan terakhir itu untuk mencegah kerumunan yang berpotensi menjadi sumber persebaran Covid-19.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di lapangan, papan larangan nongkrong di jalan poros desa dipasang di dekat gapura Dukuh Kemasan, Gempol. Papan larangan itu bertuliskan Disepanjang Jalan Ini Dilarang Nongkrong, Selfie, dan Hal-Hal yang Negatif. Di bagian bawah disertakan tulisan Pemdes Gempol dan RW Kemasan.

Di sepanjang jalan yang lebih dari 100 meter itu dipenuhi deretan pepohonan yang rindang di sebelah kanan dan kiri jalan. Jauh sebelum muncul pandemi Covid-19, sepanjang jalan tersebut sering didatangi kawula muda dari Karanganom dan sekitarnya.

Baca juga: Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Sebagian besar, kawula muda yang datang ke jalan poros desa itu melakukan swafoto. Bahkan, beberapa orang sempat menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat pemotretan prewedding.

“Ya, kami tutup untuk kegiatan nongkrong saat terjadi pandemi Covid-19. Kami tak ingin berspekulasi di tengah persebaran virus corona. Kami tempel papan larangan di sana,” kata Kepala Desa (Kades) Gempol, Kecamatan Karanganom, Edy Suryanta, saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Jumat (17/9/2021).

Kasus Masih Fluktuatif

Disinggung tentang kasus Covid-19 di Desa Gempol, Edy Suryanta, mengatakan di desanya masih terdapat dua orang yang terpapar virus corona. Kedua orang itu sudah menjalani isolasi mandiri (isoman) sejak beberapa hari lalu.

“Kasus Covid-19 masih fluktuatif. Sebelum ada dua warga kami yang terpapar virus corona itu, desa kami sempat zona hijau Covid-19. Tapi, saat ini ada kasus lagi,” katanya.

Baca juga: Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Omah Limbah Gempol Klaten Wakili Jateng ke Tingkat Nasional

Lebih lanjut, Edy Suryanta mengimbau seluruh elemen masyarakat di desanya agar terus proaktif dalam menekan kasus Covid-19. Setiap warga diminta tetap menaati protokol kesehatan (prokes), terutama sekali memakai masker saat keluar rumah.

“Kami juga mengoptimalkan jaga tangga untuk penanganan kasus Covid-19,” katanya.

Terpisah, Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan di Kabupaten Bersinar masih terdapat penambahan 11 kasus Covid-19 dan lima kasus kematian karena virus corona dalam sehari, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Kisah Kades Gempol Klaten yang Diprimpeni Arwah Leluhur saat Jalani Isoman

Di samping itu, terdapat 20 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan telah sembuh oleh tim medis.

“Jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 34.564 kasus. Sebanyak 94 orang menjalani perawatan/isolasi. Sebanyak 31.576 orang dinyatakan telah sembuh. Sebanyak 2.894 orang telah meninggal dunia,” kata Cahyono.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tanpa Penata Busana Pribadi, Ini Rahasia Cantik Selvi Ananda

Gaya busana Selvi Ananda selalu match dan terlihat anggun meskipun menggunakan aksesoris yang terkesan sederhana.

Waspadai Covid-19 Gelombang ke-3, Reisa Gencarkan 3M dan 3T di Solo

Pemerintah mulai gencar menggalakkan disiplin 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) serta 3T (tracing, testing, treatment) jelang libur panjang Natal dan tahun baru.

Pemkab Klaten Gandeng Tokoh Agama untuk Serukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyadari besarnya pengaruh tokoh agama kepada masyarakat.

Bersarung, Berpeci, Pakai Koko Putih, Gibran Peringati Hari Santri

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memimpin upacara peringatan HSN di Plaza Balai Kota, Jumat (22/10/2021) mengenakan sarung, peci, dan baju koko warna putih.

Sebut Seniman Daerah Pakai Ngisor Pring, Dalang Ini Minta Solusi

Seniman Solo mulai menggelar pentas langsung menyusul pelonggaran PPKM di Kota Solo, tetapi itu tidak berlaku bagi seniman ngisor pring di daerah yang masih level 3.

Cerita Rudy Eks Wali Kota Solo, Ibunya Terjerat Utang Rentenir!

Eks Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, memiliki pengalaman yang tak enak soal rentenir. Dia mengaku ibunya melarat karena terjerat utang kepada rentenir.

Banyak Warga Solo Terjerat Pinjol Ngadu ke Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengaku ditemui banyak warga Solo di rumahnya beberapa bulan terakhir.

4 Seniman Solo Ini Pernah Raih AMI Awards, 2 Orang Sudah Meninggal

Sejumlah seniman di Kota Solo pernah memenangi AMI Awards selama kurun waktu 18 tahun terakhir, dua seniman di antara sudah meninggal.

2 Penyanyi, 3 Musikus dari Solo Masuk Nominasi AMI Awards 2021

Dua penyanyi dan tiga musikus Solo, yaitu Sruti Respati, Nuca, dan Aditya Ong Trio masuk nominasi AMI Awards 2021 yang diumumkan Senin (18/10/2021).

Konsleting AC, Ruang di Kantor Jasa Sih Wiryadi Terbakar

Kebakaran terjadi salah satu ruang di Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sih Wiryadi dan Rekan di pinggir Jl. Ki Mangun Sarkoro Nomor 55 Tegalmulyo, Nusukan, Banjarsari, Solo.

Di Jogonalan Klaten Ada 5 Kerbau Bule, Jadi Tontonan Gratis Warga

Wiyono, 70, warga Dukuh Dompyongan, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, memiliki lima kerbau bule di kandang kerbaunya, sejak lebih dari tiga dekade terakhir.

Terungkap, Tuduhan Selingkuh Jadi Pemicu Perkelahian Maut Sahabat Karib

Dalam pengaruh miras, Trimo diduga menuding pelaku, yakni Soleman, yang juga mabuk, telah berselingkuh dengan istrinya. Keributan terjadi yang berujung pada pembacokan.

Ini Dia Juara Mas Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021

Zaki Adi Saputra dan Fransiska Ervin P.N terpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021 yang diselenggarakan Pemkab Sukoharjo.

Korban Tak Lapor, Polres Klaten Tetap Selidiki Pembegalan di Ngawen

Meski sudah diminta, bakul karak yang jadi korban pembegalan di Ngawen, Klaten, enggan melapor ke polisi. Biar begitu, polisi tetap menyelidiki kasus tersebut.

Cerita Pak RW Antar Pembunuh Sahabat di Klaten, Naik Motor ke Polsek

Warga Bangunrejo Kidul, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Soleman, 65, menyerahkan diri ke Polsek Jogonalan setelah membunuh sahabat karibnya, Trimo Lewong, 65, diantar Ketua RW.

Korsleting, Rumah Warga Senden Klaten Kebakaran

Musibah kebakaran melanda rumah warga di Kundenrejo RT 012/RW 005, Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Klaten, Sabtu (23/10/2021) pagi.