PEMBUNUHAN SOLO : Tersangka Cemburu Yulita Terima Telepon dari Pria Lain
Tersangka pembunuh Yulita Wulandari, Nanang Aryanto, 21, warga Desa Ngrandak, Kecamatan Toroh, Grobogan (baju biru) dalam gelar perkara di Mapolresta Solo, Rabu (6/5/2015). (Muhammad Irsyam Faiz/JIBI/Solopos)

Pembunuhan Solo terjadi di sebuah hotel dengan korban seorang wanita asal Sukoharjo, Yulita Wulandari.

Solopos.com, SOLO - Tersangka kasus pembunuhan di Hotel Setia Kawan Solo, Nanang Aryanto, 21, mengaku cemburu sehingga tega menghabisi nyawa Yulita Wulandari, janda asal Mojolaban, Sukoharjo.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Lutfi, Rabu (6/5/2015), menjelaskan tersangka baru mengenal korban di jejaring sosial Facebook sekitar dua pekan yang lalu. Di jejaring sosial tersebut, tersangka menggunakan nama Ome Rehan.

Pada Senin (4/5/2015) , pelaku dan korban janjian bertemu di taman depan Terminal Tirtonadi pukul 11.00 WIB. Pada hari itu juga pukul 16.00 WIB korban dan pelaku masuk ke Hotel Setia Kawan di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo.

Menurut pengakuan tersangka, kata Kapolresta, pada pukul 18.00 WIB mereka sempat melakukan hubungan layaknya suami istri.

Setelah selesai, korban menerima telepon dari orang lain dan berbicara mesra. Tersangka kemudian mengecek handphone (HP) korban, ternyata isinya percakapan mesra korban dengan laki-laki lain.

"Jadi pelaku mengaku cemburu karena menganggap korban punya kekasih lain. Saat itu pelaku sempat memeriksa HP korban," kata Kapolresta.

Beberapa saat kemudian, kata Kapolresta, pelaku masuk ke kamar mandi dan merencanakan pembunuhan itu. Tersangka juga menyiapkan pisau lipat yang selalu dia bawa ke mana-mana.

Pelaku kemudian menusuk tubuh korban hingga tewas. 

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho