Tutup Iklan

PEMBUNUHAN BOYOLALI : Kasir Restoran Tewas dengan Luka di Leher, Polisi Periksa 4 Saksi

PEMBUNUHAN BOYOLALI : Kasir Restoran Tewas dengan Luka di Leher, Polisi Periksa 4 Saksi

SOLOPOS.COM - Jenazah Siti Munawarotun, warga Podosoko, Sawangan, Magelang, berada di kamar mayat RS Pandan Arang (RSPA) Boyolali, Sabtu (28/10/2017). Siti ditemukan meninggal dengan luka di leher diduga menjadi korban perampokan. (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)

Pembunuhan Boyolali, seorang kasir restoran ditemukan meninggal dunia dengan luka di leher.

Solopos.com, BOYOLALI — Polisi hingga saat ini masih memeriksa empat orang saksi terkait kasus dugaan perampokan yang menyebabkan korban jiwa di Boyolali, Siti Munawarotun, 17, Sabtu (28/10/2017).

Sementara itu, sampai pukul 13.45 WIB, jenazah Siti yang merupakan warga Podosoko, Sawangan, Magelang, masih berada di Rumah Sakit Pandan Arang (RSPA) Boyolali.

Diberitakan, Siti yang merupakan kasir rumah makan seafood dan chinese food Dapoer Kalimi di Jl. Pandanaran 252 Boyolali ditemukan tak beryawa di halaman rumah makan itu sekitar pukul 04.00 WIB dengan luka sayatan di leher dan bahu kiri.

Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Miftakul Huda mewakili Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan, keempat orang yang diperiksa itu antara lain karyawan dan pemilik rumah makan. (baca: Kasir restoran Jl. Pandanaran Boyolali Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher)

“Yang kami periksa empat orang di antaranya karyawan dan pemilik [rumah makan],” ujar Huda melalui pesan singkat.

Untuk mendalami kasus tersebut, pihaknya juga mengirimkan personel ke rumah orangtua korban di Magelang. Menurut informasi, pihak keluarga masih sangat shock dengan kabar yang menimpa Siti.

Disinggung mengenai aoutopsi terhadap jenazah korban, Huda mengatakan aoutopsi belum dilakukan karena keluarga belum dapat memutuskan. “[autopsi] Menunggu keputusan keluarga. Mereka belum bisa memutuskan,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga pukul 13.45 WIB, jenazah Siti Munawarotun masih berasa di RSPA Boyolali dan belum ada pihak keluarga yang datang ke rumah sakit tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar