Tutup Iklan

PEMBERANTASAN NARKOBA : BNN Razia Kos-Kosan di Purwokerto, 7 Orang Positif Narkoba

PEMBERANTASAN NARKOBA : BNN Razia Kos-Kosan di Purwokerto, 7 Orang Positif Narkoba

SOLOPOS.COM - Ilustrasi razia (JIBI/Solopos/Dok)

Pemberantasan narkoba dilakuka BNN dengan merazia kos-kosan di Banyumas.

Solopos.com, BANYUMAS-Petugas gabungan dari BNN, Polres Banyumas, Polisi Militer, dan Satpol PP Kabupaten Banyumas menyisir kos-kosan di Kota Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah yang dicurigai sering digunakan sebagai lokasi mengkonsumsi narkotika.

Dari hasil tes yang dilakukan BNN terhadap 58 orang penghuni kos, 7 orang positif mengandung Benzo (salah satu zat adiktif yang terkandung dalam narkoba golongan C) seperti analgin, citirin yang merupakan obat alergi dengan resep dokter. Sedangkan obat-obatan bermasalah dan barang haram belum temukan.

"Hasil temuan ada tujuh positif. Setelah di-assesment mereka rata-rata mengkonsumsi obat-obatan dari dokter dan yang merupakan obat anti alergi," kata Kepala BNN Purbalingga, AKBP Edy Santosa, seperti dilansir detik.com, Jumat (29/5/2015).

Menurut dia, nantinya data tersebut akan dikumpulkan dan akan diketahui secara pasti apakah hasil tes urine tersebut mengandung zat yang dilarang. Nantinya tujuh orang yang terindikasi tersebut akan ditelusuri mengkonsumsi obat jenis apa.

"Jika nanti ditemukan ada yang positif kemudian ada barang bukti narkoba nanti bisa ditindaklanjuti oleh Kasat narkoba. Kalau mereka positif tapi tidak ada barang bukti, nanti saya upayakan mereka untuk direhabilitasi," jelasnya.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mencari penyalahgunaan narkotika. Karena sekarang ini para pengguna narkotika lebih asik berada di tempat-tempat kos. Selain sebagai upaya shock therapy terhadap para penghuni kos di wilayah Kota Purwokerto.

"Makanya kita melakukan razia-razia ditempat-tempat kos. Tidak tertutup kemungkinan suatu saat kami juga akan melakukan razia di tempat-tempat hiburan," ujarnya.

Lokasi yang menjadi sasaran razia di antaranya adalah kos yang berada di Jalan Jatiwinangun No. 57 Purwokerto Timur. Di lokasi tersebut terdapat seorang penghuni positif menggunakan obat dengan resep dokter. Sedangkan di lantai 2 kosan tersebut terdapat tiga mahasiswi yang membawa jarum suntik

"itu jarum suntik kolagen," kata Novina saat ditanya oleh petugas BNN.

Lokasi kedua yang menjadi sasaran razia berada di Jalan Dr Angka Bancarkembar Purwokerto Timur, di lokasi itu ada dua orang yang positif mengandung benzo deazepin berinisial TS dan HN.

Lokasi lainnya yang berada di wilayah tersebut, petugas tidak menemukan penghuni yang positif mengkonsumsi zat terlarang, namun di kosan tersebut ditemukan pasangan yang belum menikah berada didalam kamar, selanjutnya ditindaklanjuti oleh Satpol PP.

Sementara di lokasi selanjutnya di jalan HR Boenyamin Purwokerto Utara, di lokasi tersebut terdapat empat orang positif mengandung zat psikotropika. Namun saat ditanya mereka berkilah jika sedang sakit dan mengonsumsi obat-obatan dari warung.

Karena tidak bisa menunjukkan bukti obat yang dikonsumsi tersebut, keempat orang itu kemudian diminta untuk mendatangi Kantor BNN Purbalingga untuk mengambil identitas dan menunjukkan bukti bungkus obat yang dikonsumsi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Zonasi, Akselerasi Pendidikan yang Berefek Samping Buruk

Siswa dan ortu tidak bisa memilih sekolah favorit lewat jalur zonasi, sekolah pun tidak bisa mengharapkan siswa dengan kriteria tertentu.

Jasad Cucu Kadus Mlese Klaten Ditemukan, Hanyut 3,5 Km di Sungai Trucuk

Jasad LAA, 2,  cucu Kadus Mlese, Cawas, Klaten, yang hanyut di Sungai Trucuk ditemukan berjarak 3,5 km dari rumahnya, Jumat (18/6/2021).

Diduga Tertular Istri, Ketua DPRD Bantul Positif Covid-19

Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo, menjalani isolasi mandiri bersama keluarga setelah dinyatakan positif Covid-19.

Swab Acak Sasar Pengguna Jalan di Kawasan Plaza Manahan Solo, Satu Orang Positif Covid-19

Jajaran Polresta Solo menggelar swab acak di Jl Adi Sucipto kawasan Plaza Manahan pada Jumat (18/6/2021) pagi WIB. Hasilnya, satu orang pengguna jalan terkonfirmasi positif dalam swab test.

Meninggal karena Covid-19, Ini Profil Wan Abud yang Terkenal dengan Ente Bahlul

Ini dia profil dan perjalanan karier dari komedian Wan Abud, pemain sinetron Putri Duyung yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Menko PMK Kunjungi Dukuh di Madiun yang Lockdown, Minta Masyarakat Waspadai Klaster Hajatan

Menko PMK lihat langsung dukuh di Kabupaten Madiun yang menjalani lockdown. Ia meminta warga untuk mewaspadai klaster hajatan.

Bawa Ribuan Butir Obat Terlarang, Pemuda asal Kedawung Sragen Diringkus Polisi

Pemuda asal Dukuh Selorejo RT 32, Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen, diringkus polisi karena menjadi pengedar obat terlarang.

Hanyut di Sungai Trucuk, Cucu Kadus Mlese Cawas Klaten Ditemukan Meninggal 

Cucu Kadus Mlese, Cawas, Klaten, yang hanyut di Sungai Trucuk akhirnya ditemukan, meninggal dunia, Jumat (18/6/2021) pukul 12.10 WIB.

Covid-19 Klaster Hajatan di Simo Boyolali: 30 Warga Positif, 2 Dusun Lockdown

Dua dusun di Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, lockdown sejak beberapa hari terakhir, setelah munculnya kasus Covid-19 klaster hajatan.

Bukan Hanya Nasi Gandul, Ini Sederet Makanan Enak khas Pati

Selain nasi gandul, terdapat makanan enak khas Pati, Jawa Tengah lainnya patut kamu coba saat berkunjung ke kota di pantura ini. Penasaran?

RS Penuh Pasien Covid-19, Pemkot Salatiga Tambah 20 Bed Isolasi

Keterisian bed pasien Covid-19 di RS Kota Salatiga sudah mencapai 90%. Pemkot Salatiga akan menambah 20 bed isolasi pasien Covid-19 di RSUD Salatiga.

Banyumas Belum Perlu Tambah Bed Pasien Covid-19

Banyumas belum perlu tambah tempat tidur untuk pasien Covid-19, karena bed yang tersedia di 15 rumah sakit di wilayah ini masih mencukupi.