Permukiman yang memenuhi bukit Gunung Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen. (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SRAGEN - Detail engineering design (DED) pembangunan The New Kemukus di Sumberlawang Sragen telah diketahui. Pembangunan itu juga membuat dua buah dermaga lama di tepi Kedung Uter ikut ditata.

Saat ini, dua dermaga itu mangkrak sejak dibangun Jembatan Barong pada 2017-2018. Mangkraknya dua dermaga itu mematikan perekonomian warga sekitar, terutama yang bekerja mengoperasikan perahu untuk menyeberangi Kedung Uter yang menjadi bagian dari Waduk Kedung Ombo (WKO).

Hajar Torino 7-0, Atalanta Memang Doyan Menang Besar

Setelah dua dermaga itu ditata, wisata perahu akan dihidupkan kembali. Area parkir The Kemukus akan dilengkapi plaza untuk menyambut kedatangan pengunjung, menara pandang, kios kuliner, taman dan lain-lain.

“Proyek ini juga menyasar penataan area Makam Pangeran Samodro yang meliputi joglo makam, pendapa ruang tunggu dan penataan di sekitar Sendang Ontrowulan, rest area di timur dan barat jembatan,” papar Yusep.

Pemkab Klaten Siapkan 500 Laptop untuk Ujian CPNS 2019

Sebanyak 54 bangunan rumah dan warung di area sabuk hijau tepi Kedung Uter akan digusur karena terdampak pembangunan The New Kemukus. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Heru Martono, mengimbau warga segera mengemasi sendiri barang-barang berharga yang masih tersimpan di bangunan itu. Dia berharap saat alat-alat berat dikerahkan untuk membongkar bangunan, tidak ada warga yang disibukkan memindah barang-barang mereka.

“Semua barang yang masih ingin dirawat silakan diambil sebelum tim yang bertugas menertibkan bangunan itu datang. Kami berharap proses penertiban bangunan itu berjalan lancar sehingga penataan objek wisata bisa segera dimulai,” terang Heru Martono.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten