Tutup Iklan

PEMBANGUNAN SEMARANG : 150 Proyek Infrastruktur Siap Dilelang

PEMBANGUNAN SEMARANG : 150 Proyek Infrastruktur Siap Dilelang

SOLOPOS.COM - Siluet buruh atau pekerja di suatu proyek pembangunan. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)

Pembangunan Semarang 150 infrastruktur segera dilelangkan pelaksana proyeknya.

Solopos.com, SEMARANG — Sebanyak 150 proyek pengadaan infrastruktur sudah masuk dalam Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik Pemerintah Kota Semarang untuk persiapan dilelangkan. "Dari 150 proyek yang sudah masuk ke kami, sebanyak 49 proyek sudah kami lelang dan tayang di LPSE," kata Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kota Semarang Indriyasari di Semarang, Rabu (7/2/2018).

Namun diakuinya proyek yang sudah dilelangkan itu masih pekerjaan berskala kecil, dan 50 proyek juga sudah dalam proses pengkajian harga perkiraan sendiri (HPS) yang diajukan rekanan. Proses lelang proyek pengadaan infrastruktur Kota Semarang tahun 2018 ini tetap mengacu pengalaman hasil lelang proyek pembangunan selama 2017, termasuk evaluasi hasil pekerjaan yang dilakukan kontraktor pemenang lelang.

"Track record rekanan tetap kami pertimbangkan. Hasil kinerja rekanan selama 2017 menjadi bahan evaluasi kami dalam melaksanakan lelang pada 2018, termasuk menentukan pemenang," katanya.

Pada tahun 2017 lalu, diakuinya ada keterlambatan lelang karena ada perubahan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga dalam evaluasi waktu pengerjaan pembangunan memang mepet. Akan tetapi, Indriyasari mengatakan tidak semua pemenang lelang ditentukan dari penawaran terendah yang diberikan rekanan, sebab ada rekanan pemenang lelang memberikan penawaran tinggi.

"Tidak semuanya dlosor-dlosoran [saling merendahkan nilai proyek]. Banyak rekanan yang penawarannya tinggi kami menangkan. Yang jelas, semua rekanan bisa bersaing asal kualitasnya bagus," katanya. Sampai saat ini, kata dia, belum ada rekomendasi dari Inspektorat Kota Semarang mengenai rekanan yang dicantumkan dalam blacklist, tetapi sudah ada data rekanan yang track record-nya kurang bagus selama 2017.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2018 mencapai Rp5,17 triliun, atau naik dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya Rp4,75 triliun dengan alokasi besar untuk infrastruktur. Sekretaris Daerah Kota Semarang Agus Riyanto menyebutkan sudah melakukan dorongan ke dinas-dinas untuk segera melelangkan proyek pekerjaan tahun ini pada Februari-Maret 2018.

"Saya sudah roadshow ke dinas-dinas untuk mendorong lelang. Jika Maret 2018 sudah dilelang, pada triwulan ketiga, yakni Juli-September 2018, pekerjaan kan sudah bisa dirampungkan," katanya.

Pada triwulan keempat, kata dia, masih ada cukup waktu untuk mengevaluasi sehingga jika ada tambahan pekerjaan pada APBD perubahan bisa diatur untuk segera dilaksanakan. "Ada tiga dinas yang jadi fokus karena banyak beban kerjanya, yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Dinas Penataan Ruang Kota Semarang," kata Agus.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Jadwal Euro 2020 Malam Ini, Inggris Vs Skotlandia Main Pukul 02.00 WIB

Inggris dan Skotlandia acapkali disebut punya rivalitas tertua di dunia, keduanya melakoni duel pertama pada 30 November 1872.

Underpass Makamhaji Sukoharjo Rawan Kecelakaan, Banyak Pengemudi Tak Melihat Beton Pembatas Jalan

Kecelakaan lalu lintas kerap kali terjadi di area Underpass Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Terbaru, mobil menabrak beton pembatas jalan.

Waduh! Kasus Covid-19 Naik Tajam, Mungkinkah RI Susul India?

Meski kasus Covid-19 naik tajam, sayangnya masih saja ada warga RI yang abai akan protokol kesehatan.

Gara-Gara Covid-19 Meningkat, 1 Gang di Selokaton Karanganyar Lockdown

Lockdown diberlakukan di salah satu gang perkampungan di Ngangkruk, Selokaton, akibat kasus Covid-19 cukup tinggi. 

Ribuan Petak Keramba Ikan di Rawa Jombor Klaten Terancam Digusur

Ribuan petak keramba ikan jaring apung yang berada di kawasan Rawa Jombor Klaten terancam digusur proyek revitalisasi.

Zonasi, Akselerasi Pendidikan yang Berefek Samping Buruk

Siswa dan ortu tidak bisa memilih sekolah favorit lewat jalur zonasi, sekolah pun tidak bisa mengharapkan siswa dengan kriteria tertentu.

Jasad Cucu Kadus Mlese Klaten Ditemukan, Hanyut 3,5 Km di Sungai Trucuk

Jasad LAA, 2,  cucu Kadus Mlese, Cawas, Klaten, yang hanyut di Sungai Trucuk ditemukan berjarak 3,5 km dari rumahnya, Jumat (18/6/2021).

Diduga Tertular Istri, Ketua DPRD Bantul Positif Covid-19

Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo, menjalani isolasi mandiri bersama keluarga setelah dinyatakan positif Covid-19.

Swab Acak Sasar Pengguna Jalan di Kawasan Plaza Manahan Solo, Satu Orang Positif Covid-19

Jajaran Polresta Solo menggelar swab acak di Jl Adi Sucipto kawasan Plaza Manahan pada Jumat (18/6/2021) pagi WIB. Hasilnya, satu orang pengguna jalan terkonfirmasi positif dalam swab test.

Meninggal karena Covid-19, Ini Profil Wan Abud yang Terkenal dengan Ente Bahlul

Ini dia profil dan perjalanan karier dari komedian Wan Abud, pemain sinetron Putri Duyung yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Menko PMK Kunjungi Dukuh di Madiun yang Lockdown, Minta Masyarakat Waspadai Klaster Hajatan

Menko PMK lihat langsung dukuh di Kabupaten Madiun yang menjalani lockdown. Ia meminta warga untuk mewaspadai klaster hajatan.

Bawa Ribuan Butir Obat Terlarang, Pemuda asal Kedawung Sragen Diringkus Polisi

Pemuda asal Dukuh Selorejo RT 32, Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen, diringkus polisi karena menjadi pengedar obat terlarang.