Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bersama tim meninjau pembangunan RSUD Kesesi, Senin (18/11/2019). (Antara-Dinkominfo Kab. Pekalongan)

Solopos.com, KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengebut pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kesesi. Perintah langsung untuk melakukan percepata pembanguna  disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau lokasi pembangunan RSUD Kesesi, Senin (18/11/2019).

“Pengawasan pembangunan RSUD Kesesi tidak boleh lengah, karena seiring dekatnya masa berakhir kontrak yang ditandatangani hingga bulan Desember 2019,” kata Bupati Asip sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Kamis (21/11/2019).

Bupati Asip mengaku dalam setiap kunjungan, dirinya sering memantau pembangunan yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan. Tujuannya agar proses pelaksanaannya tepat waktu dan tepat mutu.

“Alhamdulillah, saat ini progres pembangunan RSUD Kesesi sudah 75%. Pembangunan ini menggunakan dana APBD Kabupaten Pekalongan senilai Rp9 miliar. Kita bisa lihat sendiri, kualitas bangunannya bagus. Karena bikin rumah sakit itu tidak mudah. Instalasinya harus memenuhi kualifikasi yang sudah ditentukan,” katanya.

Bupati Asip menambahkan bahwa pembangunan pada tahun 2019 ini merupakan tahap pertama. Sedangkan tahap kedua bakal dilakukan pada 2020. Untuk itu, sudah dianggarkan Rp12 miliar guna pembangunan ruang rawat inap.

RSUD Kesesi, menurut Bupati Asip, akan menjadi ikon serta telah memiliki pasar di wilayah Kecamatan Kesesi. “Pangsa pasarnya sudah ada. Jadi kalau pemerintah tidak cepat, dikhawatirkan nanti ada rumah sakit baru lagi dari swasta. Inilah upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat,” tandas Asip Kholbihi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten