Tutup Iklan

PEMBANGUNAN JATENG : TP4D Kejati Periksa Trade Center Kudus

PEMBANGUNAN JATENG : TP4D Kejati Periksa Trade Center Kudus

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembangunan. (Tika Sekar Arum/JIBI/Solopos)

Pembangunan Trade Center Kudus ditinjau TP4D Kejati Jateng.

Solopos.com, KUDUS — Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kamis (19/10/2017), meninjau proyek pembangunan pusat perdagangan atau trade center di kompleks Terminal Induk Jati, Kabupaten Kudus, Jateng. Selain mengunjungi proyek senilai Rp12,46 miliar yang dibangun di atas lahan seluas 4.618 m2 tersebut, TP4D juga mengunjungi proyek pembangunan pasar ternak di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Menurut Sekretaris TP4D Kejati Jateng E.R. Wiranta di Kudus, Kamis, kedatangannya untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sudah sesuai rencana atau belum. “Sebelum terjadi permasalahan, kami tentu perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu agar kegiatan tersebut berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menilai pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan sudah sesuai rencana. Bahkan, masing-masing pelaksana proyek sanggup menyelesaikan pembangunan sesuai rencana dan dipastikan tidak akan molor, agar bisa dimanfaatkan masyarakat. Tim TP4D bertugas melakukan pengawasan sekaligus pengamanan proyek agar tidak ada kesalahan.

“Kami melakukan pendampingan mulai awal hingga akhir kegiatan,” ujarnya. Dari Kabupaten Kudus, kata dia, terdapat dua SKPD yang mendapat pendampingan dari TP4D Kejari, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus dan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus.

Komisaris PT Mega Karya Jaya Ahmad Fatoni mengatakan pelaksanaan proyek pembangunan pasar hewan sudah mencapai 62%. “Saya optimistis, proyek yang dimulai pengerjaannya sejak tanggal 8 Agustus 2017 bisa rampung sesuai jadwal,” ujarnya.

Ia mengatakan los untuk sapi, kerbau, dan kambing sudah selesai dikerjakan sehingga kegiatan berikutnya memasang atap dan membangun pagar keliling. Pembangunan trade center juga dikebut dengan menerapkan mekanisme kerja dua shif, yakni siang dan malam. Bangunan trade center memiliki luas bangunan 2.180 m2 yang direncanakan selesai pada 23 Desember 2017.

Proyek pembangunan pasar hewan senilai Rp15,02 miliar yang dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare itu ditargetkan rampung pada 5 Desember 2017.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.