Pembangunan Infrastruktur Jateng Diharapkan Gubernur Bisa Pakai Biaya Alternatif
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Pembangunan infrastruktur Jateng diharapkan Gubernur Ganjat Pranowo bisa menggunakan pembiayaan alternatif.

Solopos.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berangan-angan pembangunan berbagai infrastruktur di provinsi setempat dapat menggunakan pembiayaan alternatif dari Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur sebagai upaya percepatan.

"Model pembiayaan untuk keperluan pembangunan sebenarnya sangat diperlukan untuk percepatan, tapi sayangnya belum banyak daerah yang menggunakannya, padahal Kementerian Keuangan sudah memfasilitasi melalui PT SMI bagi pemerintah daerah yang membutuhkannya," katanya di Semarang, Jumat (22/9/2017).

Ganjar mengungkapkan Pemprov Jateng sudah pernah ditawari kerja sama oleh PT SMI, namun ketika dikomunikasikan dengan kalangan DPRD Jateng, tidak disetujui. Padahal, menurut dia, masyarakat ingin pembangunan infrastruktur dipercepat.

"Kita biasanya masih konvensional, anggaran lima tahun, dibagi setahun-setahun ya duitnya segitu-segitu saja. Artinya ngutangnya gak berani. Padahal, kalau kita lima tahun, saya ingin percepat misalnya satu ruas jalan dengan kebutuhan anggaran Rp10 triliun, dengan mengambil pembiayaan, maka pekerjaan selesai di depan dan utang saya cicil lima tahun," ujarnya.

Terkait dengan belum diminatinya pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui PT SMI, Ganjar menduga hal itu karena pemahaman kerja sama anggaran yang masih kurang. "Ketika anggaran kita sangat sedikit untuk membiayai pembangunan, maka alternatif pembiayaan pembangunan belum banyak digunakan di daerah. Saya kira Kementerian Keuangan punya PT SMI untuk pembiayaan infrastruktur, tapi itu belum terlalu laku," katanya.

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) merupakan perusahaan pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan 100% kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia. PT SMI memainkan peran aktif dalam memfasilitasi pembiayaan infrastruktur, melakukan kegiatan pengembangan proyek dan melayani jasa konsultasi untuk proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

Perusahaan tersebut bertugas mendukung agenda pembangunan infrastruktur pemerintah Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga keuangan swasta dan atau multilateral dalam skema Kerja Sama Pemerintah Swasta (KPS). Dengan demikian, PT SMI dapat berfungsi sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho