PEMBAJAKAN HAK CIPTA : Kapolri Badrodin: Pembajakan Hak Cipta Harus Ada Laporan

PEMBAJAKAN HAK CIPTA : Kapolri Badrodin: Pembajakan Hak Cipta Harus Ada Laporan

SOLOPOS.COM - Badrodin Haiti (JIBI/Solopos/Antara/dok)

Pembajakan hak cipta bisa diproses secara hukum jika ada laporan resmi ke polisi.

Solopos.com, JAKARTA-Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan kasus pembajakan hak cipta merupakan delik aduan sehingga untuk menindaklanjuti proses hukumnya perlu ada laporan kepada polisi.

"Di dalam UU  No. 28/2014 bahwa kasus ini merupakan delik aduan. Oleh karena itu harus ada pengaduan dari pemilik hak, yaitu kepada Polri, sehingga Polri bisa melakukan penindakan," katanya di Istana Negara, Senin (18/5/2015).

Badrodin mengikuti pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) dan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia. Presiden meminta kasus pembajakan segera ditangani berkelanjutan.

Kapori menambahkan, selama ini pelaku industri rekaman dan pencipta lagu belum paham tentang proses hukum yang harus dilalui. Oleh karena itu harus ada kerja sama dua pihak Polri dan pemilik hak cipta karena setiap saat pemilik hak cipta bisa mengadu.

Sejauh ini belum ada laporan dari pemilik hak cipta terkait praktek pembajakan. Dua pekan lalu ada pembicaraan secara teknis mengenai hal itu namun belum ada tindak lanjut. Tetapi Polisi menyatakan siap menindak kasus pembajakan.

Sementara tentang pembajakan melalui internet, Kapolri akan membicarakan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Ekonomi Kreatif. Kalau ada masalah, Polri akan melakukan penindakan.

Kepala Bareskrim Irjen Pol Budi Waseso mengatakan beberapa waktu lalu Polri menerima tiga pengaduan kasus pembajakan tetapi berkasnya dicabut sehingga pada saat ini belum ada laporan kasus yang ditangani Bareskrim.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.