Pemanfaatan Yankestrad di Magelang Tertinggi di Jateng

Pelayanan Kesehatan Tradisional (yankestrad) adalah pengobatan dan/atau perawatan dengan cara dan obat berdasarkan pengalaman dan keterampilan turun temurun secara empiris

 Ilustrasi tanaman obat keluarga (TOGA) (Instagram/@vivi_pkm)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tanaman obat keluarga (TOGA) (Instagram/@vivi_pkm)

Solopos.com, MAGELANG — Pelayanan Kesehatan Tradisional (yankestrad) adalah pengobatan dan/atau perawatan dengan cara dan obat berdasarkan pengalaman dan keterampilan turun temurun secara empiris, yang dapat dipertanggungjawabkan, dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat serta sesuai dengan UU No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Berdasarkan Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan, yankestrad terdiri dari  yankestrad ramuan, baik berupa kemasan maupun ramuan buatan sendiri dengan menggunakan bahan yang berasal dari tanaman, hewan, mineral dan/atau sediaan sarian (galenic) atau campuran dari bahan-bahan.

Kemudian ada yankestrad keterampilan manual yang merupakan teknik pengobatan yang berdsasarkan manipulasi dan gerakan dari satu atau beberapa bagian tubuh, misalnya pijat urut, refleksi, dan akupresur.

Baca Juga : 2 Seniman Magelang Gambarkan Situasi Pandemi Covid-19

Yankestrad keterampilan olah pikir, seperti memanfaatkan kemampuan pikiran untuk memperbaiki fungsi tubuh, misalnya hypnoterapi. Kemudian ada yankestrad keterampilan energi yang menggunakan lapangan energi, baik dari luar maupun dari dalam tubuh itu sendiri, misalnya tenaga dalam dan prana.

Melalui laporan ini,  Kementerian Kesehatan menunjukan bagaimana pemanfaatan yankestrad di masing-masing daerah, khususnya di Jawa Tengah. Laporan data pemanfaatan ini dilakukan dengan cara melakukan wawancara kepada Anggota Rumah Tangga (ART) yang pernah menggunakan yankestrad selama 1 tahun terakhir.

ART yang menggunakan yankestrad juga dibagi, mana yang mendatangi fasilitas kesehatan atau mendatangkan tenaga penyehat tradisional atau tenaga kesehatan tradisional (nakestrad) dan yang melakukan upaya yankestrad mandiri, meliputi melakukan pijat atau acupressure tanpa bantuan nakestrad atau penyehat tradisional, membuat ramuan tradisional, membeli jamu gendong dan mengkonsumsi obat tradisional lainnya secara mandiri dengan memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Baca Juga : Gegara 1 Huruf Hilang, Pasar Gotong Royong Tuai Komentar

Laporan ini juga menunjukan data jenis yankestrad yang dimanfaatkan oleh masing-masing ART. Jenis yankestrad ini di antaranya adalah:

Ramuan jadi, merupakan ramuan yang diperoleh dalam bentuk sediaan jadi yang beredar di pasar dan terdaftar di BPOM atau diberikan langsung oleh praktisi untuk dimanfaatkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ramuan buatan sendiri, seperti ramuan yang diracik dari TOGA atau ramuan yang berdasarkan penglaman sendiri atau mengacu pada buku atau informasi resmii yang dapat dipercaya. Ramuan yang dibuat biasanya bisa untuk diminum atau pemakaian luar, misalnya balur atau oles.

Baca Juga : Mbah Mad, Sosok Rohaniwan Karismatik Para Politisi Indonesia

Keterampilan manual (pijat, tusuk jarum) yang merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang dalam pelaksanaanya menggunakan keterampilan dengan ataupun tanpa alat bantu yang mengacu pada PP No.103 Tahun 2014 tentang yankestrad. Biasanya melibatkan nakestrad. Contoh: pijat urut dewasa/bayi, patah tulang, refleksi, akupuntur, chiropractic, kop/bekam, terapi api, ceragem, akupresur, dll. Kemudian ada keterampilan olah pikir, seperti hipnoterapi dan meditasi.

Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan melakukan wawancara dengan responden di tiap-tiap daerah di Jawa Tengah yang telah dibagi dalam beberapa blok. jumlah data responden yang diperoleh sebesar 95%.

Dari perhitungan melalui rumus proporsi, Magelang (Kota/Kabupaten) memperoleh nilai tertinggi di Jawa Tengah dalam pemanfaatan yankestrad secara keseluruhan. Untuk Kabupaten Magelang memperoleh nilai sebesar 59,90, sedangkan Kota Magelang mendapat nilai 61,52 dalam pemanfaatan yankestrad.

Baca Juga : Nakes Magelang Terima Bantuan 1,05 Ton Telur

Berdasarkan penelusuran Solopos.com melalui beberapa sumber, dengan mengacu laporan Riskesdas tahun 2018 tersebut, pada tahun 2019 silam, Kemenkes menetapkan 3 rumah sakit yang menyelenggarakan yankestrad integrasi dan salah satunya adalah RSJ Pro. Dr. Soerojo Magelang. Dua rumah sakit lainnya adalah RSUP dr. Sardjito Yogyakarta dan  RS M. Hoesin Palembang

Yankestrad Integrasi sendiri adalah suatu  bentuk pelayanan kesehatan yang mengkombinasikan  pelayanan kesehatan konvensional dengan Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer, baik bersifat sebagai pelengkap atau pengganti.

Berita Terkait

Berita Terkini

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Sakti! Bakul Gorengan di Magelang Ini Balik Masakannya Dengan Tangan

Seirabg penjual gorengan di Magelang mendadak viral setelah aksinya membalik masakannya dengan tangan kosong.

Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin, menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.

KA Kedungsepur dan KA Lokal Cepu Beroperasi Lagi, Ini Syarat Naiknya…

Beroperasinya KA Kedungsepur dan KA Ekonomi Lokal Cepu itu setelah mendapat izin dari Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA).

Kebakaran Kandang Ayam di Tegowanu Grobogan, 20.000 Ayam Terpanggang

Kebakaran kandang ayam milik Suparno, 59, warga Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, terjadi Rabu (22/9/2021).

Ketan Pencok, Berawal dari Coba-Coba hingga Jadi Ikon Kuliner Brebes

Ketan pencok merupakan makanan yang menjadi oleh-oleh khas Brebes saat melewati jalur tengah Jawa Tengah atau jalur Tegal-Purwokerto.

Vaksinasi Covid-19 di Jateng Dipercepat, Sepekan 1,6 Juta Orang Disuntik

Program vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah terus ditingkatkan untuk mempercepat tercapainya kekebalan komunal.

Muncul Klaster PTM di Purbalingga, Gubernur Ganjar Minta Semua Sekolah Lakukan Tes Acak

Gubernur Jateng meminta Bupati Purbalingga menyetop seluruh PTM menyusul adanya 90 siswa yang positif terpapar Covid-19.

Derita Petambak Bandeng di Pantura Jateng: Produksi Turun, Pasar Tak Pasti, Tapi Harga Pakan Tinggi

Petambak ikan di wilayah pantura Jateng mengalami masa-masa sulit karena hasil produksi menurun dan pasar tak pasti, namun harga pakan terus meningkat.

Ternyata, Cakupan Vaksinasi Jateng Terendah di Pulau Jawa

Vaksinasi dosis I di Jateng baru mencakup 10.290.626 orang, atau sekitar 35,82% dari total sasaran 28.727.805 orang.

Waduh, 6,5 Juta Penduduk di Jateng Belum Jadi Peserta BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan berinovasi dengan menyediakan layanan secara online. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN.

Seleksi Bintara TNI AD Kodam IV Diponegoro Sisakan 238 Pendaftar

Ratusan pendaftar calon bintara PK TNI AD menjalani pantukhir di Aula Jenderal Sudirman Rindam IV Diponegoro, Magelang.

69 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Klaster PTM di Jateng?

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah memunculkan klaster Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng).

Nikmatnya Sate Bumbon Khas Kendal, Bumbu Rempahnya Nampol Lur!

Kuliner khas Kedal sate bumbon mirip dengan sate maranggi, hanya saja kekuatan rasanya adalah manis dan gurih.

Duh, Vaksinasi 4 Daerah di Jateng Ini Masih Lemot

Empat daerah disebut Gubernur Ganjar Pranowo capaian vaksinasinya masih di bawah daerah lain di Jateng.

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.