Peluang Bisnis: Ternak Ayam Bisa Dibantu Teknologi
Pekerja memeriksa kondisi kandang dan ayam di peternakan ayam modern Naratas, Desa Jelat, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (11/4/2020). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Putusnya hubungan kerja dan penurunan penghasilan akibat pagebluk Covid-19 membuat banyak warga mencoba mengais sumber rezeki baru. Ternak ayam adalah salah satu peluang bisnis yang menyeruak, terlebih lagi kini peternakan ayam bisa dibantu kemajuan teknologi.

Bagaimana jadinya jika peternakan dan budi daya ayam dikembangkan melalui pendekatan teknologi terpadu? Cara ini akan dilakukan oleh Inovasi Teknologi Indonesia (Inotek) Foundation bersama dengan Orbit Future Academy melalui program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan (STSP).

CEO Orbit Future Academy Sachin V. Gopalan menjelaskan bahwa program STSP dan kerja sama alih teknologi di bidang peternakan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dalam bentuk peternakan ayam.

Rumah di 2 Negara, Terima Tamu di Indonesia, Makan di Malaysia

Lagi pula, didasari oleh rendahnya konsumsi protein masyarakat Indonesia dibandingkan dengan sejumlah negara lainnya di dunia. Seperti diketahui, pemenuhan gizi berupa sumber protein yang berasal dari hewan memiliki porsi sebesar 70%. Terdiri atas 1,3% daging merah, 36,1% telur, 45,4% seafood, dan 17,2% ayam.

"Rendahnya persentase protein ayam inilah yang perlu ditingkatkan. Memang saat ini konsumsi ayam masyarakat Indonesia terus meningkat dari 3,8 kg/kapita/tahun pada tahun 2010 menjadi 5,8 kg/kapita /tahun pada tahun 2018. Dan diperkirakan akan meningkat menjadi 7,5 kg/kapita/tahun pada tahun 2023," jelasnya, Selasa (27/10/2020).

Namun, hingga saat ini masih banyak peternakan ayam yang dilakukan secara konvensional dengan menggunakan kandang umbaran sehingga ayam diumbar begitu saja. Melalui program STSP ini proses peternakan ayam dilakukan dengan pendekatan teknologi terpadu melibatkan pengusaha di daerah mulai dari hulu ke hilir.

Peluang Bisnis: Kuy! Tangguk Omzet Gorengan Nan Menggiurkan

Ayam dalam peluang bisnis ini dibudidayakan di dalam kandang ternak bersusun, kotorannya bisa dijadikan pupuk sehingga ayam lebih sehat karena pakan selalu bersih. Selain itu, dalam proses budi daya, ayam akan diberi vaksin sehingga lebih sehat dan berkualitas sehingga risiko ayam mati juga lebih kecil.

Dalam setiap proses peternakan tersebut akan menggunakan teknologi sehingga semua dapat dipantau dan berjalan dengan baik. Kerja sama tersebut disepakati melalui nota kesepahaman bertajuk “Satu Juta Ayam” yang ditandatangani oleh Raja Sapta Oktohari dan Sandiaga Uno yang mewakili Inotek Foundation serta Sachin V. Gopalan selaku perwakilan Ilham Habibie dari Orbit Future Academy.

Penandatanganan nota kesepahaman secara virtual ini disaksikan oleh sekitar 56 orang yang berasal dari kalangan pemerintah, pengusaha, teknopreneur dan lainnya. Turut hadir Eko Putro Adiyanto selaku Staf Khusus Menteri Kementerian Riset & Teknologi/Badan Riset Nasiona Bidang Pendanaan dan Investasi, Nada Darmiyanti selaku Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Kemenristek serta Fachry Thaib selaku Ketua Komite Kadin Timur Tengah.

Anime Kimi No Nawa Diadaptasi Jadi Film Live Action Hollywood

Sementara itu, di dalam kesempatan yang sama Sandiaga Uno mengatakan bahwa kerjasama tersebut dapat menjadi langkah kecil dalam pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan berkontribusi kepada pemulihan ekonomi nasional.

“Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan menggunakan keahlian masa depan di level akar rumput,” ungkapnya.

Para peternak juga akan diberikan pelatihan, pendampingan hingga pendanaan, sehingga ketahanan pangan nasional dalam bentuk peternakan ayam diyakini dapat tercapai.

Klik di Sini untuk Peluang Bisnis Lainnya:

Reseller Online Biskuit Kokola 

Jasa Digital Desain Properti 

Tanaman Buah Dalam Pot

Roti Pendamping Kopi

Pegadaian Mobile

Cacing Sutra

Sumber: Bisnis



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom