Tutup Iklan

Pelempar Mercon ke Rumah Warga Kalikotes Klaten Terancam 20 Tahun Penjara

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN — Bambang Murdoko, pelaku pelempar petasan ke rumah warga RT 001/RW 006, Turen, Ngemplak, Kalikotes, Klaten, pada Selasa (6/8/2019) dini hari lalu terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

Bambang yang ditangkap polisi di dekat Rumah Sakit Bagas Waras Klaten, Rabu (7/8/2019), dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12/1951 dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun penjara.

“Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12/1951 dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun penjara,” jelas Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi kepada wartawan di Mapolres setempat, Kamis (8/8/2019).

Kapolres mengungkapkan polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan Bambang, di antaranya lima mercon tabung berdiameter 4 cm dengan panjang 17 cm dan sejumlah paku usuk, satu pipa berdiameter 3,3 cm sepanjang 16 cm, satu pipa yang sudah dipotong menjadi dua bagian, sejumlah paku reng, bahan mercon, dan lainnya.

Bambang Murdoko mengakui motif utamanya melempar mercon ke rumah milik Sigit Purwanto di Ngemplak, Kalikotes, Klaten, didasari sakit hati. Dia melempar pipa berisi paku dan mercon itu guna menciptakan ketakutan terhadap pemilik rumah.

Aksi pelemparan itu berlangsung spontanitas. “Saya tidak belajar dari Youtube atau lainnya [hanya spontan],” katanya.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian, Bambang pernah menjalin hubungan asmara dengan istri Sigit sebelum Lebaran 2019 lalu. Mereka bertemu di acara reuni SMP kemudian berlanjut menjadi hubungan asmara meski keduanya sama-sama sudah berkeluarga.

Saat memasuki Lebaran 2019, istri Sigit memutuskan mengakhiri hubungannya dengan Bambang dan kembali ke Sigit. Lantaran sakit hati, Bambang kemudian mulai meneror keluarga Sigit.

Tercatat ada tiga kali Bambang meneror keluarga Sigit. Terakhir pada Selasa (6/8/2019) dini hari lalu dengan melemparkan petasan ke rumah Sigit sehingga menimbulkan suara ledakan cukup keras.

Ledakan itu tak hanya membuat istri Sigit dan anaknya ketakutan tapi juga warga lain di sekitarnya. Saat kejadian, Sigit sedang bekerja di Jogja.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Duh, 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI mengakui, kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit yang terinfeksi HIV/AIDS agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Narkoba

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku sudah siap mental untuk hadapi sidang perdana kasus narkoba