Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

 Warga selesai mengakses layanan di Kantor Kecamatan Jebres, Solo, Senin (2/8/2021). (Solopos/Wahyu Prakoso)

SOLOPOS.COM - Warga selesai mengakses layanan di Kantor Kecamatan Jebres, Solo, Senin (2/8/2021). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kecamatan Jebres, Solo, sudah membuka kembali pelayanan di kantor kecamatan mulai Jumat (30/7/2021) setelah sempat tutup karena ada pegawai yang positif corona.

Namun, khusus pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) baru mulai buka pada Rabu (4/2/2021). Camat Jebres, Sulistiarini, menjelaskan petugas sudah memberikan layanan, antara lain legalisasi umum dan pengantar nikah.

Baca Juga: Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Solo Turun Lagi Jadi 72 Persen, Stok Oksigen Aman 

Sedangkan pelayanan adminduk masih dilakukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Solo, Kompleks Balai Kota Solo.

“Untuk pengambilan [dokumentasi kependudukan] masih di Disdukcapil. Pendaftaran adminduk kan sudah online [daring]. Kami membuka help desk untuk membantu masyarakat awam,” katanya kepada Solopos.com, Senin (8/2/2021).

Baca Juga: Adik Ipar Sebut Pemilik Batik Danar Hadi Santosa Doellah Meninggal Positif Covid-19

Sulis mengatakan sejumlah petugas yang mengurusi adminduk baru selesai isolasi mandiri, Selasa (3/8/2021). Pelayanan kantor Kecamatan Jebres beroperasi mulai 07.15 WIB sampai 16.00 WIB setiap hari kerja.

Para petugas rata-rata menerima 80 permohonan dari masyarakat per hari. Ia menjelaskan Kecamatan Jebres memiliki 22 orang aparatur sipil negara dan 14 personel linmas.

Baca Juga: Mal dan Pusat Perbelanjaan Solo Segera Dibuka? Ini Kata Wali Kota Gibran

Jumlah pegawai yang terpapar Covid-19 totalnya 10 orang dan jumlah tersebut termasuk seorang anggota staf meninggal dunia.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kecamatan Jebres Solo menutup sementara pelayanan kepada masyarakat umum di kantor pada Senin (26/7/2021) sampai Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: PPNI Solo: Dyah Ayu Jadi Perawat Ke-11 yang Meninggal Positif Corona

Pelayanan administrasi kependudukan diarahkan ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solo, Kompleks Balai Kota Solo.

Camat Jebres Sulistiarini menjelaskan penutupan sesuai izin Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo karena para pegawai terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: 3 RW Di Sangkrah Solo Dapat Dana Hibah Rp2 Miliar, Ini Peruntukannya

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Kupas Tuntas Tema Populer Kesehatan dari Studio RS JIH Solo

RS JIH Solo membangun studio khusus untuk talkshow edukasi membahas tema-tema kesehatan dengan dokter-dokter ahli.

Laju Positif Sektor Pertanian Saat Pandemi, Ada Peran Pemerintah dan Generasi Milenial

Pertanian menjadi sektor yang memiliki laju positif karena peran pemerintah dan adanya keterlibatan generasi muda atau milenial dalam dunia pertanian.

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.

Ditanya Soal Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Menko Airlangga: Masih Jauh Itu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di acara haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021)

Psywar ke AHHA PS Pati Berlanjut, Gibran: Sponsor Persis Solo Lebih Banyak sampai Jersey-ne Kebak

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melanjutkan psywar kepada AHHA PS Pati dengan menyebut sponsor Persis Solo lebih banyak.

Masjid Tertua di Sragen Ini Simpan Pusaka dari Raja Keraton Solo PB IV, Begini Ceritanya

Salah satu masjid tertua di Sragen yang terletak di Jetiskarangpung, Kalijambe, ternyata juga menyimpan pusaka pemberian Raja Solo.

Pengumuman PPPK Ditunda, Guru Honorer di Solo Pasrah

Guru honorer di Solo mengaku pasrah dengan adanya penundaan pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Solo Tuan Rumah Liga 2 Grup C, Komisi X DPR: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru!

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diingatkan agar berhati-hati dalam pelaksanaan pertandingan Liga 2 Tahun 2021 Grup C di Stadion Manahan.

Lokasi Perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten Ternyata Pernah Dipindah Lho...

Tradisi Yaa Qowiyyu yang digelar setiap bulan Sapar di Jatinom, Klaten, ternyata pernah dipindahkan ke tempat lain.

Bermodal Seragam Loreng, Warga Klaten Curi Aki Motor di Banmati Sukoharjo

Seorang warga Wonosari, Klaten, yang menyamar dengan memakai baju loreng mirip seragam TNI tepergok curi aki sepeda motor di Banmati, Sukoharjo.