Pelatihan Desa Wisata Bakal Digelar Lagi, Desa di Wonogiri Diminta Bersiap

Pemkab Wonogiri akan kembali menggelar pelatihan desa wisata dengan anggaran dari DAK senilai Rp110 juta.

 Huruf timbul bertuliskan Watu Cenik berada di area objek wisata Watu Cenik, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jumat (16/9/2022). (Solopos.com/Luthfi Shobri M.)

SOLOPOS.COM - Huruf timbul bertuliskan Watu Cenik berada di area objek wisata Watu Cenik, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jumat (16/9/2022). (Solopos.com/Luthfi Shobri M.)

Solopos.com, WONOGIRI–Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri bakal kembali menggelar sosialisasi dan pelatihan desa wisata. Pemerintah desa (Pemdes) yang berminat mengajukan desanya sebagai desa wisata diminta mempersiapkan diri.

Sosialisasi itu dijadwalkan berlangsung selama sebulan, mulai awal-akhir Oktober 2022. Sementara pelatihannya dimulai pada November 2022. Kegiatan itu diadakan tahunan dan menggunakan anggaran senilai Rp110 juta yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Jumlah desa di Wonogiri yang telah ditetapkan menjadi desa wisata berjumlah enam. Jumlah itu meliputi Desa Sendang (Kecamatan Wonogiri), Conto (Kecamatan Bulukerto), Kepuhsari (Kecamatan Manyaran), Paranggupito (Kecamatan Paranggupito), Karang Lor (Kecamatan Manyaran), dan Sumberejo (Kecamatan Batuwarno).

Sebagai desa wisata, keenam desa itu berhak diberi bantuan pengembangan yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi (Bankeuprov) per tahun.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Wonogiri, Nunik Haryuni, menilai pembentukan desa wisata merupakan hal penting. Sebab hal itu menunjukkan warga desa setempat dapat berinovasi dan mengembangkan potensi di desanya.

“Desa wisata itu juga dapat menjadi simbol peningkatan ekonomi kerakyatan. Untuk itu setiap tahun digelar sosialisasi dan pelatihan. Tahun ini [2022], kami menarget sekitar delapan desa yang mengikuti pelatihan luring. Meski begitu, desa-desa lain juga dapat mengikutinya secara daring, biar seluruh warga desa di Wonogiri tahu,” kata Nunik, Jumat (23/9/2022).

Dalam sosialisasi dan pelatihan itu nantinya setiap peserta diberi pengertian mendalam mengenai desa wisata, tujuannya, dan bagaimana mengembangkannya. Nunik menekankan, pelatihan itu juga tak sebatas hanya menjelaskan mekanisme setiap desa mengajukan diri sebagai desa wisata.

“Tujuannya biar setelah ditetapkan sebagai desa wisata, desa tersebut tetap bisa mengembangkan potensi yang ada. Biar potensi wisatanya tetap hidup karena ditunjang bankeuprov setiap tahunnya,” ungkapnya.

Pada 2021, masing-masing desa wisata mendapat bantuan senilai Rp100 juta. Anggaran itu digunakan untuk pengembangan desa wisata.

Namun, progres desa wisata paling baik baru di Desa Conto. Sementara desa lain yang mulai menunjukkan perkembangan baiknya, kata Nunik, Desa Paranggupito.

Ia juga menyebut setiap desa memiliki potensi untuk menjadi desa wisata. Hal itu mulai dari potensi alam, budaya, hingga kuliner.

Sebagai contoh Desa Sendang dan Conto, keduanya memiliki potensi alam dan pertanian yang dikembangkan warganya. Sedangkan Desa Kepuhsari mengembangkan potensi budaya, yakni kerajinan wayang.

“Jadi meskipun tidak punya modal potensi alam, tetap bisa menjadi desa wisata. Poin pentingnya tinggal bagaimana warga melihat potensi yang ada, lalu dikembangkan dan memunculkan potensi ekonomi lainnya,” imbuhnya.

Di luar enam desa yang ditetapkan menjadi desa wisata, terdapat tiga desa di Wonogiri yang merintis sebagai desa wisata. Salah satu yakni Desa Keloran, Kecamatan Selogiri.

Kepala Desa (Kades) Keloran, Sumaryanto, membenarkan hal itu. Ia juga mengaku pernah menerima pelatihan sebagai bekal mengajukan desa wisata. Namun, Desa Keloran belum kunjung ditetapkan sebagai desa wisata.

Sebagai desa wisata rintisan, Desa Keloran mengunggulkan potensi alam , yakni Air Terjun Melati. Objek wisata itu sempat viral dan didatangi banyak orang beberapa tahun lalu.

Namun hingga kini, pembangunan Air Terjun Melati tak berkembang. Pandemi Covid-19 berdampak pada sepinya pengunjung. Sementara akses jalannya dinilai masih sulit dilalui kendaraan.

“Selama ini sudah diupayakan untuk selesai, tapi saya akui belum banyak warga yang merespons positif. Soalnya selama ini lebih banyak mengandalkan dana swadaya dan itu tergantung semangat seluruh warga,” katanya kepada Solopos.com, Rabu (28/9/2022).

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      DAPM Karanganyar Sumbang Rp19 Juta bagi Korban Gempa Cianjur

      Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kabupaten Karanganyar menyerahkan bantuan Rp19 juta untuk korban gempa bumi di Cianjur melalui PMI

      Kaum Boro Bikin Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkades Wonogiri Tak Optimal

      Mayoritas warga yang absen atau tak menggunakan hak pilihnya di Pilkades Wonogiri berstatus kaum boro.

      STB Mahal dan Langka, Politikus Golkar Henry Indraguna Menduga Ada Penimbunan

      Politikus Partai Golkar Henry Indraguna menduga ada mafia yang sengaja menimbun set top box atau STB sehingga kini menjadi barang langka dan harganya mahal di mana-mana.

      Mobil Damkar & Derek Disiagakan di Jl. Solo-Jogja saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Mobil Damkar Klaten disiagakan di sepanjang jalan raya Solo-Jogja selama putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

      Persiapan Seleksi, Pesantren Mahasiswa UMS Siapkan 180 Kuota Santri Baru

      Pesantren mahasiswa (Pesma) K.H Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) siap menyambut 180 kuota mahasantri baru 2023/2024.

      Hilang Hampir Sebulan, Warga Jatisrono Wonogiri Ditemukan Meninggal di Hutan

      Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk di Kawasan Hutan Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Perhutani Plalar, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (8/12/2022) malam.

      Nikahan Kaesang-Erina, 32 Pesawat Carter Mendarat di Bandara Adi Soemarmo

      Bandara Adi Soemarmo Solo mendapatkan konfirmasi lebih dari 30 pesawat carter atau jet pribadi akan mendarat di bandara tersebut mengangkut tamu acara nikahan Kaesang-Erina.

      Boyolali Segera Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok, Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

      Boyolali segera miliki Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

      Satpol PP Klaten Copoti Banner Dukungan Pencapresan Ganjar Pranowo

      Satpol PP dan Damkar Klaten mencopoti sejumlah banner dukungan pencapresan Ganjar Pranowo di Jl. Jogja-Solo, Jumat (9/12/2022).

      Batal Angkut Tamu Nikahan Kaesang di Solo, Tukang Becak Merasa Dianaktirikan

      Tukang becak di Kota Solo mengaku merasa dianaktirikan setelah dipastikan batal dipakai untuk mengangkut tamu nikahan Kaesang, Minggu (11/12/2022).

      Kreatif! Siswa SDN 5 Juwangi Boyolali Bikin Gaun "Mewah" dari Barang Bekas

      SDN 5 Juwangi yang tergabung dalam komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) Boyolali mengadakan School Expo, Kamis (8/12/2022)

      Tak Bayar Upah Sesuai UMK 2023, Pengusaha di Sragen Bisa Dipidana

      Disnaker Sragen menyosialisasikan UMK 2023 kepada pihak terkait. Perusahaan diminta taat dengan membayar upah sesuai UMK 2023 mulai tahun depan.

      Selamat! Kiai Haji Hartoyo Jadi Ketua MUI Klaten Periode 2022-2027

      Kiai Haji (KH) Hartoyo terpilih sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Klaten periode 2022-2027.

      Berkah Nikahan Kaesang bagi Wulan, Dapat Order Karangan Bunga Sejumlah Kedubes

      Salah satu toko bunga di Pasar Kembang, Solo, mendapatkan berkah dari acara nikahan Kaesang-Erina karena mendapat banyak pesanan dari kedutaan besar sejumlah negara.

      Hindari Mangkunegaran Solo saat Nikahan Kaesang-Erina, Ini Jalur Pengalihannya

      Polda Jateng menyiapkan jalur-jalur pengalihan arus lalu lintas bagi warga untuk menghindari kepadatan di area sekitar Pura Mangkunegaran Solo saat acara nikahan Kaesang-Erina, Minggu (11/12/2022).

      Pilkades Sukoharjo Selesai Tanpa Kericuhan, Pelantikan Dijadwalkan 21 Desember

      Pilkades serentak di Sukoharjo diklaim kondusif tanpa laporan kericuhan.