Pelatih Persis Solo Agus Yuwono Mundur: Baru Kali Ini Ada Kekonyolan!
Pagar pembatas tribune di Stadion Wilis Madiun yang dirusak para suporter saat pertandingan Persis Solo melawan Martapura FC, Minggu (14/7/2019). (Abdul Jalil-Madiunpos.com)

Solopos.com, MALANG -- Persis Solo kini bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Sang arsitek Agus Yuwono kini mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala seusai laga kontra Martapura FC, Minggu (14/7/2019).

Keputusan itu menyisakan tanda tanya. Apa yang sebenarnya melatarbelakangi keputusan pelatih yang akrab disapa AY tersebut untuk menanggalkan tanggung jawabnya saat kompetisi sedang bergulir. “Saya sudah balik Malang. Ini sedang di lapangan. Saya mundur dari pelatih,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Senin (15/7/2019).

Dia mengatakan keputusan itu terjadi karena akumulasi atas kekecewaannya melihat ketidakberesan manajemen Persis Solo selama ini. Selain itu, Sekjen Persis Dedi M Lawe juga sudah mengatakan akan melakukan evaluasi saat timnya tak dapat meraih poin penuh saat menghadapi Martapura FC.

Dalam pertandingan itu, manajemen melakukan keteledoran dalam mendaftarkan nomor punggung pemain dan ketidaksesuaiannya dengan nomor punggung pada jersey. Pemain baru Persis, M. Shulton Fajar, yang didaftarkan dengan nomor punggung 44, mendapat jersey bernomor 94.

Hal itu membuat pemain bersangkutan tak bisa ikut bermain dan Laskar Sambernyawa terpaksa bermain hanya dengan 10 orang di laga tersebut. Hal itu membuat Persis hanya mampu berbagi angka dengan Martapura FC.

“Pernyataan itu jelas [dari Dedi M. Lawe]. Di grup juga sudah bilang, kalau tidak tiga poin akan dievaluasi. Memang, tak perlu menyampaikan kalau menang begini, kalau kalah begitu,” papar dia.

Agus Yuwono alias AY menyalahkan manajemen yang tak mampu mengurus masalah jersey. Selama berkarier sebagai pemain maupun pelatih di dunia sepak bola Tanah Air, kejadian salah tulis pada daftar susunan pemain (DSP) dengan nomor punggung yang dikenakan pemain baru kali itu ia alami.

“Baru kali ini ada kekonyolan selama karier saya,” terang mantan pemain Persema Malang itu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom