Pelanggan Subsidi 450 VA di Sragen Paling Dominan, Begini Penjelasan PLN

Jumlah pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA di Sragen ternyata paling dominan, yakni mencapai 104.004 pelanggan atau 48,98% dari total pelanggan 212.346 pelanggan.

 Manager ULP PLN Sragen Azwar Dwiartanto menjelaskan tentang pelanggan PLN yang ada di Sragen saat berbincang dengan wartawan, Senin (19/9/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Manager ULP PLN Sragen Azwar Dwiartanto menjelaskan tentang pelanggan PLN yang ada di Sragen saat berbincang dengan wartawan, Senin (19/9/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN—PT PLN memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 VA. Daya listrik 450 VA juga tidak akan dinaikkan menjadi 900 VA dan tidak ada perubahan tarif listrik.

Jumlah pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA di Sragen ternyata paling dominan, yakni mencapai 104.004 pelanggan atau 48,98% dari total pelanggan 212.346 pelanggan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sragen, Azwar Dwiartanto, saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Senin (19/9/2022), mengungkapkan pelanggan 450 VA di Sragen masih dominan, yakni 104.004 pelanggan dari total pelanggan per Agustus 2022 sebanyak 212.346 pelanggan.

Dia menyebut pelanggan subsidi untuk daya 900 VA di Sragen hanya 11.609 pelanggan dan pelanggan nonsubsidi dengan daya 900 VA sebanyak 55.994 pelanggan, selebihnya merupakan pelanggan di atas daya tersebut.

Baca Juga: Menteri ESDM Bantah Penghapusan Listrik 450 VA

“Memang di Sragen pelanggan mayoritas masih 450 VA. Bagi PLN penentuan pelanggan rumah tangga yang berhak mendapatkan subsidi itu didasarkan pada data terpadu kesejahteraan sosial atau DTKS. Data itu yang dijadikan acuan PLN. Sampai tahun ini masih ada pemasangan baru untuk daya 450 VA selama namanya masuk DTKS,” ujar dia.

Azwar menerangkan untuk membantu mereka kadang ada iuran dari teman-teman karyawan PLN untuk berbagi kepada mereka.

Dia mengatakan program berbagi ini ditawarkan kepada petugas di lapangan bila ada rumah tangga yang belum berlistrik atau menyalur listrik ke tetangga maka rumah tangga itulah yang menjadi sasaran berbagi.

Dia mengatakan untuk pemasangan daya 450VA itu Rp450.000. Biasanya untuk tarif subsidi, kata dia, ada diskon sehingga bayarnya sekitar Rp300.000/pelanggan.

Baca Juga: PLN Pastikan Tidak Hapus Daya Listrik 450 VA

“Bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan tetapi tidak masuk DTKS bisa diarahkan ke Yayasan Baitul Maal PLN di Solo. Kemarin kami mengusulkan 17 rumah tangga dan ternyata bisa disetujui 11 rumah tangga karena yang lainnya tidak bersedia bila masuk dalam pelanggan nonsubsidi,” jelasnya.

Azwar menerangkan PLN menggandeng pihak ketiga dalam penarikan tagihan penggunakan daya, terutama bagi pelanggan pascabayar atau pemakaian dulu baru dibayarkan sesuai penggunaan.

Dia menerangkan batas waktu pebayaran maksimal setiap tanggal 20. Bila lewat dari tanggal tersebut, kata dia, sudah masuk tunggakan.

“Pelanggan yang menunggak itu biasanya 15.000-16.000 rumah tangga tetapi sudah langsung bisa terselesaikan setiap akhir bulan. Kami sudah sosialisasi lewat Surat Edaran Bupati supaya pembayaran listrik tepat waktu,” ujar dia.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 5 Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Ganti Musim, BPBD Karanganyar: Waspada Bencana Alam

      Hujan dengan intensitas rendah, sedang, hingga lebat sudah terjadi di wilayah Karanganyar dalam beberapa hari terakhir.

      Sudah Musim Penghujan, BPBD Sragen Masih Lakukan Dropping Air

      Kepala BPBD Sragen, Agus Cahyono, mengatakan dropping air dilakukan di wilayah sisi utara Bengawan Solo.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa disimak di sini.

      Ustaz Adi Hidayat akan Isi Pengajian Muktamar Muhammadiyah Solo Akhir Pekan Ini

      Tabligh Akbar itu bakal diikuti warga persyarikatan Muhammadiyah se-Soloraya secara daring dan luring. Diperkirakan ada 100.000 jemaah yang bakal mengikuti acara.

      Agenda Solo Hari Ini: Fashion Show By Sosialita di SBF, Krenova di STP

      Agenda Kota Solo hari ini, Rabu (5/10/2022), akan ada Fashion Show By Sosialita di Solo Batik Fashion, Krenova Subosukawonosraten di Solo Technopark dan wayang orang di GWO Sriwedari.

      Stok Vaksin Covid-19 di Solo Habis, Ini Langkah Wali Kota Gibran

      Stok vaksin Covid-19 di Solo habis sejak awal Oktober dan sudah mengajukan stok ke Dinkes Jateng

      Tekan Inflasi, Klaten Galakkan Tanam Sejuta Pohon Cabai

      Pemkab Klaten menggalakkan menanam sejuta pohon cabai sebagai upaya menekan inflasi.

      Berlokasi di Perbatasan Sukoharjo-Karanganyar, Pasar Sedayu Milik Sukoharjo

      Pasar Sedayu terdapat 34 pedagang kios dan 132 pedagang los yang mayoritas menjajakan busana, bahan makanan berupa sayuran, makanan ringan, dan kebutuhan pokok, serta hewan ternak.

      Kepiting Jadi Program Andalan Puskesmas Juwangi Boyolali Tekan Angka Stunting

      Program Kepiting bertujuan memantau dan mengendalikan angka stunting di Kecamatan Juwangi.

      Kabel PT Telkom Senilai Puluhan Juta Rupiah Dicuri, Begini Cara Pelaku Beraksi

      Sindikat pencuri kabel Telkom membawa beragam peralatan seperti linggis, kapak, pasak hingga balok kayu untuk mempermudah mengangkat gulungan kabel.

      HUT Ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo Undang Tukang Becak Makan Bersama

      Dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo mengundang tukang becak, pemulung, penyapu jalanan, dan petugas kebersihan makan bersama.

      Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini: Berawan lalu Gerimis saat Sore

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Rabu (5/10/2022), diprediksi berawan saat pagi hingga siang kemudian hujan dengan intensitas ringan saat sore.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: Aman! Berawan Pagi hingga Malam

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini, Rabu (5/10/2022) diprediksi berawan sepanjang hari menurut BMKG.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022, Lebih Bersahabat

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.