Tutup Iklan

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Belum Ditetapkan Tersangka, Kok Bisa?

Seorang perempuan menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

 Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)

Solopos.com, SLEMAN — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum menetapkan HA, pelaku tabrak lari di daerah Moyudan sebagai tersangka.

Padahal, warga Purworejo tersebut sudah jelas-jelas menjadi pelaku tabrak lari yang menyebabkan seorang perempuan pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Kanit Laka Satlantas Polres Sleman, Iptu Galan Adi Darmawan, mengatakan saat ini pihaknya memang belum menetapkan HA sebagai tersangka. Meski demikian, polisi telah mengantongi sejumlah alat bukti yang bisa digunakan untuk menaikan status pelaku tabrak lari itu sebagai tersangka.

Baca juga: Pelaku Tabrak Lari di Sleman Tertangkap, Ini Identitasnya

“Kami sudah memiliki alat bukti yang cukup. Kemudian kami masih melakukan pemeriksaan awal. Kemudian akan dilakukan gelar perkara untuk nanti menetapkan sebagai tersangka,” ujar Galan dikutip dari Detik.com, Rabu (20/10/2021).

Galan mengatakan HA ditangkap di rumahnya di daerah Purworejo, Jawa Tengah (Jateng), Rabu siang sekitar pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, ia dibawa ke Polres Sleman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku sudah kita amankan di rumahnya daerah Purworejo, Jawa Tengah jam 11 tadi. Laki-laki inisial HA (32) warga Purworejo. Kami bawa ke Polres Sleman untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Galan.

Pelaku, kata Galan, ditangkap setelah polisi menemukan pelat kendaraan di tempat kejadian perkara (TKP). Berbekal pelat kendaraan itu polisi menangkap pelaku yang kabur menggunakan bus ke Purworejo dan meninggalkan mobilnya di SPBU Kadipiro.

Baca juga: Ih! Pria di Banyuwangi Onani Sambil Naik Motor

“[Kabur] Katanya panik. Nanti kami perdalam lagi saat pemeriksaan di kantor,” jelasnya.

Sebelumnya, kecelakaan tabrak lari mobil dan sepeda motor terjadi di Kabupaten Sleman, Selasa (19/10/2021) malam. Dalam kejadian itu, seorang perempuan muda meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Gedongan-Klangon, tepatnya di Bulak Klampis, Kalurahan Sumberrahayu, Kapanewon Moyudan, Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban meninggal diketahui perempuan berinisial IN, 21, warga Sedayu Bantul. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Varia berpelat nomor AB 3507 DB. Sementara pelaku menggunakan mobil Daihatsu Xenia berpelat nomor B 1474 UFK.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kronologi Penangkapan Siskaeee, Wanita Pamer Genitalia di Bandara YIA

Aparat Polda DIY menjelaskan kronologi penangkapan Siskaeee, perempuan yang diduga merekam dengan video aksi ekshibisionisme di Bandara YIA, Kulonprogo, dan viral di medsos.

Polisi Ungkap Fakta Baru Diduga Siskaeee Pamer Payudara-Kelamin di YIA

Polisi mengungkap bahwa kasus eksibisionis yang dilakukan perempuan diduga Siskaeee di Bandara YIA menjadi catatan penting bagi Polres Kulonprogo.

Banjir Lahar Dingin Merapi, Bupati Sleman Tetapkan Tanggap Darurat

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menetapkan status tanggap darurat bencana banjir lahar dingin Gunung Merapi.

Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Lahar Dingin Merapi

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menetapkan status tanggap darurat banjir lahar dingin Merapi agar upaya penanganannya bisa lebih cepat dilakukan.

Kunjungi Seniman Bantul, Rachmat Gobel Pesan 6 Robot dari Motor Rosok

Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel mengapresiasi usaha kreatif Eri Sudarmono, 42, warga Bantul yang menyulap motor tua menjadi replika robot.

Libur Akhir Tahun Mau Ke Jogja? Ketahui Dulu 3 Lokasi Penyekatan Ini

Penyekatan akan kembali dilakukan Pemprov DIY di tiga lokasi pada libur Nataru mendatang. Akan ada pemeriksaan sampel pula untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Dinas Kebudayaan DIY Salurkan Gamelan ke Pesantren, Jadi Media Dakwah

Dinas Kebudayaan DIY menyalurkan seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro kepada sejumlah pesantren.

Bikin Susah, Warga Nanggulan Tolak Penambangan Pasir Kali Progo

Sejumlah warga dari Kapanewon (Kecamatan) Nanggulan, Kulonprogo, mengeluhkan aktivitas penambangan pasir di sekitar Kali Progo.

Disdikpora Bantul Usulkan Gerakan Pasermas Lidi, Apa Maksudnya?

Disdikpora Bantul mengatakan, secara regulasi belum ada aturan yang mengatur keterlibatan masyarakat itu dalam dunia pendidikan.

Pemkot Jogja Tidak Lakukan Pendataan Jaminan Sosial 2021, Ini Alasannya

Pemerintah Kota Jogja tidak mendata ulang keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial pada 2021. Pemkot menggunakan data tahun lalu.

Ini Dia! Sosok Siskaeee yang Disebut Pamer Organ Vital di Bandara YIA

Sosok pengguna akun siskaeee tengah ramai dibicarakan setelah video viral perempuan yang memamerkan payudara dan alat vital di Bandara YIA.

Tak Ada CCTV, Tempat Diduga Siskaeee Pamer Payudara-Kelamin di YIA

Perempuan diduga Siskaeee melakukan aksi eksibisionisme di akses jalan penghubung antara lantai satu dan dua parkir Bandara YIA yang tidak terpasang cctv dan jarang dilalui orang.

Kata Bandara YIA Soal Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di Parkiran

PT AP I (Persero) selaku pengelola Bandara YIA merasa dirugikan oleh perempuan yang melakukan aksi eksibisionisme, yakni pamer payudara dan kemaluan di lantai dua parkir Bandara YIA.

+ PLUS PKL Harus Pindah agar Malioboro Menjadi Mirip Orchard Road

Konsep besar yang segera direlisasikan adalah mengembangkan Malioboro menjadi seperti kawasan Orchard Road di Singapura. Basisnya adalah penataan dan pemberdayaan sumbu filosofis keraton dan Kota Jogja.

Polisi Kantongi Identitas Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di YIA

Polres Kulonprogo mengantongi identitas perempuan yang diduga melakukan aksi eksibisionisme di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Terbaru, Soal Kasus Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di Bandara YIA

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mendesak polisi menyelesaikan kasus video viral perempuan memamerkan payudara dan alat kelamin di Bandara YIA.