Pelaku Pengeroyokan Pelajar SMA Hingga Tewas di Bandung Ditangkap

Pelaku pengeroyokan pelajar SMA hingga tewas di Jalan Aceh, Bandung, dibekuk jajaran Polsek Bandung Wetan di Bandung.

 
Polisi menunjukkan tiga pelaku pengeroyokan anak SMA hingga tewas di Bandung. (Antara)

SOLOPOS.COM - Polisi menunjukkan tiga pelaku pengeroyokan anak SMA hingga tewas di Bandung. (Antara)

Solopos.com, BANDUNG — Pelaku pengeroyokan pelajar SMA hingga tewas di Jalan Aceh, Bandung, dibekuk jajaran Polsek Bandung Wetan di Bandung. Pelaku berjumlah tiga orang, yakni berinisial VS, 19, SP, 22, dan IA, 18.

PromosiPembangunan Kawasan Inti Ibu Kota Baru Masih Menunggu Alokasi Biaya

Kepala Polsek (Kapolsek) Bandung Wetan, Komisaris Polisi (Kompol) Asep Saepudin, mengatakan, tewasnya MI, 16, oleh para pelaku pengeroyokan itu dipicu hal sepele. Yakni karena secangkir kopi yang tumpah ke VS. Akibat insiden itu, para pelaku dan MI bersitegang.

“Setelah bersitegang itu mereka bergerak membubarkan diri, namun setelah bubar mereka kejar-kejaran hingga berkelahi,” kata Saepudin, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.

Baca juga: Ketua MPR Bamsoet Kecelakaan saat Reli di Bekasi, Begini Kondisinya

Awalnya, kata dia, perkelahian itu hanya melibatkan VS dan MI. Namun setelahnya VS dibantu dua rekannya, SP dan IA. SP berperan sebagai pengendara motor dan mengawasi situasi. Sedangkan IA turut menganiaya pelajar SMA Bandung, MI memakai tangan kosong.

Saat berkelahi, VS diduga membawa senjata tajam hingga diduga menusuk tubuh MI sebanyak tiga kali. Lalu rekan MI berinisial TM, 16, yang berupaya membantu temannya itu juga terluka karena tusukan.

“Kemudian para korban dibawa ke rumah sakit, dan MI meninggal dunia. Sedangkan TM bisa diselamatkan,” kata Saepudin.

Baca juga: Waduh, 19 Kabupaten/Kota Sempat Alami Lonjakan Kasus Covid-19

“Para pelaku sudah keluar sekolah dan putus sekolah, tapi usianya rata-rata di atas 18 tahun. Pisau itu disiapkan dari rumah untuk jaga-jaga, sehingga mereka gunakan pisau itu,” kata dia dikutip dari Antara.

Akibatnya para pelaku pengeroyokan pelajar SMA di Bandung tersebut dijerat pasal 338 juncto pasal 170 KUHP karena telah mengakibatkan seseorang meninggal dunia. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Investor Batu Bara Gugat Yusuf Mansur setelah Bersabar 11 Tahun

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur. 

Investor Yusuf Mansur Kirim Surat Terbuka kepada MUI, Ini Isinya

Alasan surat terbuka itu ditujukan ke MUI karena Yusuf Mansur selalu membawa nama agama di setiap investasi yang digalangnya.

Ada Padat Karya Irigasi di 750 Desa di Jateng & Jatim, Ini Pengumuman BBWSBS

Padat karya irigasi yang akan digelar di 750 desa di Jateng dan Jatim ini bagian dari program P3-TGAI yang menyasar desa di seluruh Indonesia.

+ PLUS Mandau Terbang dan Jejak Peradaban Logam di Kalimantan

Cerita mandau terbang dan jejak peradaban logam dari kajian pengolahan logam di Kalimantan.

Premium, Ini Rekomendasi 6 Jam Tangan Pria Terbaik 2022

Berikut rekomendasi lima jam tangan pria premium terbaik di 2022.

Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Dipidana? Ini Kata ICW

Tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta untuk diselesaikan dengan cara pengembalian kerugian keuangan negara.

Menkes: Covid-19 Akan Melejit Tapi Bergejala Ringan

Menkes menjelaskan ciri-ciri dari Covid-19 varian Omicron yaitu tingkat perawatan di rumah sakit lebih rendah.

Destinasi Wisata di Kepulauan Mentawai Tarik Perhatian Pesohor Dunia

Keindahan pantai dan ombak di pantai kawasan Kepulauan Mentawai membuat pesohor dunia mendatangi Tanah Air.

+ PLUS Memberi Uang Tanda Terima Kasih kepada Aparat, Wajar atau Tidak?

Sebanyak 17,63 persen masyarakat membayar uang melebihi ketentuan, baik ketika mengakses layanan secara sendiri maupun melalui perantara pada 2021.

Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Wanti-Wanti Presiden Jokowi

Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati dengan lonjakan kasus Covid-19 yang diprediksi terjadi beberapa hari ke depan.

42 Dosen Baru Ikuti Pekerti di UMS, Ini Tujuannya

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 42 peserta yang terdiri atas 32 dosen di lingkungan UMS dan 10 dosen di luar lingkungan UMS.

Malang Digoyang Gempa Magnitudo 5,2

Pusat gempa berada di 445 kilometer di tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 kilometer.

Jokowi Minta Korpri Jadi Pencetus Bukan Pengikut

Kepala Negara meminta Korpri bersikap terbuka, dengan menghilangkan semua ego, baik ego sektoral, ego daerah, hingga ego ilmu.

Presiden: ASN Terlalu Lama di Zona Nyaman

Zona nyaman ASN itu berakibat pada kurang produktifnya kinerja aparatur negara itu.

UNS Buka Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Buruan Daftar

Sejak 2021, D4 Kebidanan FK UNS sudah tidak menerima mahasiswa baru dan pada 2022 ini resmi menjadi Sarjana Kebidanan.