Pelajar SMP Kudus Sajikan Barongsai saat Sincia

Sincia di aula SMP Kanisius di Jl. Yos Sudarso Kudus, diawali dengan misa Imlek yang dipimpin oleh pemuka agama setempat.

Minggu, 26 Januari 2020 - 20:50 WIB Penulis: Newswire Editor: Rahmat Wibisono | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Sejumlah siswa SMP Kanisius Kudus, Jawa Tengah melakukan atraksi barongsai dalam rangka sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di aula SMP Kanisius di Jl. Yos Sudarso, Kudus, Jawa tengah, Jumat (24/1/2020). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Ratusan pelajar SMP Kanisius Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020), menggelar sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek dengan menggelar atraksi barongsai, liong, wushu, dan membagi-bagikan kue keranjang.

Sincia di aula SMP Kanisius di Jl. Yos Sudarso Kudus, diawali dengan misa Imlek yang dipimpin oleh pemuka agama setempat. Selanjutnya, sekitar 256 pelajar tersebut menggelar pertunjukan wushu, barongsai, maupun liong sebagai keseniaan khas China yang diperagakan oleh puluhan pelajar SMP Kanisius dari siswa kelas VII hingga akhir.

Sebelum perayaan Tahun Baru Imlek berakhir, ratusan siswa mendapatkan kue keranjang dan angpao yang menjadi kebudayaan khas masyarakat Tionghoa sebagai wujud syukur menyambut datangnya Tahun Baru 2571 Imlek yang jatuh pada 25 Februari 2020. “Peringatan Imlek memang menjadi agenda rutin setiap tahun yang dimulai beberapa tahun yang lalu. Terlebih lagi, mayoritas siswanya merupakan keturunan Tionghoa,” kata Wakil Kepala SMP Kanisius Heri Christanto.

Ia mengingatkan bahwa etnis Tionghoa juga warga Indonesia sehingga kegiatan itu juga dalam rangka untuk memupuk persatuan meskipun berbeda ras. “Seluruh siswa itu adalah satu, yakni satu Indonesia,” katanya.

Selama ini, kata dia, siswanya sudah terbiasa memperingati sejumlah hari besar keagamaan. Dengan menggelar peringatan hari besar keagamaan sejumlah umat beragama, diharapkan memupuk semangat pluralisme para siswa dalam menghargai keberagaman antarumat beragama.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap orang tua siswa yang memberikan angpau sehingga bisa terkumpul angpau hingga ratusan amplop. “Masing-masing amplop berisi uang senilai Rp12.000,” ujarnya.

Terkait dengan kepiawaian para siswa memperagakan atraksi barongsai, wushu, maupun liong, katanya, di sekolah memang ada kegiatan ekstra, baik wushu, barongsai, dan liong.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jateng Korban Meninggal dalam Kecelakaan Tol Semarang-Solo Bertambah, Total 6 Orang 1 jam yang lalu

HEADLINE jateng Polisi Periksa 7 Pengemudi Mobil dalam Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang 5 jam yang lalu

HEADLINE jateng Asyik, Semarang Sediakan 250 Sepeda Motor Listrik untuk Wisatawan 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Mobil Tabrak Pohon di Depan Kodam Diponegoro, 1 Nyawa Melayang 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Pendukung Anies Baswedan Capres 2024 Gelar Deklarasi di Semarang 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Alpokat Kalibening, Varietas Ambarawa yang Pernah Dipamerkan di Istana Negara 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Polisi: Sopir Alami Microsleep 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Diduga Tenggelam, Nelayan Cilacap Tiba-Tiba Hilang saat Cari Benur 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kronologi Truk Bermuatan Kelapa Seruduk Sepeda Motor di JLS Salatiga 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Semarang & Kendal Diguyur Hujan Es, BMKG: Dipicu Awan Kumulonimbus 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Minibus Tabrak Truk di Tol Semarang-Solo, Ini Daftar Korban Meninggal 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Truk Muatan Kelapa Seruduk Sepeda Motor di Salatiga, Tiga Orang Meninggal 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang - Solo, 5 Nyawa Melayang 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kecelakaan Maut di Tol Semarang - Solo: Minibus Sundul Truk, 5 Meninggal 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Cerita Penjual Akik di Pasar Dargo Semarang, Bertahan Meski Tak Semanis Dulu 1 hari yang lalu