Pelajar SMP Asal Bayat Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Solo-Jogja Wilayah Klaten

Kecelakaan lalu lintas itu bermula saat MF mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 6376 DQ dari arah selatan ke utara alias Jogja ke Solo.

 Pesepeda melintas di dekat mobil unit kecelakaan Satlantas Polres Klaten yang mengangkut sepeda motor pelajar SMP korban kecelakaandi Jalan Solo-Jogja, Belangwetan, Klaten, Kamis (3/6/2021). (Solopos-Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Pesepeda melintas di dekat mobil unit kecelakaan Satlantas Polres Klaten yang mengangkut sepeda motor pelajar SMP korban kecelakaandi Jalan Solo-Jogja, Belangwetan, Klaten, Kamis (3/6/2021). (Solopos-Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Seorang pelajar SMP asal Bayat, Klaten, MF, menjadi korban tabrak lari di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di dekat perempatan Pasar Plembon, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Kamis (3/6/2021) pukul 10.30 WIB.

Pelajar perempuan itu meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala dan tangan setelah tertabrak truk dari arah belakang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan lalu lintas itu bermula saat MF mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 6376 DQ dari arah selatan ke utara alias Jogja ke Solo.

Baca juga: 6 Kali Kemalingan, Bakul Soto di Tonggalan Klaten Tak Pernah Lapor Polisi

Saat itu, MF mengendarai sepeda motor seorang diri. Tiba di lokasi kejadian, laju kendaraan MF diarahkan agak ke tengah jalan karena ingin menghindari sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Belangwetan.

Melarikan Diri

Namun nahas pada saat bersamaan, sepeda motor yang ditumpangi MF ditabrak truk dari arah belakang. MF meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala dan tangan. Di sisi lain, pengemudi truk sekaligus penabrak MF langsung melarikan diri ke arah Solo.

"Saya itu hendak pulang dari Pasar Plembon [ke arah Belangwetan, Klaten Utara]. Saat lihat arah selatan, ada orang yang tergeletak di jalan. Infonya habis ditabrak truk. Saya dekati tapi saya enggak berani mengangkatnya. Saya hanya mengatur arus lalu lintas dari arah Jogja agar mengurangi kecepatan. Kebetulan, saat itu ada seorang tentara lewat. Selanjutnya, pak tentara itu menghubungi polisi. Kalau truk yang menabrak itu infonya belum tertangkap," kata Aris, 45, warga Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, saat ditemui Solopos.com, di lokasi kejadian, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka, Ternyata Ini Motif Aksi Bugil Pembonceng Motor di Klaten

Hal senada dijelaskan salah seorang petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten, Sudirin. Dirinya sempat membawa jenazah MF ke Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten.

"Infonya MF itu mau rapid test. Selain MF ada juga dua temannya [berboncengan dengan sepeda motor berbeda]. Setelah kejadian itu, dua teman MF itu diminta pulang," katanya.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, anggota Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres langsung mengevakuasi jenazah dan sepeda motor MF. Di samping itu polisi juga mengatur arus lalu lintas dari arah Jogja-Solo.

Baca juga: Klaten Masih Hujan, Pemkab Belum Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.