Pelajar Boyolali Diterima 7 Kampus Luar Negeri, Ayahnya Kuli Bangunan

Sosok pelajar SMA asal Teras, Boyolali, yang diterima di tujuh kampus luar negeri ternyata berasal dari keluarga sederhana.

 Orang tua Ardian Hafidz Annafi saat video call dengan sang anak di rumah mereka, Minggu (15/5/2022). (Solopos.com/Ni’matul Faizah)

SOLOPOS.COM - Orang tua Ardian Hafidz Annafi saat video call dengan sang anak di rumah mereka, Minggu (15/5/2022). (Solopos.com/Ni’matul Faizah)

Solopos.com, BOYOLALI – Seorang siswa SMA Pradita Dirgantara asal Nepen, Teras, Boyolali, Jawa Tengah, Ardian Hafidz Annafi, diterima di tujuh kampus bergengsi di luar negeri. Setelah sempat galau, Ardian akhirnya memilih jurusan geologi di University of British Columbia (UBC).

Pria kelahiran Boyolali, 20 Juni 2004 itu diterima sebagai calon mahasiwa di tujuh kampus ternama di dunia. Ketujuh universitas luar negeri yang menerima pemuda 18 tahun tersebut adalah University of British Columbia (Kanada), University of Toronto (Kanada), The University of Western Australia (Australia), Victoria University of Wellington (Selandia Baru), Wageningen University (Belanda), Curtin University (Australia), dan University of Otago (Selandia Baru).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Ardian mengatakan ia memilih jurusan geologi karena suatu saat ingin menjadi ahli geologi dan menjelajah Indonesia sambil bekerja di bidang geologi. Ia mengungkapkan mulai mencintai geologi sejak bergabung dengan ekstrakurikuler geologi saat masuk SMA.

“Waktu ikut ekskul ternyata saya suka dengan ilmunya. Waktu kelas X belum terlalu paham kebumian itu apa, terus kelas XI saya punya niatan untuk memenangkan olimpiade kebumian, kemudian dapat medali perunggu,” kata dia.

Solopos.com bertemu dengan orang tua Ardian pada Minggu (15/5/2022) di kediaman mereka. Ayahnya bernama Mardiyono, 45, ia mengaku sebagai kuli bangunan lepas yang kerjanya tidak menentu. Kemudian sang ibu, Yuni Puji Astuti, 43, adalah seorang ibu rumah tangga yang membuka jasa laundry pakaian di rumah.

Baca juga: Joss! Pelajar SMA di Teras Boyolali Diterima di 7 Kampus Luar Negeri

Mardiyono dan Yuni mengaku sangat kaget ketika mendapatkan informasi sang anak diterima di tujuh universitas luar negeri. Tak hanya kaget, ia juga sempat menangis terharu dan sangat bangga kepada sang anak.

Sejak kecil, orang tua Ardian menilai anak pertama dari dua bersaudara tersebut memang sangat suka belajar. Dibanding bermain di luar, sang anak memilih belajar di kamarnya. Ardian juga langganan mengikuti berbagai lomba.

“Pernah suatu hari saya melihat lampu kamarnya jam setengah dua malam masih nyala, saya cek ternyata anaknya lagi belajar,” kata Mardiyono.

Kemudian sang ibu juga mengatakan sang anak suka membaca buku. Saat diajak bermain keluar rumah, sang anak akan memilih ke toko buku dan perpustakaan daerah.

“Saya tidak pernah memaksa dia untuk belajar, tapi memang kesehariannya dia suka baca buku. Kesehariannya buku terus yang dipegang,” kata dia.

Baca juga: Dikomplain Keluarga Tersangka, Begini Respons Polres Boyolali

Beasiswa

Lebih lanjut, Yuni mengatakan setelah lulus dari SDN 2 Nepen Teras, sang anak melanjutkan SMP nya di SMPN 1 Boyolali, dan masuk ke SMA Pradita Dirgantara Boyolali.

Ia mengaku sang anak mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di SMA Pradita Dirgantara tersebut. Baginya, mustahil baginya dan suami membiayai sang anak masuk sekolah tersebut tanpa beasiswa.

Untuk melanjutkan pendidikan di University of British Columbia, Yuni mengungkapkan sang anak juga mendapatkan beasiswa penuh.

“Kemarin sempat khawatir, kan dengar-dengar ada beasiswa yang harus menyiapkan modal dulu karena uang beasiswa dikirim setelahnya, tapi anaknya bilang kalau beasiswa dia tidak seperti itu,” kata Yuni.

Baca juga: Klaten Hari Ini: 14 Mei 2015, Warga Boyolali Babak Belur Gara-gara Ini

Yuni berharap Ardian dapat pula mengangkat nama baik Boyolali dan menjadi putra Boyolali yang dapat dibanggakan daerah. Ia juga mohon doanya untuk Ardian lancar melaksanakan studinya.

“Semoga juga Ardian dapat mengangkat derajat orang tuanya, apa yang dicita-citakan tercapai, bisa mengangkat desa, sekolah, bahkan negaranya,” kata Yuni.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

+ PLUS Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

Berita Terkini

Asyik! Wong Boyolali Boleh Jualan di CFD Tanpa Syarat dan Izin

UMKM disarankan yang jualan orang Boyolali, jangan luar kota karena ini CFD untuk Boyolali. Jadi, diutamakan orang Boyolali

Luruskan Kabar Pelecehan Seksual JKT 48, Gibran Dipuji Dan Disindir

Langkah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meluruskan informasi mengenai lokasi dugaan pelecehan seksual personel JKT48 tuai pujian sekaligus sindiran.

Kapan Pemutihan Pajak Kendaraan Sukoharjo Dimulai? Ini Kata Samsat

Samsat Sukoharjo telah melakukan berbagai upaya agar kepatuhan wajib pajak (WP) meningkat. Di antaranya program pembebasan denda, bea balik nama (BBN) dan mutasi selama 5 bulan pada 2021.

Lengkap! Ini Jumlah Siswa Yang Diterima Di 8 SMA Negeri Solo Lewat PPDB

Hasil seleksi PPDB SMA negeri di Kota Solo telah diumumkan melalui laman PPDB SMA/SMK Jateng 2022/2023, Senin (4/7/2022) sore.

Banyak Kendaraan Baru, Pembayaran Pajak Sukoharjo 1.500 Per Bulan

Pembayaran Pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Sukoharjo mencapai  1.500 objek kendaraan  setiap bulannya.

Jembatan Mojo Solo Direhab, Jembatan Bacem Siap-Siap Tambah Padat!

Jembatan Bacem di Telukan, Grogol, Sukoharjo, akan menjadi jalur pengalihan kendaraan roda empat saat Jembatan Mojo Solo direhab dan ditutup total.

Ribuan Kendaraan Roda Dua Nunggak Pajak, Nggak Bayar Karena Lupa

Ribuan kendaraan roda dua di Sukoharjo nunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Alasan tidak membayar beragam, salah satunya karena lupa.

Komplet! Ini Daftar Menu Hidangan Welcome Dinner G20 Di Keraton Solo

Keraton Solo menyiapkan menu kuliner perpaduan tradisional dengan unsur Eropa dan Cina untuk welcome dinner para delegasi G20, Selasa (5/7/2022) malam.

Jembatan Mojo Solo Diperbaiki, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan

Arus lalu lintas yang melewati jalur alternatif bakal dipecah ke jalan perdesaan di wilayah Kecamatan Mojolaban dan Kecamatan Polokarto selama perbaikan Jembatan Mojo.

Ada 1.201 Bayi di Karanganyar Alami Kurang Gizi, Apa Langkah Pemkab?

Dinkes Karanganyar menyebut ada 1.201 bayi di Bumi Intanpari yang mengalami kurang gizi berdasarkan data 2021. Di sisi lain ada perbedaan data soal jumlah stunting antara versi Pemkab Karanganya dan Pemprov Jateng. 

Wow! TSJK Kumpulkan Jutaan Rupiah Per Malam Untuk Masjid Sriwedari Solo

Taman Sunan Jogo Kali (TSJK) Solo mengadakan acara charity untuk membantu dana pembangunan Masjid Taman Sriwedari dan berhasil mengumpulkan jutaan rupiah per malam.

Ortu Siswa yang Namanya Hilang di PPDB SMAN 1 Gondang Lapor Polisi

Yakin ada indikasi tindak kriminal, dua orang tuan calon siswa yang namanya hilang dari daftar PPDB 2022 di SMAN 1 Gondang, Sragen, melapor ke polisi.

Isu Pelecehan Seksual JKT48 di Mal Sukoharjo, Ini Tanggapan Pihak JKT48

Manajemen The Park Mall dan Manajemen JKT48 membantah isu pelecehan seksual member JKT48 di saat konser tur di The Park Mall Solo Baru beberapa waktu lalu.

Asyik! Gibran Akan Tambah Rute Bus BST Sampai Alun-Alun Karanganyar

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan akan menambah rute layanan bus BST Solo sampai ke alun-alun di pusat kota Karanganyar.

Manajemen The Park Mall Solo Baru Bantah Isu Pelecehan Seksual JKT48

The Park Mall melalui Bussiness and Marketing Director The Park Mall, Danny Johannes membantah kasus dugaan pelecehan seksual dalam acara konser tur JKt48 bertajuk 10th Anniversary Tour di The Park Mall

Gubernur Didesak Ambil Kebijakan Untuk Nasib 8 Siswa di Sragen

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, diminta mengambil kebijakan untuk menentukan nasib delapan siswa yang namanya tiba-tiba hilang di daftar PPDB SMAN1 Gondang, Sragen.