Pekerja Terkena PHK Masih Bisa Dapat BSU Rp600.000

Pemerintah memastikan pekerja atau buruh yang telah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) masih dapat menerima bantuan subsidi upah (BSU) tahap kedua Rp600.000 yang akan disalurkan pada akhir pekan ini kepada 2,4 juta pekerja. 

 Ilustrasi stres kena PHK. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi stres kena PHK. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA–Pemerintah memastikan pekerja atau buruh yang telah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) masih dapat menerima bantuan subsidi upah (BSU) tahap kedua Rp600.000 yang akan disalurkan pada akhir pekan ini kepada 2,4 juta pekerja. Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima sebanyak 2.406.915 data calon penerima BSU tahap kedua dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) pada Jumat, 16 September 2022.

Kemenaker selanjutnya melakukan tahap verifikasi dan validasi data tersebut. Proses tersebut dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh pekerja/buruh dalam beberapa hari ke depan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Bersiap, BSU tahap II cair beberapa hari lagi. Saat ini kami sedang melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima BSU sesuai dengan Permenaker No. 10/2022,” unggah Kemenaker melalui Instagram resminya, Minggu (18/9/2022).

Baca Juga Rusia-Ukraina Saling Tukar 200 Tawanan Perang

Kemenaker juga mengatakan dalam postingan instagram terbarunya, bahwa pekerja atau buruh yang telah terkena PHK masih bisa mendapatkan BSU dengan dua syarat.

Berikut syarat pekerja kena PHK bisa tetap dapat BSU 2022:

  1. Pekerja/buruh berstatus sebagai Peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan yang membayar iuran kepesertaan sampai bulan Juli 2022.
  2. Pekerja/buruh yang ter PHK setelah bulan Juli 2022 tetap berhak mendapatkan BSU sepanjang memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 10 Tahun 2022.

Adapun, pekerja/buruh yang diusulkan dan ditetapkan sebagai penerima BSU Tahun 2022 dapat melakukan cek mandiri di website Kementerian Ketenagakerjaan di bsu.kemnaker.go.id.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Tenang! Pekerja yang di PHK Masih Bisa Dapat BSU Rp600.000, Ini Caranya

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Polri Gelar Pelimpahan Tahap Dua Berkas Sambo Cs

      Polri akan menampilkan seluruh tersangka termasuk Ferdy Sambo dalam pelimpahan tahap kedua berkas perkara pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J. 

      Elon Musk Putuskan Lanjutkan Akuisisi Twitter

      CEO Tesla Inc. Elon Musk kembali membuat kejutan dengan memutuskan tetap akan mengakuisisi Twitter Inc. dengan harga awal US$54,20 per saham. 

      ESDM Respons Tudingan Pertalite Boros, Sejumlah SPBU Jakarta Diuji

      Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji secara teknis terkait dengan standar dan mutu dari Pertalite selepas berseliweran isu bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi itu menjadi lebih boros setelah penyesuaian harga awal bulan lalu.

      KPK Usut Layanan Jet Pribadi Kelas Satu untuk Gubernur Papua Lukas Enembe

      Penyidik KPK saat itu mendalami pengetahuan saksi Revy soal adanya beberapa kali penyewaan jet pribadi oleh Lukas Enembe dan keluarganya.

      Pasukan Dikabarkan Terdesak, Rusia Kehilangan Wilayah Kherson

      Pasukan Rusia yang menduduki wilayah Laut Hitam, Selatan Ukraina kehilangan pengendalian di Kherson selama beberapa hari terakhir. Kabar itu didasarkan pada peta yang diterbitkan kementerian pertahanan Moskow.

      Kabar Gembira, Pemerintah Pastikan Kartu Prakerja Berlanjut di 2023

      Program Kartu Prakerja di 2023 lebih difokuskan pada bantuan peningkatan skill dan produktivitas angkatan kerja.

      39 Rumah di Pacitan Rusak Akibat Tanah Longsor

      Ada 39 rumah yang teridentifikasi mengalami kerusakan mulai dinding jebol, atap ambrol, hingga rumah ambruk.

      Gubernur Jatim: Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Jadi 131 Orang

      Tambahan korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

      Menpora: Tim Pencari Fakta Berpihak kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

      Tugas Tim Pencari Fakta untuk mengusut tragedi yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

      Dulu Kawan, Kini Partai Gerindra jadi Lawan Anies Baswedan

      Kini Partai Gerindra dalam posisi yang berhadapan dengan Anies setelah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dicapreskan oleh Partai Nasdem.

      Komentari Pencapresan Anies Baswedan, Puan Maharani: Kita Sedang Berduka

      Puan meminta publik tidak berbicara dulu tentang capres karena Indonesia sedang berduka dengan tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 125 orang

      KJRI Kuching Selamatkan TKI Purworejo yang Diperbudak Majikan 17 Tahun

      Selama 17 tahun ditahan majikan tersebut, Meri Haspari dipekerjakan tanpa mendapatkan gaji.

      PDIP Tersinggung PSI Capreskan Ganjar Tanpa Izin Megawati

      Deklarasi Ganjar sebagai capres PSI itu dilakukan pada Senin (4/10/2022) kemarin.

      Penggugat Jokowi terkait Dugaan Ijazah Palsu Pernah Dihukum Tiga Tahun

      Sosok Bambang menjadi pembicaraan setelah menulis buku Jokowi Undercover yang terbit pada 2016 silam.

      Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan: Polisi Sebut 125 Orang, Aremania Bilang Lebih

      Data dari suporter Arema FC menyebut jumlah korban meninggal lebih dari 125 orang.