Pekerja Pertamina Cilacap Demo, Ini Sebabnya…

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, CILACAP — Ratusan pekerja Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP.PWK) berunjuk rasa, Jumat (2/8/2019) sore. Aksi damai itu digelar untuk menolak pengalihan bisnis liquefied natural gas (LNG) dan perpanjangan kontrak Blok Corridor yang selama ini dikuasai asing.

Unjuk rasa damai yang digelar di area parkir Gedung Head Office Pertamina RU IV Cilacap itu diisi dengan aksi teatrikal yang menggambarkan upaya pengalihan aset-aset Pertamina ke perusahaan asing. Unjuk rasa tersebut juga diisi dengan orasi yang disampaikan oleh perwakilan anggota SPP.PWK dan Ketua Umum SPP.PWK Titok Dalimunthe serta pembacaan pernyataan sikap oleh Sekretaris Jenderal SPP.PWK Dwi Jatmoko.

Inti dari orasi yang disampaikan oleh sejumlah perwakilan anggota SPP.PWK itu adalah menolak pengalihan bisnis LNG yang selama ini ditangani Pertamina ke Perusahaan Gas Negara (PGN) yang sebagian sahamnya dimiliki publik, baik swasta, lokal, maupun asing. SPP PWK dalam kesempatan itu juga menyatakan kekecewaan atas keputusan pemerintah yang memperpanjang kontrak pengelolaan Blok Corridor kepada kontraktor yang ada saat ini, yakni ConocoPhillips untuk 20 tahun ke depan mulai tahun 2023. 

Sementara itu, saat membacakan pernyataan sikap, Sekjen SPP.PWK Dwi Jatmoko mengatakan pihaknya menuntut pemerintah Republik Indonesia mempertahankan proses bisnis LNG pada Pertamina yang keuntungannya 100% untuk kemakmuran rakyat di mana sahamnya 100% milik negara. “Meminta Pemerintah Republik Indonesia cq [casu quo/dalam hal ini] Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memastikan Pertamina dapat menyusun program kerja rencana bisnis LNG yang mendukung security of supply nasional, baik jangka pendeng ataupun jangka panjang karena proses bisnis LNG yang bersifat jangka panjang untuk tetap menjaga kedaulatan energi nasional,” katanya.

Ia mengatakan SPP PWK mendesak pemerintah untuk menghentikan segala upaya pengalihan proses bisnis LNG yang dilakukan melalui Holding Migas ke PGN karena menyebabkan potensi kerugian negara seiring dengan kepemilikan saham publik di PGN sebesar 43,04%. Selain itu, sambung dia, SPP PWK menuntut pemerintah membatalkan keputusan perjanjian Kontrak Kerja Sama Wilayah Kerja Blok Corridor kepada Conoco Phillips dan selanjutnya memberikan 100% hak pengelolaannya kepada PT Pertamina (Persero).

“Kami minta KPK [Komisi Pemberantasan Korupsi] segera melakukan audit investigasi atas keputusan Menteri ESDM tersebut,” katanya.

Unjuk rasa damai tersebut diakhiri dengan penandatanganan spanduk pernyataan sikap oleh ratusan anggota SPP PWK Pertamina RU IV Cilacap. Ketua Umum SPP PWK Titok Dalimunthe saat ditemui wartawan seusai aksi mengatakan seluruh serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi yang lebih besar sesuai arahan Presiden FSPPB.

“Jika aksi-aksi seperti ini tidak diindahkan oleh pemerintah, semua aksi industrial yang diperlukan akan kami lakukan termasuk jika diperlukan dalam hal ini mogok,” tegasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Dispar Sleman: Hoax 35 Objek Wisata di DIY Sudah Buka

Beredar kabar di media sosial terkait 35 destinasi wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi, Dinas Pariwisata Sleman menyebut itu kabar bohong atau hoax.

Hasil Liga 1 2021-2021: Gol Ilham Udin Armaiyn Bawa Kemenangan PSM Makassar atas Persik Kediri

Babak pertama kedua tim masing-masing mencetak dua gol

Berburu Bocoran Avanza-Xenia Terbaru

Berburu bocoran Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru yang terpantau dari pendaftaran kode mobil baru.

Alex dan Azis, Dua Batu Sandungan Partai Golkar Menuju 2024

Alex Noordin dan Azis Syamsuddin telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi yang berbeda.

5 Faktor Ini Tentukan Tingkat Keparahan Efek Traumatis Anak Korban Kekerasan Seksual

Namun efek traumatis yang dirasakan setiap anak korban seksual berbeda-beda, tergantung sejumlah faktor.

Presiden Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Cilacap

Lepasliar 1.500 tukik penyu lekang dan tukik penyu hijau

Dispar Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Pelaku Usaha Buruan Daftar!

Dinas Pariwisata Kota Solo memfasilitasi pelaku usaha dan kantor instansi untuk pengajuan kode batang atau QR Code PeduliLindungi.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.

Hampir Sebulan Banjir Rendam Jalan Trans Kalimantan, Kendaraan Antre Melintas

Banjir merendam jalan nasional sepanjang 2,5 kilometer sejak Senin (30/8/2021)

Resmi! Eks Mensos Juliari Batubara Jadi Penghuni LP Tangerang.

Bila harta Juliari tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Yuk Buka Tabungan Secara Digital Melalui OCTO Savers CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mengakselerasi kapabilitas fitur dan layanan aplikasi digital banking OCTO Mobile untuk kemudahan nasabah.

Persis Solo Siapkan 3 Desain Jersey Penuh Filosofi

Bryan Barcelona mengatakan setiap desain jersey memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan sejarah Persis maupun identitas tim sebagai klub dari Solo.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Ini Dia Galaxy M22, HP Baru Samsung Harga Rp2 Jutaan

Samsung Galaxy M22 resmi hadir di Indonesia dan bakal dijual secara flash sale akhir bulan nanti.

Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya

Satpol PP Wonogiri mengurangi patroli keliling pada malam hari selama PPKM level 3 namun lebih intensif pada siang hari.