Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, PEKALONGAN — Pemerintah Kota Pekalongan mendukung layanan pengaduan terintegrasi penggunaan ekonomi digital dan pengaduan masyarakat rintisan tanda tangan elektronik (TTE) dan tata naskah dinas elektronik (TNDE) yang menjadi program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz beranggapan langkah Pemprov Jateng itu strategis untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, Menurutnya, Pemprov Jateng telah bergerak cepat mengatasi berbagai masalah terkait persuratan dan kearsipan di instansi pemerintahan dengan menggunakan TTE dan TNDE dalam prosedur resmi surat-menyurat.

“Ini menjadi solusi dari masalah yang terjadi dalam tata naskah dinas, antara lain kemungkinan penyalahgunaan terhadap penomoran surat manakala dilakukan secara manual, pengarsipan dan pencarian surat yang sulit,” katanya di Pekalongan, Kamis (12/12/2019).

Ia mengatakan TTE dan TNDE dapat digunakan di mana saja dan kapan saja sehingga bisa mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi. Masyarakat, kata dia, kini menginginkan penyelenggaraan pemerintahan yang good governance yaitu pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Upaya Pemkot Pekalongan untuk mewujudkan hal tersebut, yaitu menyinergikan sektor pemerintahan, sektor swasta, dan masyarakat sehingga saling berkesinambungan dalam pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, sosial, dan ekonomi di daerah,” katanya.

Ia mengatakan untuk mewujudkan langkah itu, maka ke depan diperlukan langkah dan inovasi lebih dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang good governance, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Oleh karena, kami berharap pada organisasi perangkat daerah bisa memberikan contoh yang baik untuk melayani masyarakat,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten