Pedasnya Nagih, Warung Makan Mangut Beong Magelang Ini Paling Legend

Kuliner khas Magelang yaitu mangut beong menawarkan sensasi pedas dalam masakannya. Bahkan, rasa pedas dari kuliner ini benar-benar bikin nagih.

 Mangut beong khas Magelang. (ksmtour.com)

SOLOPOS.COM - Mangut beong khas Magelang. (ksmtour.com)

Solopos.com, MAGELANG — Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memiliki aneka kuliner khas, salah satunya mangut beong yang banyak diburu wisatawan. Pencinta kuliner pedas wajib mencoba makanan khas Magelang ini.

Kuliner mangut beong Magelang bisa banyak ditemui di sekitar Kecamatan Borobudur, Kecamatan Mungkid, hingga Jalan Jogja-Semarang. Kuliner ikan beong banyak ditemui di kawasan itu karena ikan berasal dari Sungai Progo yang tidak jauh dari Borobudur.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Salah satu warung makan yang menyajikan kuliner mangut beong yang cukup terkenal adalah Sehati Selera Pedas. Warung makan ini sudah berdiri lebih dari 20 tahun dan mangut beong menjadi salah satu menu andalan.

Warung Makan Sehati Selera Pedas ini awalnya terletak di pinggir jalan raya Desa Kembanglimus. Namun pada pertengahan 2015, lokasinya pindah masuk ke dalam Dusun Mbumen, Desa Kembanglimus, Borobudur, Magelang.

Lokasi warung makan dengan menu mangut beong khas Magelang ini pun tidak jauh dari Candi Borobudur. Kuliner mangut beong menawarkan sensasi pedas dalam masakannya. Bahkan, pedas dari kuliner ini benar-benar bikin nagih.

Saat mencicipi masakan ini, siap-siap dengan rasa pedas hingga keringat mengucur deras ketika menyantapnya. Tekstur ikan beong punya daging tebal dan tidak terlalu lembut bila dibandingkan ikan lele.

Baca Juga: Asale Nasgor Magelangan, Kuliner Magelang yang Populer di Jogja

Mangut beong Magelang awalnya belum terlalu terkenal seperti sekarang. Namun, kuliner ini terus naik daun hingga banyak diburu pencinta kuliner khususnya masakan pedas.

“Dulu, jual beong itu susah tapi sekarang malah kekurangan stok. Jadi, dulu beong yang 10 kilo tidak laku terjual. Dulu itu, mungkin belum ada peminatnya. Masih asing. Kini orang baru mengenali ikan beong itu apa. Ikan beong itukan ikan liar dari Sungai Progo. Jadi, tidak bisa dibudidayakan. Lama-kelamaan kemudian banyak penggemarnya,” kata Nur Rohman, pengelola Warung Makan Sehati Selera Pedas sebagaimana dikutip dari laman magelangkab.go.id.

Kini mangut beong tidak hanya digemari warga Magelang, namun, wisatawan luar kota dan wisatawan asing memburu kuliner ini dan mengunjungi rumah makan ini. Pejabat, artis, dan publik figur lainnya juga tak kalah sering mampir ke rumah makan ini hanya untuk mencicipi cita rasa pedas mangut beong.

Selain pedas yang menjadi ciri khas mangut beong Magelang, bagian kepala beong juga menjadi favorit para pembeli ketika menikmati hidangan. Harga mangut beong pun relatif terjangkau yaitu puluhan ribu rupiah tergantung ukuran ikan.

Baca Juga: Gurihnya Kuliner Opor Enthok Khas Magelang

Biasanya mangut ikan beong dinikmati bersama sayur terancam dan sepiring nasi hangat. Setiap harinya, Rumah Makan Sehati rata-rata membutuhkan ikan beong sebanyak 120 kilogram. Saat musim liburan bisa sampai 200 kilogram ikan beong dimasak di rumah makan ini.

Mangut beong dari rumah makan ini bahkan juga dikirim ke luar daerah Magelang dan luar negeri karena tingginya permintaan pasar.

“Ikan beong yang sudah digoreng dan bumbu harus dipisahkan saat dikirim. Bumbu yang sudah dimasak sebelumnya ini akan tahan cukup lama. Setelah sampai, pembelilah yang harus mengolahnya sendiri. Ikan beong goreng dimasak bersama bumbu yang sudah disediakan, lalu setelahnya tinggal ditambah dengan santan segar,” ungkap Nur Rohman.

Bagaimana penasaran dengan sensasi pedas mangut beong? Bila tengah berkunjung ke Magelang tidak ada salahnya mencoba kuliner khas mangut beong.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

+ PLUS Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Berita Terkini

CFD Semarang Kembali Dibuka, Inilah 10 Ruas Jalan Ditutup

CFD kembali dibuka di Kota Semarang setelah sebelumnya ditutup sejak pandemi Covid-19, Minggu (26/6/2022). 

Kecamatan Tersepi di Semarang Punya Kawasan Industri

Inilah kecamatan tersepi atau paling lengang di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit.

Pemerintah Jepara Bakal Tambah Satu SMP Negeri, Ini Lokasinya

Pemerintah Kabupaten Jepara berencana menambah satu lagi SMP negeri di Kecamatan Mlonggo.

Meriah! Begini Serunya Kirab Sedekah Bumi di Siwalan Semarang

Kirab sedekah bumi digelar warga Siwalan, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bahasa Indonesia Disebut Ikut Andil Dalam Kemunduran Bahasa Jawa

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Uswatun Khasanah menyebut, bahwa bahasa Indonesia ikut andil dalam kemunduran bahasa Jawa.

Anggota PMR PMI Grobogan Buat Peta Risiko Bencana di Sekolah

Anggota Palang Merah Remaja atau PMR PMI Grobogan membuat peta risiko bencana di sekolah atau bahaya, kerentanan, risiko dan kapasitas (BKRK) di sekolah.

Magelang Punya 11 Kampung Religi, Ini Daftarnya

Pemerintah Kota Magelang menetapkan 11 kampung religi di wilayahnya, berikut daftarnya.

PAN Kudus Usulkan Anies dan Ganjar Sebagai Bakal Capres

DPD PAN Kabupaten Kudus memasukan nama Gubernur DKI, Anies Baswedan, dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dalam daftar 10 nama bakal capres 2024.

Kapolri Sambangi Kediaman Ketua PKB Jateng, Ada Apa?

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke kediaman Ketua DPW PKB Jateng, Yusuf Chudlori atau yang karib disapa Gus Yusuf.

Kecamatan Terkecil di Semarang, Luas 5,17 Km Persegi, Punya Banyak Mal

Inilah dia kecamatan terkecil di Kota Semarang, Jawa Tengah atau Jateng, yang hanya memiliki luas wilayah sekitar 5,17 km persegi atau 1,38% luas wilayah Kota Semarang.

Daftar Desa di Jawa Tengah dengan Nama Unik, Nomor Enam Terdengar Horor

Berikut daftar desa di Jawa Tengah atau Jateng yang memiliki nama unik, ada Kandangsapi dan juga Setan.

Walah! Sepasang Kekasih Pelaku Curanmor di Banjarnegara Dibekuk Polisi

Satreskrim Polres Banjarnegara menangkap sepasang kekasih pelaku pencurian kendaraan bermotor di salah satu indekos di Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara.

Mantap! Juara Regional, Tim Robotika Upgris Lolos ke Final KRI 2022

Tim robotika Universitas PGRI Semarang atau Upgris lolos ke putaran nasional Kontes Robot Indonesia atau KRI 2022 yang digelar di ITS, akhir Juni nanti.

Tambah Kapasitas Energi Panas Bumi, PT Geo Dipa Gali 5 Sumur Baru

PT Geo Dipa akan mengebor lima sumur baru di Wilayah Kerja Dieng Unit II. Satu sumur sudah diujicobakan.

Pendaki Pemula Merapat! Ini Lima Gunung Terpendek di Jateng

Berikut daftar lima gunung terpendek di Provinsi Jawa Tengah atau Jateng.

Zonasi PPDB 2022 SMA Negeri di Rembang

Berikut ini terdapat daftar pembagian wilayah zonasi SMA negeri di Kabupaten Rembang dalam PPDB 2022 berdasarkan SK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah.