Pedagang Makanan Asal Gonilan Sukoharjo Meninggal Kena Covid-19
Ilustrasi tes Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seorang pedagang makanan asal Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, berusia 50 tahun meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien berjenis kelamin perempuan ini meninggal sehari setelah dirawat di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.

Dengan meninggalnya pasien tersebut menambah jumlah kasus meninggal karena Covid-19 di Sukoharjo menjadi 11 orang.

Waspada! 6 Kecamatan di Sukoharjo Ini Jadi Pusat Transaksi Narkotika

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan sebelum meninggal dunia, pasien asal Gonilan itu mengalami sakit demam tinggi, batuk dan sesak napas.

Saat itu pasien masih berstatus suspek Corona atau Covid-19.

"Jadi pasien ini datang ke layanan kesehatan tingkat dasar dengan gejala demam, batuk dan sesak napas. Dari layanan kesehatan dasar ini dirujuk ke RSUD Ir Soekarno dengan status suspek. Sehari dirawat, yang bersangkutan meninggal dunia," kata dia kepada Solopos.com, Kamis (6/8/2020).

Prosesi pemusalaran jenazah wanita pedagang makanan itu dilakukan dengan protokol Covid-19, meskipun saat itu hasil swab pasien yang bersangkutan belum terbit.

Polwan Cantik Sukoharjo Rela Jadi Bakul Jamu Gendong Demi Sosialisasi Bahaya Corona

Yunia mengatakan hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19 baru diterima setelah pasien tersebut meninggal dunia. Kasus meninggalnya warga Gonilan ini menambah akumulasi pasien meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo menjadi 11 kasus.

Yunia mengatakan update data per 5 Agustus, secara akumulasi kasus positif Covid-19 di Sukoharjo menjadi 296 orang, atau ada kenaikan tujuh kasus positif corona.

Dengan perincian dua kasus positif dari Klaster tenaga kesehatan di luar Rumah Sakit Sukoharjo namun berdomisili di Sukoharjo, dua pasien pelaku perjalanan masing-masing satu pasien pelaku perjalanan dari Purworejo dan satu dari Makasar.

Menjalani Rawat Inap

Sedangkan tiga kasus lainnya pengembangan dari pasien positif Covid-19 di Sukoharjo sebelumnya.

Berdasarkan update di website www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif yang masih aktif menjadi 70 orang. Terdiri dari 44 orang isolasi mandiri dan 26 pasien Covid-19 menjalani rawat inap di rumah sakit.

Abaikan Corona, 3 Pemuda Malah Pesta Sabu di Kamar Indekos di Sukoharjo

Sedangkan untuk suspek Covid-19 ada 811 orang yang terdiri dari 53 isolasi mandiri, 39 rawat inap, 705 selesai pemantauan, 14 meninggal, dan 155 swap negatif.

“Berdasarkan update per 5 Agustus ini, ada kenaikan tujuh kasus positif sehingga secara akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo menjadi 296 orang. Di sisi lain, kasus positif sembuh juga naik empat sehingga akumulasinya menjadi 215 orang. Kasus positif meninggal dunia naik satu dari 10 menjadi 11 orang,” jelasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom