ilustrasi DPRD. (Solopos-Dok)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Menjelang pelantikan anggota DPRD https://soloraya.solopos.com/read/20190429/494/988636/catat-ini-jadwal-pleno-rekapitulasi-hasil-pemilu-2019-kpu-karanganyar" title="Catat! Ini Jadwal Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu 2019 KPU Karanganyar">Karanganyar periode 2019-2024, 28 Agustus mendatang, partai politik (parpol) peraih jumlah kursi terbanyak mulai menyetor usulan nama calon pimpinan sementara.

Ketua DPC PDIP Karanganyar, Bagus Selo, diusulkan menjadi salah satu pimpinan sementara DPRD Karanganyar. Sementara Partai Golkar yang meraih jumlah kursi terbanyak kedua masih menunggu instruksi dari dewan pimpinan pusat (DPP).

Sesuai hasil https://soloraya.solopos.com/read/20190428/494/988430/mampu-imbangi-pdip-ketua-dpd-partai-golkar-karanganyar-puji-kinerja-caleg" title="Mampu Imbangi PDIP, Ketua DPD Partai Golkar Karanganyar Puji Kinerja Caleg">Pemilu Legislatif Karanganyar 2019, PDIP meraih 13 kursi sementara Partai Golkar meraih 12 kursi. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, menyampaikan sudah melayangkan surat kepada dua partai politik tersebut.

Isi surat itu berkaitan dengan usulan nama pimpinan sementara DPRD Kabupaten Karanganyar. "Belum semua kirim ke sini. Harapan kami sebelum pelantikan [28 Agustus 2019] sudah dikirim. Satu nama per partai dari dua partai itu. Mereka enggak harus menunggu rekomendari dari DPP untuk nama calon pimpinan sementara. Putusan DPC sudah bisa," kata Sumanto saat berbincang dengan wartawan, Jumat (16/8/2019).

Menurut Sumanto, nama yang diusulkan menjadi calon pimpinan sementara DPRD Karanganyar belum dipastikan adalah calon pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar.

Ketua DPC PDIP https://soloraya.solopos.com/read/20190426/494/988169/di-tps-karanganyar-ini-raihan-suara-caleg-lebih-banyak-dari-jumlah-pemilih-kok-bisa" title="Di TPS Karanganyar Ini, Raihan Suara Caleg Lebih Banyak dari Jumlah Pemilih, Kok Bisa?">Karanganyar, Bagus Selo, membenarkan DPC PDIP Karanganyar mengusulkan dirinya menjadi pimpinan sementara DPRD Karanganyar.

"Hasil keputusan rapat DPC memberikan usul kepada saya menjadi pimpinan sementara DPRD Karanganyar. Semua menyepakati. Kami sudah membalas surat dari DPRD pada Rabu," ujar dia saat berbincang dengan wartawan, Jumat.

Tugas pimpinan sementara, di antaranya memfasilitas pembentukan fraksi, pembentukan dan pembahasan tata tertib (tatib). Pimpinan Sementara DPRD Karanganyar bekerja hingga terpilih pimpinan definitif DPRD Karanganyar.

"Nanti ada pelantikan pimpinan definitif. Bisa mungkin jadi, bisa tidak, karena semua kewenangan DPP. Yang diusulkan kan ketua, sekretaris, dan bendahara. Syarat penilaian itu ideologi, pengabdian partai, komitmen membangun partai, program tujuan partai, kapabilitas kepemimpinan dan kredibilitas, hasil tes kejiwaan, kearifan budaya lokal, dan perolehan suara saat pemilu," jelas Bagus.

Ketua DPD II Partai Golkar Karanganyar, Juliyatmono, mengaku belum mengusulkan nama calon pimpinan sementara DPRD Karanganyar. Yuli, sapaan akrabnya, mengaku menunggu keputusan DPP Partai Golkar.

Yuli bermaksud menyamakan nama calon pimpinan sementara dengan calon pimpinan definitif DPRD Karanganyar.

"Saya belum kirim nama. Keputusan nama calon pimpinan sementara itu dari DPD cukup. Tetapi saya menunggu rekomendasi DPP Golkar. Jadi tidak perlu ganti nama baru. Sebelum pelantikan pasti dikirim. Supaya lebih lancar dan menjiwai saat berproses, tidak perlu gonta ganti," ungkap dia.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten