PDIP Rayu Parpol Biar Jokowi Tak Lawan Kotak Kosong

PDIP Rayu Parpol Biar Jokowi Tak Lawan Kotak Kosong

PDIP Rayu Parpol Biar Jokowi Tak Lawan Kotak Kosong

SOLOPOS.COM - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden Jokowi dalam Rapimnas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Sabtu (10/3/2018). (Antara-Yulius Satria Wijaya)

<p><strong>Solopos.com, JAKARTA</strong> -- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui tengah merayu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat untuk bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Tujuannya agar Joko Widodo (Jokowi) tak akan melawan kotak kosong.</p><p>Hasto menyatakan upaya untuk menjalin komunikasi dan lobi-lobi untuk mewujudkan skenario tersebut terus dilakukan. Tujuannya untuk menjadikan mesin parpol pemenangan Jokowi semakin kuat. "Ya nanti pekan depan pun kami PDIP akan datang ke PKB. Karena kami kemarin sudah bertemu dengan Bapak Muhaimin (Ketum PKB)," kata Hasto kepada wartawan, Minggu (8/4/2018).<br /> <br />Dia menambahkan bahwa tidak hanya PDIP, seluruh partai pengusung Jokowi juga telah dibagi tugas untuk melobi ke partai-partai di luar poros Jokowi.&nbsp;"Ya kita sama-sama ya. Seperti dengan Ketua Umum Partai Golkar, Pak Airlangga, dengan Pak Romi, Pak Surya Paloh dengan Bang OSO kita terus berdialog membagi tugas, ujarnya merujuk dengan para ketua umum partai tersebut," kata dia.</p><p>Hasto mengaku pihaknya enggan melawan kotak kosong pada Pilpres 2019. Karena itu pihaknya juga akan menggagas pertemuan antara PDIP dan partai lain seperti Gerindra, PKS, dan PAN untuk membangun kebersamaan dalam mewujudkan kompetisi yang sehat.</p><p>"Kami meyakini bahwa pilpres ke depan dipastikan tidak ada kotak kosong. Karena demokrasi juga memerlukan sebuah syarat adanya kontestasi gagasan untuk mencari yang terbaik," kata Hasto.</p><p>Hasto pun mengaku optimistis Pilpres 2019 akan diwarnai kontestasi meriah sehingga masyarakat mendapat pilihan calon pemimpin. "Yang penting kompetisi ini untuk bangsa dan negara. Bukan kompetisi dengan menghalalkan segala cara, karena yang kita menangkan adalah hari rakyat," ujarnya.</p><p>Oleh karenanya, Hasto mengungkapkan, Partai NasDem, Golkar, Hanura, PPP, PSI, dan Perindo siap mengawal Jokowi hingga periode selanjutnya dan memastikan kompetisi sesuai aturan.</p>

Berita Terkait

Berita Terkini

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.

Lebaran, 8 Balon Udara Dilaporkan Terbang di Langit Indonesia

Sebanyak 8 balon udara dilaporkan berada di langit Indonesia saat momentum Lebaran tahun ini. Sejauh ini, belum ada laporan balon udara melintas di langit Solo.