PDIP-Golkar Klaten Makin Mesra, Begini Empat Kode Keras Sri Mulyani Terima Yoga Hardaya

Menyikapi rumor reposisi pendampingnya menjelang pendaftaran paslon, 4-6 September 2020, Sri Mulyani turut buka suara.

SOLOPOS.COM - Bupati Klaten Sri Mulyani. (Instagram/@yani_sunarno)

Solopos.com, KLATEN -- Rencana terciptanya koalisi gemuk antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Klaten dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar di Pilkada 2020 diyakini tinggal menunggu waktu dalam waktu dekat. Di sisi lain, Sri Mulyani telah memberikan kode keras tak terlalu mempermasalahkan reposisi pendampingnya sepanjang hal tersebut sudah menjadi perintah partai. Akankah Sri Mulyani berdampingan dengan Yoga Hardaya untuk Pilkada Klaten 2020?

Kecelakaan Klaten: Mobil Diseruduk Bus di Prambanan, 2 Orang Jadi Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, rumor reposisi pendamping calon bupati (cabup) petahana, Sri Mulyani di Pilkada 2020 dinilai kian santer dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu diawali beredarnya surat yang berisi reposisi pendamping Sri Mulyani, dari Aris Prabowo (PDIP Klaten) menjadi Yoga Hardaya (Partai Golkar Klaten). Bahkan, surat tersebut sempat beredar luas di media sosial (medsos).

Menyikapi rumor reposisi pendampingnya menjelang pendaftaran paslon, 4-6 September 2020, Sri Mulyani turut buka suara. Selaku cabup petahana, Sri Mulyani sedikitnya memberikan empat kode keras tidak mempersoalkan reposisi tersebut saat ditemui Solopos.com, di kompleks Setda Klaten, Senin (17/8/2020).

Kode-Kode Sri Mulyani

Kode pertama, Sri Mulyani menjelaskan Klaten akan selalu mulyo. Di tengah dinamika politik lokal di Klaten, mulyo diyakini sebuah akronim. Mulyo kepanjangan dari Sri Mulyani-Yoga Hardaya. Keberadaan Yoga Hardaya berpeluang besar mengubah akronim Siap, kepanjangan dari Sri Mulyani-Aris Prabowo.

Kode kedua, yakni Sri Mulyani hanya berperan sebagai petugas partai. Selaku petugas partai, Sri Mulyani selalu menaati dan menjalankan perintah partai. Saat ini, Sri Mulyani yang menjabat sebagai bupati Klaten juga dikenal selaku ketua DPC PDIP Klaten.

Update Covid-19 Klaten: 4 Pasien Baru Sembuh, Tapi Tambah 3 Kasus Baru

Kode ketiga yang diungkapkan Sri Mulyani, yakni cabup petahana itu tidak mempersoalkan dengan siapa pun yang akan mendampinginya sebagai cawabup di Pilkada 2020. Hal itu termasuk Aris Prabowo atau pun Yoga Hardaya.

Kode keempat yang diberikan Sri Mulyani menyikapi semakin santernya isu reposisi dari Sri Mulyani-Aris Prabowo (Siap) ke Sri Mulyani-Yoga Hardaya (Mulyo), yakni politik itu kebersamaan. Di sisi lain, dinamika politik selalu berubah dalam tempo yang cepat dan singkat.

"Saya masih berkomunikasi dengan Mas Aris Prabowo. Tidak ada apa-apa. Dengan Pak Yoga Hardaya juga sering berkomunikasi karena sama-sama ketua partai. Saya siap-siap saja [akan disandingkan dengan Aris Prabowo atau pun Yoga Hardaya]. Demi rakyat, kami harus selalu solid dan meninggalkan ego masing-masing," kata Sri Mulyani, saat ditemui Solopos.com, di kompleks Setda Klaten, Senin.

Niat Baik

Disinggung apakah jalinan koalisi PDIP-Partai Golkar yang sudah di depan mata segera terealisasi, Sri Mulyani memilih menunggu instruksi partai. Terlepas dari hal itu, Sri Mulyani tetap mematok dapat meraih kemenangan di Pilkada 2020, baik saat disandingkan dengan Aris Prabowo atau pun Yoga Hardaya.

Sekolah di Klaten Minta Izin Orang Tua Siswa untuk Mulai KBM Tatap Muka, Ini Skenarionya

"Semuanya berniat baik, maka akan selalu dimudahkan. Targetnya dapat meraih suara sebanyak-banyaknya, minimal 80 persen di Pilkada 2020," katanya.

Sebelumnya, Aris Prabowo belum memberikan keterangan guna menyikapi rumor reposisi status cawabup alias pendamping Sri Mulyani di Pilkada 2020. Saat Solopos.com, menemui Aris Prabowo di rumahnya di Nglinggi, Klaten Selatan, Sabtu (15/8/2020), Aris Prabowo tak berada di rumah.

Saat Solopos.com, menghubungi via telefon, yang bersangkutan tidak mengangkat ponselnya. "Saya enggak di rumah," katanya singkat.

Meninggal saat Jajan Soto di Alun-Alun Klaten, Suwarjo Dievakuasi Petugas Ber-APD

Di sisi lain, Ketua DPD II Partai Golkar Klaten, Yoga Hardaya telah menyatakan kesiapannya menggantikan kader PDIP Klaten, Aris Prabowo sebagai pendamping Sri Mulyani. "Saya selaku petugas partai, akan selalu siap [menerima instruksi partai]," kata Yoga Hardaya, kepada Solopos.com, Jumat (14/8/2020).

Berita Terbaru

Wali Kota Rudy Berharap Partisipasi Pemilih Pilkada Solo 2020 Capai 80%

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Solo 2020 pada Desember mendatang...

Gibran Geregetan Branding Pariwisata Solo Masih Kalah dari Jogja

Solopos.com, SOLO-Calon wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyatakan keprihatinannya dengan stagnasi sektor pariwisata Kota Bengawan beberapa...

Cawali Solo Bagyo Wahyono Menunggak Tagihan Rp25 juta, Ini Penjelasan PDAM

Solopos.com, SOLO--Calon Wali Kota (Cawali) Solo dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono dikabarkan menunggak tagihan PDAM hingga Rp25 juta. Nilai...

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...