Tutup Iklan

PDIP Beri Catatan Pemerintah Jokowi Soal Penanganan Covid-19

 Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Bisnis-Nancy Junita)

SOLOPOS.COM - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Bisnis-Nancy Junita)

Solopos.com, JAKARTA — DPP PDI Perjuangan atau PDIP menyampaikan sejumlah catatan terkait penanganan Covid-19 kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan catatan itu disampaikan kala Presiden Jokowi sudah menyatakan PPKM Level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang. Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat itu dilakukan dengan berbagai pembatasan kegiatan sosial ekonomi yang harus diikuti bersama.

“Dari pantauan kami atas kondisi di dalam negeri dan laporan dari saudara kita yang tinggal di negara lain, kondisi yang sama juga dihadapi oleh berbagai negara lainnya di dunia. Varian Delta yang lebih dahsyat penularannya membuat kondisi pandemi semakin memburuk di berbagai belahan bumi. Artinya kita tak sendirian. Kesusahan yang sama juga dihadapi oleh warga negara dunia,” kata Hasto dalam keterangan resmi, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: UEA Ikut Menangguhkan Wisatawan Indonesia

Dari pantauan dan laporan pelaksanaan lapangan, Hasto mengungkapkan salah satu yang krusial adalah sinkronisasi data kependudukan yang diharapkan terus diperbaiki. Hal ini demi memperlancar penyaluran bantuan sosial (bansos).

“Satu data yang sama akan menjadi kunci memastikan suksesnya program bansos yang sudah disiapkan. Selain itu, kami berharap petugas di lapangan memastikan bantuan yang disiapkan pemerintah ini tepat sasaran diterima kepada rakyat yang membutuhkan,” ujarnya.

Catatan lainnya adalah soal percepatan vaksinasi Covid-19. Dia mengatakan kampanye kesadaran akan pentingnya vaksinasi harus dibarengi dengan akselerasi penyediaan vaksin itu sendiri. “Kami harap vaksin yang sudah tersedia dipastikan efektivitasnya mulai dari pengadaan, distribusi, hingga sampai disuntikkan ke warga,” kata Hasto.

Baca Juga: Singapura Batasi Ketat Pendatang dari Indonesia

PDI Perjuangan juga terus mendorong riset dan inovasi untuk menemukan obat yang menyembuhkan Covid-19, selain tentunya riset mengenai vaksinnya. “Indonesia memiliki berbagai kekayaan alam yang diharapkan bisa jadi obat bagi penyakit ini,” tuturnya,

Satu hal lagi, PDIP dalam catatan penanganan Covid-19 pemerintahan Jokowi juga mendorong agar edukasi mengenai pola hidup sehat yang menguatkan imunitas tubuh semakin diperkuat. Masyarakat, imbuhnya, perlu mengetahui bagaimana pola hidup sehat sampai hal yang detail yang kerap dianggap sepele, tetapi sebenarnya justru krusial dalam menghadapi pandemi serta dampaknya.

Menurutnya, komunikasi serta substansi yang baik serta terencana, menjadi kunci bagi setiap petugas pemerintahan yang melaksanakannya. Lebih lanjut, Hasto mengatakan pihaknya perlu memberi apresiasi pada kekuatan rakyat dalam menghadapi pandemi ini. Khususnya kepada para tenaga medis, petugas kesehatan serta relawan yang berada di garda terdepan dalam memastikan komitmen 3T yakni tracing, testing, dan treatment bisa berjalan dengan baik di lapangan.

Baca Juga: 2 Warga AS Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti

Juga atas kegotongroyongan yang terus ditunjukkan oleh masyarakat. Dalam bentuk paling kecil seperti berbagi makanan bagi yang ekonominya sulit atau yang isolasi mandiri, hingga yang menghibahkan harta pribadi.

“Publik sedang dihebohkan dengan hibah Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio di Sumatra Selatan. Semangat utama yang bisa kita lihat adalah kegotongroyongan yang memang kita hidupi sejak nenek moyang kita, yang terangkum dalam Pancasila,” kata Hasto.

Sementara itu, PDIP sendiri menurut Hasto, berkomitmen terus terlibat aktif bersama rakyat dalam menghadapi pandemi. DPP PDI Perjuangan intens melakukan update situasi kondisi serta instruksi ke Tiga Pilar Partai terkait pelaksanaan arahan-arahan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Ikuti Twitter, Instagram Jajaki Konten Berbayar

“Bahwa partai terus bergerak di depan menghadirkan wajah kemanusiaan, seluruh kader partai dari pengurus di struktur, yang duduk di jabatan eksekutif, hingga legislatif, harus turun membantu rakyat. Membuat dapur-dapur umum, membagikan jamu dan obat-obatan, membantu terlaksananya proses vaksinasi, hingga mengampanyekan hidup sehat,” ungkapnya.

Hasto melanjutkan, partai juga memberi perhatian pada peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang. Peringatan Hari Kemerdekaan RI adalah tradisi tahunan bagi semua. Namun situasi pandemi Covid-19 ini tentu juga tak bisa dihindari.

“Karenanya, kita akan terus memantau situasi dan pada saatnya akan mengeluarkan instruksi khusus mengenai pelaksanaannya,” ujarnya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Berita Terkini

Gara-Gara Sakit Hati, Pria Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga

Polisi menilai tersangka AN secara sadar membakar mobil tetangga tanpa melibatkan pihak lain dan tidak berkaitan dengan peristiwa di mana pun.

Sakeco Perempuan Mengatasi Tabu dan Memodernkan Tradisi

Secara literal istilah sakeco berasal dari kata keco (bahasa Sumbawa) yang berarti kicau dalam bahasa Indonesia.

10 Berita Terpopuler: Rossi Soal Sirkuit Mandalika hingga Kabar Tukul

Komentar Valentino Rossi tentang tantangan membalap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (27/9/2021).

Usai Periksa Luhut, Polda Metro Akan Panggil Haris Azhar-Fatia

Polda Metro Jaya akan memanggil Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti dalam waktu dekat terkait dugaan pencemaran nama baik melibatkan Menko Bidang Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan.

Bandara Dibuka, Afghanistan Siap Bekerja Sama dengan Semua Maskapai

Taliban pada Minggu (26/9/2021) mengumumkan bahwa semua masalah teknis di bandara Kabul sudah teratasi dan penerbangan internasional siap kembali beroperasi.

Menko Marinvest Luhut soal Data Tambang: Kita Buka di Pengadilan!

Menko Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan, tidak ambil pusing soal tantangan membuka data bisnis tambang di Papua yang disebut-sebut miliknya.

Sadis! Kuping Muazin Disayat Jemaah Masjid, Dapat 39 Jahitan

Kisah tragis dialami seorang muazin yang telinganya disayat jemaah masjid hingga nyaris putus dan mendapat 39 jahitan.

PBB Serukan Penghapusan Senjata Nuklir, Turki Malah Pengin Beli Rudal

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyatakan senjata nuklir harus dilenyapkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus dimulai.

Menko Marinvest Luhut Binsar Pandjaitan Datang ke Polda Metro Jaya

Menko Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Senin (27/9/2021) dan menjalani pemeriksaan selama kurang dari satu jam.

Round Up: Polisi Periksa Menko Marinvest Luhut Hari Ini

Pengacara Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan Polda Metro Jaya akan memeriksa Luhut hari ini, Senin (27/9/2021).

Solopos Hari Ini: Membangun Lagi Pasar Janglot

Koran Solopos hari ini, Senin (27/9/2021), mengangkat berita terkait kebutuhan anggaran untuk pembangunan kembali pasar sebesar Rp4,5 miliar.

”Nevermind”, Semangat Revolusi Kebudayaan yang Masih Njamani

Kata yang secara tata bahasa Inggris salah itu justru punya nilai tambah, yaitu menggabungkan dua kata menjadi satu kata.

Diserang soal Papua, Indonesia Tampar Balik Vanuatu

Vanuatu terus mengusik kedaulatan negara lain dan terus menggencarkan tuduhan agresif dengan niatan yang buruk dan dasar politik terhadap Indonesia.

111 Mahasiswa Asing dari 16 Negara Belajar di UMS Mulai Tahun Ini

Universitas Muhammadiyah Surakarta atau UMS tahun ini menerima 111 mahasiswa asing dari 16 negara untuk belajar di kampus tersebut.

Dear Haris Azhar, Menteri Luhut Mulai Diperiksa Hari Ini

Polda Metro Jaya akan memeriksa Menteri Luhut, Senin (27/9/2021) hari ini.