Tutup Iklan

PDIP Beri Beasiswa Penelitian Perbandingan Era SBY dan Jokowi

Hasto mencontohkan, mengapa dalam era demokrasi dengan kompetisi yang sangat ketat, pada tahun 2009 ada parpol yang mencapai kenaikan perolehan suara 300 persen.

 Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (Dok/PDIP)

SOLOPOS.COM - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (Dok/PDIP)

Solopos.com, JAKARTA — PDIP memberi beasiswa kepada mahasiswa yang mau menjadi sukarelawan penelitian untuk membandingkan kepemimpinan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebutkan, pendaftar beasiswa sudah mencapai 53 orang.

“Peminatnya sangat banyak, mencapai 53 orang. Saya sangat terkejut dengan banyaknya mahasiswa yang ikut melamar untuk mendapatkan beasiswa,” kata Hasto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Menurut dia, pesertanya sebagian besar mengambil program S2 dan S3 dan berasal dari kalangan perguruan tinggi ternama.

Baca Juga: Rudy Dukung Ganjar Pranowo, Hasto: Itu Obrolan Warung! 

“Ada dari Universitas Indonesia, UGM, Universitas Airlangga, UIN Banda Aceh, hingga dari Oslo University, Manila University, Universiti Sains Malaysia. Kajian penelitian antara lain mencakup ilmu pemerintahan, politik, kebijakan publik, kepemimpinan, psikologi, manajemen, kelembagaan organisasi pemerintahan dan lainnya,” kata Hasto.

Hasto menjelaskan keseluruhan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Hasil penelitian perbandingan kepemimpinan SBY dan Jokowi tersebut, menurut Hasto, untuk menilai kepemimpinan presiden dari berbagai sektor.

Kepemimpinan Nasional

“Dalam kaitannya dengan kepemimpinan nasional, hasil penelitian itu nantinya sangat penting sebagai bagian pendidikan politik bangsa tentang proses menjadi pemimpin, kapasitas pemimpin, prestasi pemimpin, tanggung jawab dan bagaimana ‘legacy’ seorang presiden diambil. Apakah kepemimpinan seorang presiden benar-benar untuk bangsa dan negara atau hanya untuk kepentingan popularitas semata,” jelas Hasto.

Pria kelahiran Yogyakarta ini berpendapat berbagai kajian terkait kualitas pemilu selama kepemimpinan seorang presiden juga penting.

Hasto mencontohkan, mengapa dalam era demokrasi dengan kompetisi yang sangat ketat, pada tahun 2009 ada parpol yang mencapai kenaikan perolehan suara 300 persen.

Baca Juga: Elektabilitas Ditanggapi Sinis DPP PDIP, Ganjar Pranowo: Survei Apa? 

“Penelitian ini menarik. Apakah hal tersebut sebagai hasil kerja organisasi atau campur tangan kekuasaan,” ucapnya.

Dia menambahkan, penelitian tentang kualitas pemilu sangat penting, mengingat saat ini sedang dibahas tahapan Pemilu.

Bagi PDI Perjuangan, tambah dia, upaya peningkatan kualitas Pemilu menjadi tema kajian akademis yang sangat menarik karena obyektif dan metodologinya bisa dipertanggungjawabkan secara akademis.

“Dengan mengedepankan riset untuk analisis kebijakan diharapkan dapat meningkatkan kualitas demokrasi dan bagaimana sistem politik Indonesia benar-benar mengabdi pada rakyat, bangsa dan negara Indonesia,” kata Hasto.


Berita Terkait

Berita Terkini

Melihat Kesiapan Tes Ulang PCR Covid-19 di Bandara Soetta

Seorang pelaku perjalanan internasional, Agus Rakasiwi, mengeluhkan penanganan tes ulang PCR di Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang Banten Minggu (28/11/2021).

Pengemudi Mercy Tabrakan di Tol JORR Jadi Tersangka, Gimana Nasibnya?

Polisi menetapkan pengemudi Mercy, MDS, 66, sebagai tersangka kasus kecelakaan beruntun di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cakung.

Harga Minyak Goreng Naik Terus Sampai 2022, Ini Sebabnya Bund

Harga minyak goreng diprediksi akan terus naik hingga 2022 karena berbagai faktor.

Miris! Warga di Bali Ini Tarik Air Danau Demi Bisa Minum & MCK

Sejumlah warga desa di Pulau Dewata Bali mengalami krisis air bersih selama bertahun-tahun.

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Bisnis UDB Solo Kunjungi Griya Solopos

Sejumlah mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Bahasa Inggris, Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (25/11/2021).

Tangkap Penabrak Polisi, Polres Metro Malah Buka Sindikat Internasional

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakpus berhasil mengungkap dan menangkap 3 orang sindikat narkoba jaringan internasional setelah berhasil menangkap penabrak polisi.

Pengin Jadi Anggota Banser Seperti Erick Thohir, Begini Hlo Caranya!

Begini hlo cara dan syarat menjadi anggota Banser seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Erick Thohir!

Semua Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Teman di Bekasi Tertangkap

Polisi menangkap FM, MAP, dan ER, tersangka kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap pengendara ojek online yang juga teman tersangka, RS, 28.

HUT ke-65, UKSW Gelar Ibadah Syukur dan Upacara Dies Natalis

Kegiatan ibadah syukur dan upacara dies natalis akan diadakan secara luring terbatas, dan disiarkan secara langsung di Youtube UKSW Salatiga.

10 Berita Terpopuler: Tabrakan Maut di Sragen hingga Modus Baru Maling

Berita kecelakaan maut di Jalan Solo-Sragen, Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB dan modus baru maling mobil dengan alasan membeli menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Selasa (30/11/2021).

Solopos Hari Ini: Euforia 8 Besar

Konvoi yang melibatkan 1.000-an suporter Persis Solo menggunakan sepeda motor untuk merayakan lolosnya Laskar Sambernyawa ke babak delapan besar Liga 2 2021, Senin (29/1/2021) sore, memantik polemik.

Target Penerimaan Negara Rp1.846 T, Pemerintah Perluas Basis Pajak

Penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp1.846,1 triliun pada 2022, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.510 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp335,6 triliun dan hibah Rp0,56 triliun.

Bupati Bandung Wajibkan ASN Nyanyikan Indonesia Raya Sebelum Bekerja

Bupati Bandung juga mewajibkan ASN untuk menyanyikan atau mendengarkan lagu Halo-Halo Bandung sebelum pulang kantor.

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo