Tutup Iklan
PDAM Dapat Kucuran Rp6,7 Miliar dari Pemkab Grobogan
PENGOLAHAN AIR—Direktur PDAM Grobogan Ir Adi Setyawan (kanan) mengecek instalasi pengolahan air (IPA) PDAM di Sambak atau depan Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Sabtu (11/12). Pengecekan terus dilakukan agar kualitas air yang dihasilkan tetap terjaga. (JIBI/SOLOPOS/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI – Bupati Grobogan, Sri Sumarni, menggelontorkan dana Rp6.749.628.000 kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan.

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan, Bambang Pulonggono, mengatakan sudah mempersiapkan sejumlah rencana kegiatan. Dengan penyertaan modal tersebut salah satunya bakal digunakan untuk peningkatan jumlah pelanggan.

“Sebenarnya PDAM mengajukan permohonan penyertaan modal sebesar Rp16 miliar untuk pengembangan perusahaan, namun yang turun Rp6 miliar. Tetap akan kami pergunakan untuk sejumlah kegiatan,” jelas Bambang kepada Solopos.com, Sabtu (4/7/2020).

Klaten Targetkan 7.000 Orang Ikuti Rapid Test Covid-19

Dana sebesar Rp6 miliar tersebut, lanjutnya, dipergunakan untuk sambungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) senilai Rp3 miliar. Lokasi pemasangan sambungan bagi MBR rencananya di unit PDAM Kecamatan Tegowanu.

“Targetnya ada 1.000 sambungan baru di Tegowanu. Sebenarnya dari 19 kecamatan, unit PDAM sudah ada di 17 kecamatan. Tinggal di Kecamatan Karangrayung dan Kecamatan Kedungjati yang belum ada unit PDAM,” kata Bambang.

Kemudian Rp2 miliar untuk membeli water meter atau meteran di pelanggan PDAM. Menurut Bambang, meteran yang ada sebenarnya sudah tidak layak. Karena usia pakai meteran di pelanggan tersebut sudah lebih dari lima tahun.

Kasus Tabrak SPBU Berlanjut, Tersangka Tahanan Luar

“Kenyataannya kan meteran di pelanggan PDAM Grobogan banyak yang puluhan tahun belum pernah diganti,” ujarnya.

Sedangkan sisanya sekitar Rp1,6 miliar, kata Bambang, untuk membeli mesin pompa dalam rangka revatilasi pompa. Termasuk pembelian sejumlah kelengkapan lain.

“Pembelian mesin pompa rencananya untuk Instalasi Pengolahan Air [IPA] di Sambak [induk], dan untuk unit PDAM di Kecamatan Tanggungharjo,” imbuh Bambang.

Pendaki Gunung Lawu Dibatasi 500 Orang setiap Jalur Pendakian

 

Dukungan Bupati

Sebelumnya Bupati Sri Sumarni dalam sambutannya di depan anggota DPRD Grobogan mengatakan pemerintah daerah perlu mendukung fungsi dan peran yang diemban oleh BUMD. Salah satunya dukungan secara finansial dengan memberikan penyertaan modal.

Selain PDAM, penyertaan modal juga dialokasikan untuk PT Bank Jawa Tengah (Bank Jateng) seniai Rp10 miliar. PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Jawa Tengah seniai Rp2 miliar. Kemudian untuk PD Bank Perkreditan Rakyat Purwa Artha seniai Rp2,5 miliar.

“Melalui penyertaan modal diharapkan memperkuat struktur modal perusahaan yang berimbas pada peningkatan kinerja dan profesionalisme. Tentu harapannya meningkatkan pendapatan asli daerah serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah,” kata Sri Sumarni.

Perhutani Cek Penerapan Protokol Kesehatan Objek Wisata

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho