Tutup Iklan
Pangeran Mohammed bin Salman (Twitter)

Solopos.com, JENEWAPenyidik dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut agen Arab Saudi diperintahkan khusus membunuh -khashoggi">Jamal Khashoggi. Sayangnya, sampai saat ini dalang di balik pembunuhan sadis itu belum terungkap. Namun, sejumlah pihak menaruh curiga kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Terkait hal tersebut, PBB meminta Pangeran Mohammed bin Salman diselidiki. Pelapor khusus PBB, Agnes Callamard sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (27/6/2019), mengatakan, pemerintah Arab Saudi gagal mengungkap otak di balik pembunuhan -khashoggi">Jamal Khashoggi.

Agnes Callamard dalam laporannya menyebut Pangeran Mohammed bin Salman, penasihat utama, dan sejumlah pejabat senior Arab Saudi lainnya harus diselidiki. Mereka diduga menjadi otak di balik pembunuhan Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, 2 Oktober 2018.

Mereka [Pangeran Mohammed bin Salman dan pejabat Arab Saudi] harus diselidiki berdasarkan asas hak asasi manusia (HAM). Bukan investigasi kriminal yang telah menemukan bukti kredibel,” terang Agnes Callamard.

Namun, laporan Agnes Callamrd ditolak leh Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat, Abdulaziz Alwasil. Dia menilai laporan tersebut dibuat berdasarkan prasangka dan ide yang mengada-ada.

Kami menolak laporan ini. Kami telah melakukan beragam upaya untuk menegakkan sistem peradilan,” kata Abdulaziz Alwasil.

Sampai saat ini, kematian -khashoggi">Jamal Khashoggi masih menjadi misteri. Tunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, menuntut semua pihak yang bersalah diberikan hukuman setimpal. Dia pun meminta informasi lokasi jasad Jamal Khashoggi yang raib bagai ditelan bumi.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten