Tutup Iklan
Drumben SMA Taruna Nusantara tampil di pawai pembangunan dalam rangka HUT RI di Sukoharjo, Kamis (22/8/2019). (Solopos/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pawai pembangunan dan pawai mobil hias dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI di -keracunan-massal-tawangsari-sukoharjo-sudah-pulang-dari-rs" title="Korban Keracunan Massal Tawangsari Sukoharjo Sudah Pulang dari RS">Sujoharjo, Kamis (22/8/2019), berlangsung meriah.

Pawai itu diikuti kontingen dari instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, jajaran Muspida, sekolah, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, BUMD dalam lain-lain. Rutenya sepanjang Jl. Jenderal Sudirman mulai Patung Jamu hingga Simpang Lima (Proliman).

Pawai diawali pasukan pengibar bendera (paskibra) Kabupaten -ir.-soekarno-sukoharjo-turun-jadi-tipe-c-ini-dampak-negatifnya" title="RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Turun Jadi Tipe C? Ini Dampak Negatifnya">Sukoharjo diikuti kendaraan operasional Bagian Humas dan Protokol Setda Pemkab Sukoharjo. Deru suara musik drumben mengentak di belakangnya menyedot perhatian penonton.

Penampilan grup drumben dari SMA Taruna Nusantara dengan apik beratraksi di depan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya bersama jajaran pejabat Muspida, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lain di panggung kehormatan.

pawai pembangunan sukoharjoKendaraan milik DLH Sukoharjo dihias dengan sapu lidi raksasa saat pawai pembangunan dalam rangka HUT RI, Kamis (22/8/2019). (Solopos/Indah Septiyaning W.)

Disusul barisan aparat TNI dan Polres -gara-korsleting-warga-nguter-sukoharjo-kehilangan-rumah-seisinya" title="Gara-Gara Korsleting, Warga Nguter Sukoharjo Kehilangan Rumah Seisinya">Sukoharjo hingga penampilan perwakilan BUMD, sekolah hingga kecamatan dan desa mengikuti kirab pawai pembangunan.

Pawai Pembangunan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok kirab pawai pembangunan dan kendaraan hias pawai pembangunan. Untuk kirab pawai pembangunan dimulai dari halaman Setda Pemkab Sukoharjo, sedangkan pawai kendaraan dinas start dimulai dari Patung Jamu, Bulakrejo.

Sepanjang rute itu warga terlihat memadati kanan dan kiri jalan. Sementara eksplorasi potensi daerah ditampilkan masing-masing wilayah yang mampu menyedot perhatian penonton tersebut.

Pawai pembangunan ini seolah menjadi ajang pamer potensi wilayah. Penampilan dari masing-masing wilayah ini menggambarkan potensi dan keragaman budaya di Sukoharjo.

Mobil hias milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) misalnya, dihias dengan miniatur tempat sampah organik dan nonorganik. Selain itu mobil juga dikreasikan dengan sapu lidi raksasa dengan bagian atas terdapat simbol penghargaan Adipura 2018.

Keberhasilan dalam meraih penghargaan Adipura pada 2018 lalu ditonjolkan dalam pawai pembangunan mobil hias tersebut. "Bagus sekali pawai pembangunannya. Sangat meriah dan menjadi hiburan bagi warga Sukoharjo," kata salah satu warga Cuplik, Warsono.

Dia mengaku datang lebih awal agar mendapatkan tempat yang teduh. Hal senada diungkapkan warga lain Susilowati mengaku harus rela berdiri karena di sepanjang rute pawai sudah penuh sesak.

Dia berharap bisa duduk santai menikmati pawai, ternyata sudah tidak ada tempat kosong yang bisa dia gunakan untuk duduk santai. “Terpaksa berdiri agar bisa melihat peserta pawai. Kalau duduk jelas terhalang warga yang berdiri di depan,” ujarnya.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Pemkab Sukoharjo, Ari Haryanto, mengatakan dengan mengusung tema Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia Maju beragam kegiatan dilaksanakan dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI. Puncaknya kirab pawai pembangunan tersebut.

Kirab pawai pembangunan menampilkan pawai mobil hias yang diberangkatkan oleh Asisten Perekonimian dan Pembangunan. Peserta diberangkatkan dari Patung Jamu menuju Simpang Lima.

Sedangkan untuk peserta yang jalan kaki start dari halaman kantor Setda menuju Simpang Lima. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat sekitar dan siswa sekolah.

"Pawai pembangunan diikuti seluruh instansi pemerintahan, badan usaha milik daerah (BUMD), sekolah, kelompok kesenian dan budaya serta lain sebagainya," katanya.

Dia mengatakan para peserta menampilkan berbagai unggulan wilayahnya masing-masing. Tak hanya itu puluhan mobil hias juga meramaikan pawai pembangunan tersebut.

Selama agenda tahunan itu Pemkab menutup akses jalan Jl. Jenderal Sudirman mulai pukul 12.00 WIB hingga pawai rampung. Penutupan arus lalu lintas dari Solo-Wonogiri dialihkan dari Patung Jamu Bulakrejo kiri ke arah Bugo ke selatan menuju Terminal Sukoharjo.

Sedangkan arus lalu lintas dari Wonogiri ke Solo dialihkan di Terminal Sukoharjo ke kanan lalu ke utara sampai Bugo belok kiri sampai Patung Jamu Bulakrejo.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten