Kategori: Internasional

PAUS BARU, Keuskupan Semarang: Paus Fransiskus, Pemimpin Yang Merakyat


Solopos.com/Asiska Riviyastuti/JIBI/SOLOPOS
Paus Fransiskus (cbnnews.com)

SOLO—Ketua Komisi Hubungan Antara Agama dan Kepercayaan Keuskupan Semarang, Aloys Budi Purnomo, menilai pengangkatan Paus Vatikan yang baru, Paus Fransiskus akan memberikan citra yang positif terhadap gereja Katolik. Hal ini karena Fransiskus dianggap pemimpin yang merakyat dan membela keadilan.

“Kepribadian Paus sangat merakyat, bahkan ketika menjadi Uskup Agung Buenos Aires, dia tidak memanfaatkan fasilitas yang ada. Hal ini terbukti dengan saat bepergian beliau naik bus umum, memasak sendiri dan tinggal di apartemen. Dengan seperti itu, harapannya gereja Katolik tidak dianggap sebagai menara gading tapi benar-benar hadir ke masyarakat,” ungkap Aloys, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (14/3/2013).

Aloys pun merespons positif pengangkatan Paus Vatikan yang baru tersebut. Dia beranggapan pengangkatan Paus yang tidak berasal dari Benua Eropa, menunjukkan bahwa gereja Katolik menghargai semua kebudayaan yang ada.

“Ini merupakan pembuktian tanda roh Kudus bekerja. Gereja tidak dibatasi pada budaya tertentu. Selain itu, hal ini [pengangkatan Paus baru] juga menunjukkan semangat Konsili Vatikan II. Gereja Katolik menghargai semua kebudayaan di dunia dan dalam konteks kepemimpinan gereja tidak hanya eksklusif dari Benua Eropa khususnya Italia,” ungkap Aloys.

Aloys juga menilai, pengangkatan Paus yang baru akan memberi dampak yang positif bagi Indonesia karena Fransiskus berasal dari Serikat Yesus. Serikat Yesus juga berkarya di Indonesia yang selain bergerak dalam peningkatan keimanan juga kesejahteraan dan kemasyarakatan. Selain itu, pemimpin pertama Serikat Yesus di Semarang adalah orang pribumi, Soegija.

Menurut Aloys karena itu pulalah, Vatikan mengakui keberadaan Indonesia pada awal kemerdekaan. Aloys pun berkeyakinan Paus akan melanjutkan visi Paus sebelumnya yakni menjunjung tinggi kerja sama dan membina hubungan baik dengan Indonesia. Selain itu juga akan menghargai keberagaman yang ada di Indonesia.

“Saya yakin, Paus Fransiskus akan menjadi pembawa kesejahteraan dan kedamaian bagi umat bukan hanya di Indonesia tapi juga dunia,” tandasnya.

Share