Patung kepala Raja Tutankhamun [Reuters-Peter Nicholls]

Solopos.com, LONDON – Patung kepala Raja Mesir Kuno Tutankhamun setinggi 28,5 sentimeter berusia 3.000 tahun terjual di Christie’s London Auctions House seharga US$5 juta atau setara dengan Rp70 miliar, Kamis (4/7/2019). Terjualnya barang bernilai sejarah tersebut memicu kemarahan masyarakat Mesir.

Tutankhamun yang memiliki nama asli Nebkheperure Tuntankhamun merupakan raja Mesir Kuno 1332-1323 SM. Ia dinobatkan menjadi raja saat usianya masih sangat belia yakni 9 tahun. Pemerintahannya cukup singkat, dikarenakan ia meninggal tahun 1323 SM dan makamnya ditemukan sekitar tahun 1922.

Dilansir dari Reuters, Jumat (5/7/2019), mendengar berita terjualnya patung kepala Tutankhamun, Mostafa Waziri, selaku Sekretaris Jenderal Barang Purbakala Mesir angkat bicara.

“Saya yakin bahwa barang itu [patung kepala Tutankhamun] didapat dari Mesir secara ilegal, mereka belum menunjukkan dokumen legalnya. Kami tidak akan berhenti meminta untuk dikembalikan,” ujar Mostafa Waziri.

Staf di Christie’s London Auctions House mengatakan patung kepala itu diperoleh dari pengumpul benda seni Mesir Resandro. Mereka akan membuktikan latar belakang dan penjualan itu benar-benar legal.

“Ini adalah karya yang sangat terkenal. Kami tidak akan menawarkan barang tanpa diketahui asalnya,” timpa Laetitia Delaloye, Kepala Department Christie's Auctions.

Guna mengatasi kontroversi tersebut, Christie’s London Auctions House telah menghubungi pihak berwenang Mesir di Kairo dan kedutaan Mesir di London.

Sebenarnya Mesir telah lama menuntut kembalinya artefak yang belum dikembalikan oleh para arkeolog, termasuk Batu Rosetta yang disimpan di Museum British. Namun hingga kini masih belum ada kelanjutannya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten