Kategori: BoyolaliPilkada

Patuhi Protokol Kesehatan dan Tak Perlu Ragu Datang ke TPS


Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi

Solopos.com, BOYOLALI -- Masyarakat diimbau tidak ragu datang ke tempat pemungutan suara atau TPS meski saat ini masih masa pandemi Covid-19. Namun masyarakat juga tetap diimbau menjalankan protokol kesehatan.

KPU Boyolali menyebutkan adanya 12 hal baru yang disiapkan pada pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi ini. Semuanya ditujukan untuk mewujudkan Pilkada 2020 yang aman baik bagi peserta, penyelenggara maupun masyarakat.

Hal-hal baru itu di antaranya pengecekkan suhu tubuh pada setiap pemilih yang datang ke TPS. Ada bilik khusus bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat.

2.000 Surat Suara Rusak, KPU Boyolali: Sudah Diganti dan Didistribusikan

Penggunaan masker dan cuci tangan pun menjadi hal yang wajib dilakukan masyarakat yang datang ke TPS. Kemudian di dalam TPS juga wajib menerapkan jaga jarak.

Jadwal kedatangan pemilih pun diatur agar tidak menjadi kerumunan. Lokasi pemilihan juga akan disemprot disinfektan secara berkala. KPU pun sudah menyiapkan alat pelindung diri (APD) untuk para petugas serta kelengkapan di TPS.

"Untuk APD semuanya sudah kami distribusikan," kata Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, Senin (7/12).

Ribuan Pemilih Klaten Berpotensi Tak Mencoblos Saat Pilkada, Ini Sebabnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu ragu datang dan memberikan hak pilihnya ke TPS. Namun kapanpun masyarakat tetap diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Di TPS sudah terjaga protokol kesehatannya dan semua petugas sudah dilakukan pemeriksaan sehingga dipastikan petugas yang ada adalah petugas yang sehat dan bebas dari Covid-19," kata dia, Selasa (8/12/2020).

Pilkada Solo: 30 Orang Ajukan Pindah Lokasi Mencoblos, 17 Di Antaranya Pasien Covid-19

Proses pemungutan suara pada Pilkada 2020 dijadwalkan dilakukan pada Rabu (9/12). KPU Boyolali menetapkan sejumlah 796.844 pemilih yang terdiri dari pemilih laki-laki sejumlah 395.178 orang dan perempuan 401.666 orang.

Jumlah tersebut tersebar di 22 kecamatan, 267 desa/kelurahan dan 2.277 TPS. Kemudian untuk pemilih disabilitas berjumlah 1.529 orang yang terdiri 784 pemilih laki-laki dan 745 pemilih perempuan. KPU Boyolali berharap pemilih tidak ragu datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya.

 

 

Share
Dipublikasikan oleh
Arif Fajar Setiadi