Pasutri Kota Madiun Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi Mandiri
Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, MADIUN -- Pasangan suami istri atau pasutri warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (11/8/2020).

Perihal pasutri terjangkit Covid-19 itu diterangkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, Subakri. Dia menjelaskan ada tambahan dua kasus konfirmasi positif virus corona pada Selasa.

Menurut Subakri, kedua pasien Covid-19 yang juga pasutri itu pria berinisial ER yang berusia 56 tahun dan wanita DS yang berusia 55 tahun.

Pandemi Covid-19 Jadi Alasan Janda di Madiun Jalankan Bisnis Esek-Esek

Dia menuturkan ER sempat mengeluh batuk, pilek, dan demam pada akhir Juli lalu. Pria tersebut berinisiatif periksa ke laboratorium swasta dengan hasil masih dalam batas normal.

Namun, karena kondisi ER tidak kunjung membaik, pasien kemudian memeriksakan diri di rumah sakit. Setelah dilakukan rapid test ternyata hasilnya non-reaktif.

"Karena hasilnya non-reaktif itu, pasien diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan. Tim medis juga telah melaporkan pasien ini sebagai suspek ke Dinas Kesehatan," jelasnya.

Nafsu Makan Menurun

Lebih lanjut, Bakri menuturkan Puskesmas kemudian berinisiatif membawa pasien untuk menjalani tes swab. Hal ini dilakukan karena pasien memiliki diagnosa pneumonia dan nafsu makan menurun.

Sedangkan untuk tes swab pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Alat Terbatas, Pembelajaran Pakai HT di Madiun Dibagi 2 Kelompok

Sementara itu, pasien berinisial DS merupakan kontak erat suaminya atau pasien ER. DS mengalami keluhan meriang dan batuk kering.

"Karena kontak erat pasien. Perempuan ini pun menjalani tes swab dan hasil yang keluar juga positif," kata dia.

Berdasarkan pengakuannya, pasien ini tidak pernah melakukan perjalanan ke luar kota. Selain itu juga tidak pernah menerima tamu dari luar kota.

Guru SMPN 1 Dolopo Madiun Meninggal Akibat Covid-19, Istrinya Ikut Terpapar

Untuk saat ini pasien menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan tiga kontak erat yang lain kondisinya sehat dan sedang menunggu jadwal tes swab dari Dinas Kesehatan.

Dengan adanya tambahan dua pasien ini, secara akumulasi kasus konfirmasi positif sebanyak 40 orang. Dengan 18 orang sembuh dan satu orang meninggal dunia.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom