Pasukan Dikabarkan Terdesak, Rusia Kehilangan Wilayah Kherson

Pasukan Rusia yang menduduki wilayah Laut Hitam, Selatan Ukraina kehilangan pengendalian di Kherson selama beberapa hari terakhir. Kabar itu didasarkan pada peta yang diterbitkan kementerian pertahanan Moskow.

 Tank-tank Ukraina masuk ke kota,setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Mariupol, Ukraina, Kamis (24/2/2022). (Reuters-Carlos Barria)

SOLOPOS.COM - Tank-tank Ukraina masuk ke kota,setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Mariupol, Ukraina, Kamis (24/2/2022). (Reuters-Carlos Barria)

Solopos.com, JAKARTAPasukan Rusia yang menduduki wilayah Laut Hitam, Selatan Ukraina kehilangan pengendalian di Kherson selama beberapa hari terakhir. Kabar itu didasarkan pada peta yang diterbitkan kementerian pertahanan Moskow.

Video briefing harian kementerian negara itu tidak menyebutkan penarikan mundur pasukan pada Selasa, tetapi memang kehilangan kendali atas desa Dudchany di tepi barat sungai Dnieper. Di sana, pasukan Ukraina terus maju untuk merebut kembali wilayah tersebut.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Di wilayah timur laut Kharkiv, peta kementerian pertahanan menunjukkan bahwa pasukan Rusia telah meninggalkan posisi di tepi barat Sungai Oskil. Mereka tampaknya telah mundur sekitar 20 km (12,4 mil) ke timur, sejauh perbatasan provinsi Luhansk, setelah serangan balasan oleh tentara Kyiv bulan ini.

Baca Juga Pemuda Rusia Ramai-Ramai Kabur dari Wajib Militer

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Selasa, mengatakan bahwa militer Ukraina telah membuat kemajuan besar dan cepat melawan pasukan Rusia dan membebaskan dari pendudukan puluhan kota di selatan dan timur negara itu. “Tentara Ukraina maju dengan cara yang cukup cepat dan kuat di selatan negara itu dalam konteks operasi pertahanan saat ini,” kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Rabu (5/0).

Dia menambahkan bahwa puluhan pusat populasi telah dibebaskan. Semua wilayah itu berada di wilayah Kherson, Kharkiv, Luhansk, dan Donetsk.

Militer Ukraina mengklaim dalam sebuah pernyataan sebelumnya bahwa pasukan Rusia di Kherson “terdemoralisasi” dan jatuh kembali ke posisi mereka. Mereka menghancurkan depot amunisi dan jembatan di belakang mereka.

Baca Juga Putin Bertekad Gunakan Semua di Perang Rusia Vs Ukraina

“Semua ini untuk memperlambat serangan pasukan kami,” kata kementerian pertahanan dalam pernyataan.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Yevhen Enin mengatakan pada Selasa mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali 50 kota dan desa di Kherson, tanpa menyebutkan kapan. Setelah itu pasukan Kyiv perlahan-lahan merebut kembali wilayah di Kherson selama beberapa minggu, tetapi kemajuannya semakin cepat dalam beberapa hari terakhir.

Dengan populasi satu juta sebelum perang, Kherson adalah daerah pertanian utama dan merupakan pintu gerbang ke Semenanjung Krimea yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Baca Juga Empat Wilayah di Ukraina Gelar Referendum Gabung Rusia

Kota utama di kawasan itu, yang juga bernama Kherson, adalah salah satu yang pertama jatuh ke tangan pasukan Rusia setelah mereka meluncurkan apa yang disebut Kremlin sebagai operasi militer khusus pada Februari.

Hoda Abdel-Hamid dari AlJazeera, yang melaporkan dari kota Ukraina tengah Kryvyi Rih, mengatakan bahwa Ukraina telah mengejutkan pasukan Rusia dengan maju cepat melalui wilayah Kharkiv timur setelah mengumumkan niatnya untuk meluncurkan serangan balasan besar-besaran di Kherson.

“Diyakini bahwa serangan itu terjadi begitu cepat karena Rusia telah mengerahkan kembali pasukan mereka dari timur laut ke wilayah Kherson.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Kehilangan Wilayah Kherson, Pasukan Rusia Makin Terdesak

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kejagung Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan

      Kejagung menghentikan proses penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

      Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Terima Penghargaan Antikorupsi dari Qatar

      Mantan Wakil Ketua KPK, Erry Riyana Hardjapamekas, menerima penghargaan tertinggi di bidang pemberantasan korupsi dari Pemerintah Qatar.

      Kasus Korupsi Jiwasraya: Kejagung Sita Aset Benny Tjokro Seluas 33,9 Hektare

      Kejagung kembali menyita aset milik Benny Tjokrosaputro dalam perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero) dan PT ASABRI (persero).

      Poltracking: Kepuasan Terhadap Pemerintahan Jokowi Melesat Jadi 73,2 Persen

      Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo–Ma’ruf Amin sempat mengalami fluktuasi, tetapi sepanjang 2022 relatif terus mengalami peningkatan

      Korsleting, Dugaan Penyebab Kebakaran Gedung Kemenkumham

      Penyebab kebakaran gedung Kemenkumham diduga karena korsleting.

      Sempat Vakum, Pameran Fotografi Ujian Akhir Semester di UNS Solo Digelar Lagi

      Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2021 UNS Solo menggelar pameran fotografi bertajuk Documentary Komunikaxxi pada Senin-Rabu (5-7/12/2022).

      Polemik UU KUHP, Asita: Tak Ada Pembatalan Massal Wisatawan ke Bali

      Lebih dari satu juta orang Australia mengunjungi Indonesia setiap tahun dengan banyak yang terbang ke Bali, untuk berbagai kegiatan.

      Polemik UU KUHP, Australia Ingatkan Warganya Hati-hati di Indonesia

      Lebih dari satu juta orang Australia mengunjungi Indonesia setiap tahun dengan banyak yang terbang ke Bali, untuk berbagai kegiatan.

      Aiptu Warsito Terpilih jadi Kusir Kereta Kaesang-Erina, Ini Rekam Jejaknya

      Pemilihan Aiptu Warsito sebagai kusir kereta kuda Kaesang ternyata karena rekam jejaknya.

      Ada 52 Juta Penerima Bansos Fiktif, Kerugian Negara Capai Rp31 Triliun!

      Data fiktif 52 juta penerima bansos itu berpotensi merugikan negara hingga lebih dari Rp31 triliun.

      97 Pabrik Direlokasi ke Jateng, Lowongan Kerja Menanti

      Puluhan pabrik baru tersebut bakal menempati wilayah di berbagai tempat di Jawa Tengah.

      Ditinjau Presiden, Ini Penampakan Rumah Tahan Gempa Milik Yonif Raider 300

      Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan rumah tahan gempa itu merupakan salah satu skema untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur.

      Presiden: Bantuan Gempa Buat Bangun Rumah, Jangan Beli Sepeda Motor!

      Presiden mengingatkan warga penerima bantuan gempa benar-benar menggunakan uang mereka untuk membangun rumah dan bukan membeli keperluan lain, termasuk kendaraan.

      Masuk Patahan Cugenang, 6 Desa di Cianjur Terlarang untuk Ditinggali

      Patahan Cugenang tersebut merupakan titik gempa yang akan bisa bergerak sewaktu-waktu dan mengancam keselamatan warga yang tinggal di atasnya.

      Heboh Pasal Perzinaan, Tim KUHP: Esensinya Sama, Pelapornya yang Bertambah

      Menurut Albert, tidak ada perubahan substantif terkait pasal baru tentang perzinaan dibandingkan Pasal 284 KUHP lama.