Pastikan Proyek Berjalan Benar, Wali Kota Madiun Tak Segan Terjun dan Cek Langsung
Wali Kota Madiun, Maidi, bersama rombongan bersepeda menuju lokasi proyek untuk mengecek pelaksanaan pekerjaan fisik. Kesempatan bersepedaan itu juga dimanfaatkn Wali Kota untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN — Wali Kota Madiun, Maidi, tak segan untuk turun langsung ke lapangan untuk mengecek proyek fisik yang sedang dikerjakan. Ini untuk memastikan proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan tak ada penyimpangan.

Biasanya, Wali Kota mengajak sejumlah pejabat melakukan pengecekan pembangunan fisik yang sedang proses pengerjaan. Terkadang, Wali Kota juga melakukan gowes bareng dan berkunjung ke kelurahan-kelurahan yang sedang ada pekerjaan fisik.

“Saya hampir setiap sore keliling sepedaan. Saya berhenti di lokasi proyek dan bertanya terkait proyek itu kepada para pekerja. Selain mengecek proyek, biasanya juga membagi-bagikan paket sembako bagi warga yang membutuhkan,” kata Maidi, Kamis (14/5/2020).

Sempat Diadang Keluarga, Begini Aksi Bupati Madiun saat Jemput Paksa Pasien Positif dari Klaster Temboro

Saat menemukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan, Maidi tidak segan-segan memanggil penanggung jawab proyek tersebut. Ia lantas langsung meminta rekanan untuk memperbaiki pekerjaannya sebelum proyek itu rampung.

Menurutnya, kalau pembangunan itu rampung dengan cara yang salah justru akan merugikan pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, pengecekan proyek saat proses pembangunan sangat penting untuk mencegah hal itu.

“Kalau ada pekerjaan yang tidak betul, saya minta segera dibetulkan. Saya tidak ingin setelah selesai justru itu menjadi masalah. Pemerintah rugi, masyarakat juga rugi,” jelas Maidi.

Pasien Positif Corona di Madiun Tolak Dievakuasi Petugas, Bupati Jemput Paksa

Pihaknya juga memaksimalkan pekerjaan para pengawas proyek. Dia menegaskan kepada pengawas proyek supaya benar-benar dalam menjalankan tugasnya dan jangan sampai ada masalah seusai proyek rampung dikerjakan.

Tidak Ada Penyelewengan

Gaya seperti ini, lanjut Maidi, memang sudah diterapkan sejak awal menjabat sebagai Wali Kota Madiun. Menurutnya, pengecekan langsung ini cukup efektif dalam memantau pembangunan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan Pemkot Madiun. Hal itu terbukti dengan tidak ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pelaksanaan proyek pembangunan di Kota Madiun.

Dia hanya berharap pembangunan kota bisa dirasakan manfaatnya dan membuat masyarakat nyaman. Pembangunan fisik akan membuat mudah hidup masyarakat, bukan malah sebaliknya.

Pemkot Madiun Persilakan Restoran dan PKL Sediakan Makan di Tempat

Maidi menyampaikan bagi seluruh kontraktor yang saat ini sedang mengerjakan proyek fisik di Kota Madiun harus bersiap-siap menjelang perayaan Lebaran. Seluruh pekerjaan harus dihentikan sepekan atau tiga hari sebelum perayaan Lebaran.

“Semua pekerjaan yang ada di tepi jalan itu harus bersih. Jangan sampai saat ditinggal libur Lebaran, pekerjaannya semrawut dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Madiun, Suwarno, mengatakan pengecekan secara langsung ke lokasi proyek memang kerap dilakukan Wali Kota. Itu untuk memastikan seluruh proyek berjalan seperti rencana dan tidak ada penyelewengan.

Meski Ada Covid-19, Pembangunan Jl. Pahlawan dan Taman Sumber Umis Kota Madiun Jalan Terus

Di tahun 2020 ini, hampir sebagian besar proyek fisik memang dibatalkan dan anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19. Hanya ada sekitar 25% proyek fisik yang masih dikerjakan. Salah satunya yakni melanjutkan pembangunan pedestrian Jl. Pahlawan.

Untuk pekerjaan di Jl. Pahlawan itu, ditargetkan menjelang Lebaran sudah rampung hingga di depan Kantor Telkom. Nanti setelah Lebaran akan dilanjutkan sampai perempatan tugu. (ADV)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho